Wah saya salut bu. Saat ini anak saya usia 1 tahun dan setelah pulang kantor saya juga 
menerapkan apa yang ibu lakukan, tentu tidak sama karena anak saya juga baru mulai 
mengeluarkan suara. Cara yang saya lakukan adalah mengajarkan lagu sambil bermain, 
misalnya sedang bermain dengan boneka ayam, maka saya nyanyikan lagu anak ayam, kadang 
lagunya saya karang sendiri yang sesuai dengan kegiatan dia misalnya saat ganti popok, 
saat makan, saat main dengan mobil nya. Selain itu tiap malam saya sempatkan 
membacakan buku apa saja, dari mulai cerita anak, majalah dengan artikel yang bagus, 
koran, resep masakan, pengenalan huruf dan bahasa Inggris. Anak saya menikmati sekali 
saat bernyanyi dan membaca buku, dan dia sudah tahu lagu apa yang biasa saya nyanyikan 
kalau dia melakukan sesuatu, sehingga kalau saat waktu tidur saya tidak mengiringi 
dengan lagu "Dafi bobok" (saduran dari Nina bobok) maka dia akan resah dan baru tenang 
setelah lagu itu berkumandang.
Metode ibu yang mengajar dengan melibatkan pengasuh anak akan coba saya terapkan saat 
si kecil saya bersekolah nanti. Terima kasih tips nya.



-----Original Message-----
From:   mira dewiyanthi [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:   Tuesday, July 06, 1999 4:31 PM
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [balita-anda] Re: [[balita-anda] dikte/membaca di TK]

Saya ibu bekerja, pernah mencoba mempraktekkan belajar sambil bermain.
Saya suka main sekolah-sekolahan, saya jadi ibu guru, muridnya 2, anak saya
dan pengasuhnya. Pelajarannya menyanyi, gerak dan lagu serta pengenalan huruf.

Saya lakukan ini dari sebelum mulai sekolah. Lucu memang, tapi fun kok.
Sampai-sampai waktu anak saya masuk TK terpatri dibenaknya bahwa saya juga ibu
gurunya yang sangat pintar dalam pelajaran menyanyi (yang lain belum, ha ...
ha ... ha ....). Jadi kalau ada lagu atau gerak dan lagu yang sudah saya
ajarkan duluan dia bercerita, "Mah, mah, tadi disekolahan diajarin lho lagu
yang mama ajarin itu". 

Untuk matematika saya coba memberinya PR untuk kemudian saya periksa setelah
pulang kerja. Begitu juga dengan menulis. Sedangkan dikte, saya lakukan
setelah pulang kerja. Saya jadi ibu gurunya. Muridnya tetap 2 orang, anak saya
dan pengasuhnya. Dua-duanya mengerjakan dikte yang sama, setelah selesai saya
ponten/beri nilai dan saya terangkan yang salah.

Demikian pengalaman saya, semoga berguna

mira d.y.

Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
Saran/ kritik/pertanyaan mengenai milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet




Kirim email ke