Saya setuju ide ini, karena kebetulan saya juga sedang mempersiapkan
kelahiran bayi pertama saya.
Dan orang tua saya serta mertua pun menyarankan tidak usah membeli
perlengkapan yang tidak terlalu maksimal manfaatnya.
Tapi kalo ada ide seperti ini boleh juga ....
Karena setelah itu kita bisa menjual kembali pada orang yang butuh.
End session
Ada yang bisa berbagi pengalaman mengenai kelahiran anak pertama ????????
C. U______________________________________________________________
Sarah Atoillah
mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
_________________________________________________________________
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, June 22, 1999 10:57 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [balita-anda] Perlengkapan bayi - usulan
Saya rembuk mengenai "CAR SEAT". Yang ini barangkali diperlukan
untuk
jalanan ramai semacam di kota, yang sering mempergunakan rem secara
tiba-tiba. Tetapi untuk daerah/tempat yang boleh dibilang pengemudi
jarang
menggunakan rem secara tiba-tiba (karena jalanan aman dari
kemacetan) saya
rasa tidak terlalu perlu. Ditempat saya karena jalanannya tidak
terlalu
ramai, maklum jalan project saya tidak pergunakan alat ini. Bahkan
anak
saya bisa dengan santai duduk. Jika memang kita memerlukan, bagi
yang punya
kereta dorong yang mempunyai belt, untuk duduk bisa dipergunakan
dengan cara
kursi didepan dicopot satu. Dan lokasi tempat duduk ini tempat
meletakkan
kereta, tetapi anak gelisah untuk mau melihat kejalan. Jadi kita
harus
yakin betul, bawa kereta ini aman dalam mobil jika anak gelisah.
Untuk yang lain-lain, memang kita biasanya ibu-ibu muda pada
kehamilan
pertama kalau masuk toko wah ditambah dari tahun ke tahun bentuk dan
warna
semakin meyakinkan, seakan-akan toko mau pindah ke rumah. Padahal
sebagian
besar, peralatan tsb. hanya dipakai sementara. Contoh, kereta
dorong
sebenarnya tidak aman untuk meletakkan bayi yang sudah mulai aktif.
Kereta
ini hanya bisa dipakai, jika kita orang tua berada didekatnya.
Box baby, juga hanya sebentar dipakai. Karena anak yang sudah
pintar
mengangkat kakinya, bukan tidak mungkin bisa mencapai ketinggian
pagar box.
High cair, sebenarnya memang tetap bisa dipergunakan sampai usia
balita.
Tetapi kita bisa membuat akal jika ingin kita ingin semeja dengan si
anak,
caranya salah satu kursi makan kita ganjal/buat agak tinggi dengan
ukuran
anak, yang mana kursi ini berfungsi sebagai meja sementara. Yang
mana
setelah anak bisa semeja, kursi ini bisa kembali ke fungsinya
sebagai kursi
makan.
Tetapi masih ingatkah kita, dengan masa kecil kita sendiri. Yang
mana
sebenarnya alat-alat ini sudah dikenalkan juga oleh orang tua kita.
Cuma,
yang dulu-dulu bahannya dari rotan/bambu.
Bagi yang punya saudara, dan kebetulan juga punya anak yang usianya
tidak
jauh alat-alat ini bisa dipergunakan secara patungan. Tetapi juga
tidak ada
salahnya kalau lewat milis ini kita berpatungan juga alias tukar
pakai. Ini
tentunya bagi yang mau, dan yang mengenyampingkan faktor gengsi.
Maaf beribu maaf kalau ada yang tidak berkenan, dan saya tidak punya
maksud
menggurui. Sekedar bertukar cerita yang kebetulan saya ingat, tahu
serta
alami.
Salam,
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:
[EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di
Internet
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
--------------------------------------------------------------------------
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet