Yth. Bapak/Ibu Sekalian:

Saya punya pengalaman tentang bisul pada bayi.  Anak pertama saya dulu pernah bisulan 
di kepalanya ketika berumur beberapa bulan.  Saya waktu itu memberi dia ASI dan susu 
formula (lebih dominan ASI).  Saya memang punya alergi terhadap telur, terutama bagian 
putih telurnya. Waktu itu saya banyak mengkonsumsi telur, nah.. rupanya anak saya itu 
alergi juga terhadap telur.  Jadi setelah sembuh kalau saya makan telur, bagian 
putihnya selalu saya buang.  Alhamdulillah dia tidak pernah bisulan lagi.  Juga 
setelah dia mengkonsumsi telur sendiri.  Kalau menurut pengalaman saya, telur ayam 
kampung itu aman2 saja dikonsumsi putihnya.
Anak saya dulu (anak pertama) juga pernah mengalami sulit buang air besar.  MAsalah 
itu berawal ketika dia berumur kurang lebih 3-4 bulan saya terserang penyakit tipus 
sehingga harus mengkonsumsi banyak antibiotik dalam waktu lama.  Sejak saaat itu dia 
selalu kesulitan ketika buang air besar. KAdang sampai berdarah.  Dan memang kasihan 
sekali anak yang susah buang air besar itu.  Menangis sambil mengejan, saya sering 
ikut menangis.  Masalah itu dia punyai sampai dia berumur sekitar 2 tahun (sering saya 
bawa ke dokter tapi hanya menyelesaikan masalah sesaat, lalu kambuh).  
Beberapa pendapat (dari dokter) penyebab susah buang air besar  tingginya kadar 
protein yang dikonsumsi (anak saya memang mengkonsumsi kuning telur 1-2 tiap hari, 
susu sekitar 1 liter per hari). Dia lalu diobati dengan laktulosa (cair) tapi setelah 
obat tersebut distop selalu kambuh, dan dia juga dilarang mengkonsumsi susu (diganti 
yoghurt), pisang, coklat.
Kami hampir putus asa, lalu seorang teman memberi saran agar menggunakan milchzucker 
(gula susu) tapi yang alami, berupa bubuk putih dengan rasa tidak terlalu manis, 
disini (Jerman) bisa dibeli bebas di supermarket, kalau di Indonesia coba dicari di 
apotek. Setelah mengkonsumsi gulasusu tersebut (beberapa bulan) Alhamdulillah sekarang 
dia tidak punya masalah lagi dengan buang air besar.  Mudah2an saran ini berguna.

Saya juga ingin minta tolong, anak saya kedua (berumur 3,5 bulan) hobi sekali mengisap 
ibu jarinya, dan apa saja.  Adakah dari Bapak/Ibu sekalian yang punya saran bagaimana 
menghilangkan kebiasaan ini.  Dulu karena agak lama di rumahsakit dia dibiasakan pakai 
kempongan oleh para perawat disana, tapi sampai dirumah saya lepas, tapi ganti 
tangannya sendiri yang di"empong". Atas sarannya sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

Hormat saya,
Fauzah.



---------------------------------------------------
Get free personalized email at http://www.iname.com


---------------------------------------------------------------------
"Milis Bagi Orangtua Yang Menyayangi Balitanya"
To subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke