Menanggapi email Susy Widodo, saya (Ny. Zona) selaku seorang ibu dari anak
usia 3 tahun dan juga pendidik di TK merasa cukup prihatin, persoalannya
adalah 'belajar' yang dipaksakan kepada anak yang belum cukup usianya. Terus
terang, hal ini bisa berdampak negatif di kemudian hari, di mana anak yang
dipaksa belajar terlalu dini akan mengalami kejenuhan dan boleh jadi mogok
dan tidak mau lagi 'belajar'. Dan hal ini sudah mulai diperlihatkan oleh
putranya. Memang persoalannya menjadi dilematis, yaitu ketika kebanyakan
orang tua berasumsi bahwa TK yang baik adalah yang bisa membuat anak-anaknya
mampu membaca, menulis dan berhitung, padahal usia TK masih usia bermain.
Sehingga, sekalipun para pendidik mengetahui bahwa 'belajar' ini tidak boleh
menjadi beban bagi anak-anak, tetapi   hal ini tetap dilakukan agar TK nya
tidak mengecewakan orang tua yang kebanyakan ingin anaknya mudah di SD
kelak. Kebanyakan orang dewasa tidak/kurang  memperhatikan psikologi
perkembangan anak itu sendiri, sehingga yang difikirkan semata yang dianggap
orang dewasa baik. Mudah-mudahan hal ini dapat segera disadari oleh kita
selaku orang tua, dan tidak lagi membuat anak menderita.

'Belajar' bukan sesuiatu yang tidak boleh bagi anak, tetapi cara belajarnya
yang harus dilakukan secara benar. Anak-anak usia pra sekolah memang
dunianya adalah bermain, oleh karena itu, sesungguhnya akan banyak sarana
permainan yang baik dan sekaligus menjadi sarana belajar anak  untuk dapat
"membaca, berhitung, dlsb.". Untuk itu, ada baiknya kita selaku orang tua
untuk selektif dalam memilihkan alat permainan dan juga merangsang anak
untuk mengenal buku sejak dini. Dengan permainan dan buku yang dirancang dan
diprogram pemberiannya oleh kita kepada pengasuh agar diberikan kepada anak,
dapat dikatakan sebagai cara terbaik untuk mendidik anak. Jangan biarkan
pengasuh yang menyeleksi dan menentukan permainan dan buku yang akan
diberikan kepada anak, karena hal itu belum tentu sesuai dengan keinginan
dan harapan kita. Dengan demikian, sisa waktu anak yang sedikit bersama kita
dapat digunakan untuk mengevaluasi aktifitas anak seharian bersama pengasuh
dengan cara mengulang aktifitas tersebut secara selintas. Hal ini akan
membuat anak gembira dan merasakan kedekatan dengan orang tua, meskipun dari
"jumlah waktu" yang diberikan teramat sedikit, tetapi jika dilakukan secara
kontinue akan berpengaruh amat besar.

Sekedar informasi, saya sertakan leaflet TK yang saya kelola, dan semoga
bermanfaat.

LATAR BELAKANG

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya meninggalkan
anak-anak yang lemah di belakang mereka �" (Q.S. An Nisa ayat 9)
Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk belajar mengembangkan
kepribadiannya. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan otak
yang harus dilatih dan dirangsang sejak dini.
Lingkungan sekolah merupakan lingkungan ke dua bagi anak belajar
mengembangkan kepribadiannya dan belajar mempersiapkan diri untuk memasuki
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Agar potensi yang telah dimiliki oleh anak dapat berkembang dengan baik dan
optimal, maka diperlukan lingkungan sekolah yang dapat memberikan kemudahan
bagi anak untuk bermain sambil belajar sehingga anak dapat berkreasi dan
mengekspresikan diri.
TK  ISLAM  MIFTAHUL  FATH

Taman kanak-kanak Islam Miftahul Fath menawarkan metoda pendidikan yang
dapat merangsang aspek kognitif, affektif dan psikomotor, sehingga anak
dapat berkreasi dan mengekspresikan diri.
Dengan pendekatan pemahaman "Rahman - Rahim Allah" kepada anak akan
membimbing anak untuk selalu bersikap baik dan benar yang menjadi motivasi
anak untuk menjadi anak shaleh.

TUJUAN PENDIDIKAN

Membentuk hasil didik menjadi anak shaleh yang melambangkan generasi Qur'ani
yang mampu mengembangkan kepribadian, kecerdasan dan kreativitas.

KURIKULUM

Muatan materi kurikulum yang akan dilaksanakan adalah perpaduan kurikulum
Depdikbud dan kurikulum Yayasan Miftahul Fath.
Al Islam sebagai jiwa dari kurikulum yayasan disosialisasikan kepada anak
didik dalam pergaulan sehari-hari, sehingga anak memiliki kejelasan nilai
hidup (baik/buruk) yang konsisten dan konsekuen.

MATERI PELAJARAN

Selain paket program Depdikbud, kami pun memberi :
1. AQIDAH
2. AKHLAQ
3. AL QUR'AN
4. TARIKH
5. PRAKTEK IBADAH
6. IQRA'
7. BAHASA INGGRIS
8. BAHASA ARAB

METODE DAN MEDIA

TK Islam Miftahul Fath menggunakan metode "bermain sambil belajar" dengan
permainan dan alat peraga sebagai media.

ARAHAN PENDIDIKAN

1. Landasan kegiatan proses belajar-mengajar adalah Al Qur'an dan As shunnah
2. Mengenalkan kemahapengasihan Allah, sehingga mampu merangsang untuk
berbuat dan berkarya sebagai pengembangan kepribadian dan kecerdasan anak
3. Melatih anak untuk berkreasi dan mengekspresikan diri

RASIO GURU MURID

Untuk memenuhi efektifitas dalam proses belajar mengajar maka perbandingan
guru murid adalah  1 : 10 , agar anak dapat terperhatikan dan terbimbing
oleh guru yang profesional di bidangnya.

WAKTU BELAJAR

Waktu belajar dimulai pukul 8.00 s/d. 13.00 WIB. setiap hari Senin sampai
Jum'at.

TEMPAT PENDAFTARAN

TK. Islam Miftahul Fath
Jl. Buana Sari VII no. 6 (Jl. Logam) Bandung atau Telepon 312865  (jam
16.00-18.00)





Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet






Kirim email ke