Wah...masa iya sih enfagrow mengandung bahan yang berbahaya??
Tapi anak saya pernah minum susu ini dan besoknya muntah-muntah. Akhirnya langsung
saya hentikan sama sekali dan ganti susu bendera. Tapi waktu itu saya pikir karena
enfagrow tumben diminum anak saya, jadi reaksinya ya muntah, seperti kalo ganti susu
yang dilakukan tiba-tiba.
Entahlah....
>>> Tjoek Lianto <[EMAIL PROTECTED]> 04/08 3:27 PM >>>
Dear Netters,
Beberapa waktu lalu saya sempat mendengarkan wawancara di radio Sonora
tentang susu Enfagrow. Tadi pagi saya mendengar wawancara sejenis di radio
Ramako.
Di sana ditanyakan perihal kelangkaan susu Enfagrow di pasaran yang pernah
berlangsung cukup lama.
Jawaban yang diberikan oleh pihak Mead Johnson adalah karena sambutan
masyarakat yang sangat baik atas susu Enfagrow, sehingga permintaan
konsumen jauh di atas prediksi pihak produsen. Akibatnya kapasitas produksi
yang ada tidak sanggup mengimbangi, sehingga stok menjadi kosong.
Terus terang secara logika jawaban ini tidak memuaskan, karena apabila
kapasitas produksi tidak seimbang dengan permintaan, maka yang terjadi
adalah pembatasan distribusi. Artinya susu Enfagrow hanya dijual di
outlet-outlet tertentu (mis : Hero), dan dalam jumlah terbatas. Jadi
konsumen masih bisa membeli cuma agak lebih sulit.
Tetapi kenyataan yang ada, produk tersebut betul-betul menghilang dari
pasaran, artinya tidak dapat diperoleh dimana pun. Dan kekosongan ini
berlangsung cukup lama.
Kesimpulan logis yang timbul adalah, pihak Mead Johnson menghentikan
produksi Enfagrow.
Kalau asumsi itu benar, pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa ?
Selama ini saya mengira bahwa hal ini terjadi karena terhambatnya pasokan
bahan baku susu Enfagrow. Mungkin karena ada bahan-bahan yang harus
diimpor. Asumsi ini sebetulnya agak meragukan juga mengingat Mead Johnson
adalah perusahaan besar yang sudah berpengalaman, masa tidak bisa mengatur
pengadaan bahan baku dengan baik.
Yang mengejutkan adalah pertanyaan yang dilontarkan pewawancara radio
Ramako yang menanyakan tentang isu bahwa Enfagrow memang sengaja ditarik
dari pasaran karena mengandung bahan yang berbahaya/tidak layak konsumsi.
Terus terang saya belum pernah mendengar isu ini, bahkan di milis
balita-anda juga tidak pernah terlontar. Tetapi seandainya saja hal itu
benar, maka menjadi masuk akal mengapa Enfagrow harus menghilang begitu
lama dari pasar. Masa-masa kosong itu dipergunakan produsen untuk menarik
produk (sebelum terlanjur di-complaint) dan merancang ulang produknya.
Berpikir demikian saya jadi was-was juga, karena waktu itu anak saya sempat
mengkonsumsi Enfagrow, sebelum akhirnya berhenti karena susah belinya.
Sekarang ini Enfagrow sudah muncul lagi di pasaran, tapi saya kok jadi ragu
untuk membeli.
Bagaimana pendapat netters sekalian ?
Untuk melihat diskusi milis ini sebelumnya, klik:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
Untuk melihat diskusi milis ini sebelumnya, klik:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet