Sebenarnya test ini adalah test alergi biasa, hal ini bisa dilakukan di
rumah sakit atau lab yang menyediakannya, terutama di rumah sakit khusus THT
dan Asma
> ----------
> From: Viving[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, April 06, 1999 4:41 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [balita-anda] asma
>
> <<File: ATT05089.txt>>
> Riefna wrote :
> Jadi selama allergen (bahan penyebab alergi) nya dapat di kontrol maka
> gejala asma dapat dihindari.
>
> Adik saya kebetulan penderita asma karena alergi juga. Sekarang sudah
> berkurang karena sering joging pagi hari. Untuk mengendalikan asmanya, Ibu
> saya memeriksakan adik ke lab untuk diketahui penyebab alergi. Dia
> mengalami 9 percobaan di permukaan kulitnya (saya nggak tahu prosesnya)
> semua adalah bahan-bahan penyebab alergi : telor, debu, bulu kucing,
> udang,
> dll. Ternyata pada kulit yang diolesi bahan yang membuat dia alergi
> terjadi
> pembengkakan, sedangkan yang tidak alergi tidak terjadi apa-apa. Dari sini
> dapat disimpulkan penyebab alergi adik yaitu bulu kucing, padahal
> kucingnya
> ada 9 ekor, ngumpul di kamarnya semua ! Jadilah kucing-kucing itu
> diungsikan ke rumah temen-temennya. Mungkin Bu Sri bisa menanyakan metode
> ini ke lab atau dokter Ibu.
>
>
Untuk melihat diskusi milis ini sebelumnya, klik:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet