Mbak Myrna,
Saya mau bagi pengalaman sedikit mengenai pemberian ASI. Kebetulan saya
selama 2,5 tahun memberikan ASI buat putri saya yang sekarang berusia 3
tahun 2 bulan.
Menjawab pertanyaan pertama, sepengetahuan saya dari buku-buku yang ada, di
dalam ASI mengandungbanyak zat gizi. Biasanya, pada awal menyusui, ASI yang
keluar terlihat bening, dan banyak mengandung mineral. MIneral ini penring
buat bayi kita. Setelah dihisap beberapa lama, maka ASI yang keluar akan
terlihat agak kental/putih, karena banyak mengandung lemak, karbohidrat dan
makanan lainnya. Kebiasaan Mbak Myrna memakan sayur katuk dan air kacang
hijau sangat baik seklai, karena membuat pengeluaran ASI menjadi lancar dan
banyak. Hanya saja jangan dilupakan, bahwa bayi tidak hanya perlu air yang
mengandung mineral saja (ASI yang bening), tapi dia juga perlu air yang
mengandung makanan (ASI yang kental).
Oleh karena itu, saya sarankan, supaya porsi karbohydrat yang diasumsi/yang
dimakan oleh mbak Myrna diperhatikan. Selain itu, perbanyak juga makan
daging-dagingan dan sayur sop-sopan, atau sayur apa saja, yang penting
sayuran. Juga perbanyak makan buah, buah apa saja. Wajar kok kalau selama
menyusui badan kita agak gemuk sedikit, karena ada makhluk kecil yang
makanannya tergantung kepada makanan kita.
Jawaban kedua adalah penyimpanan ASI. Biasanya, setelah selesai memompa ASI
di kantor, ASI saya taruh di botol dan saya masukkan ke kulkas
(refrigerator/chiller) kantor. Waktu jam pulang, saya membawa botol ASI
tersebut dan memasukkannya botolnya ke dalam termos kecil, yang sudah saya
isi es batu kecil-kecil. Jadi, sampai di rumah, ASI tetap pada suhu seperti
di kulkas, dan baru kemudian saya masukkan ke Freezer (bagian pembeku
kulkas, untuk bikin es batu). ASI yang sudah saya simpan di freezer inilah
yang akan dikonsumsi anak saya keesokan harinya ketika saya mulai kerja lagi
di kantor. ASI yang ditaruh di freezer tahan sampai SATU BULAN! ASI yang
ditaruh di refrigerator-nya bisa tahan 24 jam (mungkin lebih). ASI yang
ditaruh di suhu kamar, di ruangan biasa, bisa tahan sampai 2-3 jam.
Saran saya, mbak Myrna sebaiknya menempatkan ASI-ASI yang sudah dipompa ke
dalam botol-botol kecil saja--yang kira-kira bisa habis sekali minum oleh si
bayi--dan disimpan di freezer saja. Maksudnya, jika ASI sudah dikeluarkan
dari freezer lalu dihangatkan dan diberikan kepada bayi, ternyata ASI ini
tidak dihabiskan oleh si bayi, maka ASI INI TIDAK BOLEH DISIMPAN LAGI DI
FREEZER UNTUK YANG KEDUA KALINYA. Buang saja.
Saat pemberian ASI secara langsung, usahakan memandang bayi anda dengan
penuh kasih dan niat yang sungguh-sungguh, sambil berdoa supaya bayi kita
kenyang dna sehat dengan ASI kita. Dengan demikian, Insya Allah, Tuhan akan
memberikan ASI yang berlimpah ruah buat bayi kita.
Jangan lupa, kalau bisa JADIKAN bayi mbak Myrna bayi EKSLUSIF! Yaitu, hanya
diberikan ASI SAJA sampai usia 4-6 bulan. Setelah usia tersebut barulah
boleh diberikan makanan tambahan atau susu formula.
So, good luck Mbak Myrna!
Salam,
Redia
> -----Original Message-----
> From: Myrna-Prametta.Hapsari
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, May 20, 1999 2:10 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [balita-anda] ASI
> Importance: High
>
>
>
> Dear all
>
> rekan netter, saya ingin mendapatkan masukan dan pendapat mengenai
> kualitas ASI dilihat dari warnanya.
>
> Begini, ASI saya menurut ibu maupun mertua saya berwarna bening cenderung
> keruh tidak putih maupun kental. Menurut mereka kualitas nya tidak bagus
> (alasannya kurang jelas).
> Manfaat ASI sendiri saya sudah tau banyak mengenai keunggulannya serta
> segala kelebihannya
> Baby saya waktu umur 2.5 bln beratnya 5kg menurut DSA saya termasuk
> baik/cukup, tapi mengenai masalah ASI ini saya belum sempat tanyakan
> padanya.Memang sich baby saya lincah-lincah saja dan saya tidak khawatir.
> Tapi adanya perbedaan warna tersebut membuat saya jadi berfikir apa
> penyebabnya dan bagaimana pengaruhnya pada baby saya. Apakah dari makanan
> ?. Sebagai informasi bahwa mulai sejak bersalin hingga sekarang saya
> selalu mengkonsumsi daun katuk sehari dua kali pagi dan malam serta kacang
> hijau (tanpa santan) juga pagi dan malam.
>
> Masalah kedua.
>
> Bila kita memeras ASI di kantor dan di simpan dalam kulkas akan awet.
> Pertanyaan saya.
>
> 1. Berapa lama atau berapa jam batas toleransi bahwa ASI hasil peras
> (pompa) berada pada suhu normal dapat di katakan masih
> layak di minum.
> Mengingat perjalanan dari kantor ke rumah sewaktu pulang lebih kurang 2
> jam.
>
> 2. Penyimpanan ASI di kulkas itu dimana ya. Di frezer (beku) atau di
> chiller (Dingin saja)
>
> Demikan dari saya mohon bantuan rekan netter, maaf kalau banyak
> pertanyaan.
> Terima kasih
> salam
> myrna
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet