> -----Original Message----- > From: Winastuti Nugraha [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > > Tidak mens setelah melahirkan itu tidak berarti tidak bisa hamil Pak. > Sebagai contoh: ada famili dekat saya yang tidak mens sampai lima bulan > setelah melahirkan. Pada waktu ke dokter mau KB ternyata baru ketahuan > kalau > dia sudah hamil lagi. > > Saya sendiri baru mens setelah delapan bulan melahirkan. Sampai sekarang > saya tidak ikut KB. > > Salam. > > Barangkali cara saya yang salah menjelaskan. Logika saya (tolong dibenarkan kalau salah, namanya juga bapak-bapak), mens terjadi karena rahim berisi telur dan segala accessoriesnya tidak terbuahi (telurnya) sehingga harus dibuang masa kadaluarsanya. Di buang dalam bentuk mens, gitu ya? Kalau nggak mens dan tidak hamil, logikanya berarti memang tidak ada aktifitas di rahim yang mengakibatkan adanya material2x yang perlu dibuang karena tidak terbuahi. Kasus fsmili anda yang lima bulan nggak mens trus bulan ke lima hamil (berapa bulan hamilnya?) bisa aja karena di bulan terakhir (asumsi hamil 1 bulan) sudah ada sesuatu di rahim dan kebetulan terbuahi. Yang empat bulan pertama benar tidak bisa hamil kan? Yang kita tidak tahu kan kapan rahim akan siap lagi dibuahi. Itu logika saya yang awam berdasarkan keterangan2x dokter kandungan istri. Tapi kalau ada dokter kandungan disini yang bisa menjelaskan secara lebih ilmiah, terima kasih sekali. salam Bayu. Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas" ------------------------------------------------------------------------ Berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
