Pak Dody, sepertinya memang kita ini pasien = kelinci.  Maaf kenapa saya
katakan demikian, coba:  kalau kita sakit ke dokter, dan dokter tanya sakit
apa dan kita jawab barulah dokternya periksa (ada yang jawabnya sakitnya
sama yang kita katakan bahkan ada dokter yang diam saja) dan diberi obat dan
jika tidak cocok diganti lagi.  Bahkan ada yang mengatakan kembali setelah
tiga hari dan semacamnyalah.

Apakah bukan seharusnya kalau kita datang ke dokter berarti mau konsul untuk
penyakit, dan dokternya langsung periksa dan mengatakan bawa kita sakit ini.
Tapi bertanya dulu ke pasien sakit apa kita.

Saya pribadi berusaha sedapat mungkin, tidak datang ke RS untuk datang
berobat kalau tidak perlu benar.  Karena saya takutkan itu menjadi kelinci
percobaan apalagi kita sama-sama tahu di RS/tempat praktek dokter bukan
hanya 1 macam penyakit.  Takutnya yang satu belum sembuh datang lagi yang
lain (ketularan).

Tetapi saya ingat, ada satu dokter SPA laki-laki tidak kawin, dan ini
menjadi dokter langganan keluarga orang tua saya sewaktu kami kecil bahkan
anak saya sempat juga berobat ke dokter tsb.  Jika kita datang, dia hanya
mengatakan siapa yang sakit (kalau kami datang lebih dari satu anak) dan
kenapa (bukan penyakit yang ditanyakan).  Dan saya hanya menjawab panas,
demam atau buang-buang air dan semacamnya.  Langsung anak disuruh untuk
dibaringkan dan dia yang membuka baju anak sambil bermain dan memeriksa
serta kita orang tua langsung diajak bicara penyakit apa yang sedang
didapatkan sambil alat teleskopnya dijalankan ditubuh sang anak.  Dan
anak-anak tidak disuntik.  Setelah menulis resep, tidak ada kata kembali
lagi kalau belum sembuh dan sepertinya dia tidak pernah memberikan sampel
obat/susu ke saya.  Walaupun di mejanya ada juga sampel susu/obat.  Kita
tetap menebus resep semuanya di apotik.

Dan menurut berita terakhir yang saya dengar, dokter SPA tsb. telah pindah
ke Jakarta dan kira-kira bertugas di RS Katholik - namanya saya tidak begitu
tahu.  Dan orangnya sudah cukup berumur, kalau tidak salah dia dari Manado
namanya dr. Makaliwe (lengkapnya saya tidak ingat, karena hanya singkatan).

Demikian sekilas info, salam: 


Untuk melihat diskusi milis ini sebelumnya, klik:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/

--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet

Kirim email ke