> -----Original Message-----
> From: NGSCOM [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Tuesday, November 17, 1998 8:13 AM
> To:   wartaberita
> Subject:      [WartaBerita] Sehangat Pelukan Kanguru
> 
> From: NGSCOM <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Ada cara aman, mudah, dan murah menghindarkan bayi agar tak kena
> hypothermia. 
> Idenya berasal dari mamalia Australia.
> 
> *****
> IBU-ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran si buah hati, harap
> berhati-hati 
> di musim hujan ini. Soalnya, di musim yang cukup dingin begini, bayi
> rawan 
> terkena hypothermia. Ini merupakan suatu keadaan di mana suhu tubuh
> bayi turun 
> secara drastis hingga titik di bawah normal. Bila itu tak ditangani
> secara 
> baik, nyawa bisa melayang.
> 
> Menurut H. Nartono Kadri dari bagian ilmu kesehatan anak Fakultas
> Kedokteran 
> Universitas Indonesia, hypothermia lebih banyak dialami bayi berusia
> 0-1 tahun 
> yang lahir prematur karena pertahanan dirinya relatif kurang baik. Dan
> boleh 
> dibilang sebagian besar bayi yang lahir di bawah berat 1.500 gram
> meninggal 
> karena hypothermia.
> 
> Hypothermia sebenarnya dapat dihindari dengan membuat lingkungan bayi
> cukup 
> hangat. Di rumah sakit yang sarananya memungkinkan, bayi cukup
> dimasukkan ke 
> dalam inkubator. Tapi, kalau kondisi tidak memungkinkan--misalnya pada
> kasus 
> kelahiran di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang peralatannya
> jauh 
> dari memadai--usahakan agar bayi jangan sampai kedinginan. Caranya
> bisa 
> memakai selimut atau menempatkan botol-botol yang hangat di
> sekitarnya. Botol 
> itu dibungkus rapat dengan bahan yang bisa menahan panas, misalnya
> aluminium 
> foil. Dan ruangannya juga jangan memakai penyejuk udara (AC).
> 
> Sebenarnya ada cara yang lebih murah dan mudah. Tak perlu perlengkapan
> apa-apa 
> selain kehangatan badan ibu. Metode yang dikenal sebagai kangaroo care
> itu 
> kini dipopulerkan lagi oleh UNICEF ke seluruh dunia--dan agaknya cocok
> buat 
> negara yang sedang dilanda krisis ekonomi. Metode itu mirip dengan
> cara 
> kanguru menyimpan anaknya dalam kantong. Jadi, tubuh bayi yang
> telanjang 
> ditempelkan ke dada ibunya sehingga kulit bayi bertemu dengan kulit
> ibunya, 
> lalu ditutup dengan selendang atau kaus. Lewat metode yang pertama
> kali 
> diperkenalkan di Kolombia, Amerika Selatan, pada pertengahan 1980-an
> ini, 
> panas dari ibu tersalur ke bayinya, sehingga suhu normal pun tercapai.
> 
> Metode ini tergolong aman karena bayi terhindar dari kemungkinan panas
> terlalu 
> tinggi seperti yang dialami bila memakai inkubator. Bila suhu bayi
> mencapai 
> lebih dari 37 derajat, tubuh ibunya akan menyerap kelebihan panas ini.
> 
> Hasilnya memang ampuh. Menurut penelitian terbaru di University
> Teaching 
> Hospital di Lusaka, Zambia, seperti dikutip Guardian News Service
> pertengahan 
> Oktober lalu, dari 40 bayi yang terkena hypothermia, 90 persen
> berhasil 
> mencapai suhu normal dalam waktu empat jam di pelukan ibunya.
> Sedangkan dari 
> 40 bayi lain yang mengalami kasus sama tapi dimasukkan ke inkubator,
> hanya 60 
> persen yang mampu mencapai suhu normal.
> 
> Beberapa rumah sakit di Indonesia, di antaranya di Yogyakarta dan
> Bandung, 
> juga sudah mencoba metode ini sejak 1996. Karena rumah sakit, terutama
> di 
> desa, jarang yang punya fasilitas mesin pemanas (inkubator), metode
> kanguru 
> merupakan suatu alternatif yang tepat guna.
> 
> Tapi, menurut Dokter Samhari Baswedan, M.P.A., programme officer of
> health and 
> planning UNICEF Indonesia, kangaroo care biasanya hanya dipakai untuk
> kasus 
> bayi yang sehat. Artinya, bayi baru lahir yang bobotnya kecil karena
> prematur 
> tapi sehat, misalnya, bisa langsung dirawat dengan kangaroo care.
> Namun, pada 
> kasus bayi sakit, UNICEF tetap menyarankan cara penanganan yang
> berbeda.
> 
> (Wicaksono, Agus Hidayat)
> 
> Pick out above subject to discussions list: [EMAIL PROTECTED] 
> e-mail: [EMAIL PROTECTED] for [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> ----------------------------------------------------------------------
> --
> Help support ONElist, while generating interest in your product or
> service. ONElist has a variety of advertising packages. Visit
> http://www.onelist.com/advert.html for more information.
> ----------------------------------------------------------------------
> --
> [WARTABERITA] ' Politik, Ekonomi, Sosial & Budaya '
> THIS DOCUMENT IS PROVIDED FOR INFORMATIONAL PURPOSES ONLY.
> The information contained in this document represents the current view
> of NGSCOM on the issues submitted by Users or 3rd parties. It should
> not be interpreted to be a commitment on the part of NGSCOM and NGSCOM
> cannot guarantee the accuracy of any information presented. The user
> assumes the entire risk as to the accuracy and the use of this
> document. This List may contain links to sites on the Internet and the
> content which are owned and operated by third parties. This document
> may be copied and redistributed without modification and all pages
> must be included and may not be distributed for profit. 
> ------------------------------------------------------------
> I. Listname at www.ONElist.com 
> Newspaper, SportS, Mandarin, WartaBerita, IKLAN, Olahraga, 
> Redaksi, Analisa, ForumBebas, Wawancara, Shimbun, Nippon. 
> II. Listname at www.Egroups.com (*Additional Issues) 
> *Newspaper, *WartaBerita, *Redaksi. HAM, HumanRights. 
> Where listname is the name of the list, send an empty message to: 
> [EMAIL PROTECTED] or -subscribe to a list. 
> [EMAIL PROTECTED] -unsubscribe from a list. 
> OR 
> [EMAIL PROTECTED] -subscribe to a list. 
> [EMAIL PROTECTED] -unsubscribe from a list. 
> =============================================== 
> [EMAIL PROTECTED] (News & Gossips submission only)
> =============================================== 
> (NGSCOM) A Newsgroup Journalist Communications FREE LIST. 
> If you enjoy getting this mail, tell your friends!


---------------------------------------------------------------------
"Milis Bagi Orangtua Yang Menyayangi Balitanya"
To subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke