Bu Widya,
Anak saya juga pernah mengalami susah BAB, saya juga udah bawa ke dokter,
karena waktu itu anak saya sudah lebih 5 hari nggak BAB, padahal dia belum
makan dan masih ASI saja, dokternya heran, seharusnya kalau masih ASI BABnya
gampang, tapi ini koq susah. Kata beberapa temen ada saatnya anak memang
susah BAB, nanti akan normal sendiri. Tapi saya tetap khawatir, akhirnya
oleh salah seorang suster di rumah sakit tempat saya melahirkan dianjurkan
pakai cara tradisional, yaitu dengan menggunakan sabun mandi, pilih yang
keras (saat itu saya menggunakan sabun Cussons) dibentuk batangan panjang
sebesar jari telunjuk, batangannya mengecil ke ujung (ujungnya dibuat
tumpul), nah ini digunakan untuk me'sodomi' (maaf saya gunakan istilah ini)
dubur anak. Alhamdulillah setiap selesai disodomi BABnya keluar, perlu
diperhatikan waktu mensodomi dilakukan pelan-pelan dan pakai air, licin koq,
tapi pangkalnya harus kering, buat pegangan kita. Waktu itu memang BABnya
keras sekali, kasihan juga kalau lihat dia BAB, soalnya harus ngeden dulu.
Tapi memang setelah beberapa kali anak saya BABnya nggak susah lagi, sampai
sekarang udah umur setahun. Ada baiknya kalau kita menggunakan cara sodomi
ini, yaitu anak nggak perlu makan obat (tradisional) yang mungkin belum
cocok untuk anak seumuran dia, nanti malah datang penyakit yang lain. OK Bu
Widya, selamat mencoba, moga aja cepet normal lagi BABnya.
> ----------
> From: [EMAIL PROTECTED][SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, June 17, 1999 9:43 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: [balita-anda] BAB
>
> Saya juga punya masalah dengan BAB anak saya yang usianya kini 6 bulan
> lebih.
> Semenjak masuk usia 6 bulan dia sudah mulai susah BAB, sebelumnya tidak,
> ini terjadi setelah beberapa waktu lalu dia sakit saya sudah bawa DSA baik
> dokter praktek
> mau pun dirumah sakit, saya takut terjadi gangguan pada pencernaanya, tapi
> dokter
> mengatakn tidak apa-apa, karena setiap BAB selalu susah, setiap bagun pagi
> saya beri minum air mati,
> dan setiap hari satukali saya beri makan buah pepaya, tapi semuanya tidak
> berhasil, masih selalu begitu
> dan setiap apa yang diamakan seperti buah pepaya, pada kotoran yang keluar
> buah pepaya tersebut masih
> kelihatan sebelumnya saya pikir darah, ternyata tidak.
> Perutnya seringkembung dan ubun-ubun dikepalanya sering masuk.
> Saya sampai binggung harus berbuat apa lagi, bolak balik kedokter belum
> kelihatan hasilnya
> dan akhirnya setiap kedokter harus minum obat. Saya ingin mencoba dengan
> ramuan tradisonal
> yang tentunya tidak membahayakan bagi anak saya mungkin diantara
> rekan-rekan ada yang memiliki
> reseptardisioanal tersebuat.
>
> salam
> widia
>
>
>
> Kunjungi:
> http://www.balita-anda.indoglobal.com
>
> --------------------------------------------------------------------------
> "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
> Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
>
>
>
>
>
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet