########### REFERENSI IBU MUDA Terbit setiap hari Senin  ########  

'Menjewer' Telinga Sendiri

Kebiasaan bayi menarik-narik telinga, kadang membuat para ibu cemas. Ini
sekadar hobi, atau ada 'sesuatu' di telinganya?

Kuping-kuping kecil itu, tepatnya yang sebelah kanan, makin merah saja
warnanya. Sementara si empunya, Adnan (8 bulan), masih terus
menarik-nariknya secara kuat. Perilaku aneh bocah berkulit putih itu sempat
membuat aktivitas sang ibu terhenti sejenak. 
Merasa diamati, bayi gemuk menggemaskan itu malah //nyengir//.
Memperlihatkan gusi-gusinya yang masih ompong. Namun, 'cengiran' kocak
Adnan tak mampu mengurungkan niat sang ibu untuk memeriksa telinganya.
Ternyata, tak ada yang nggak beres di sana, selain warna merah di permukaan
kulitnya. "Ini sih barangkali gara-gara kebanyakan dipegang," pikir sang
ibu menenangkan hati. Meski demikian, ia tetap berencana menanyakan masalah
ini ke dokter saat kontrol kesehatan rutin. 
Apa yang dilakukan Adnan -- dan mungkin banyak bayi lainnya -- memang bisa
membuat para ibu, khususnya ibu-ibu baru, khawatir. //Kepikiran//,
istilahnya. Sebagian, dengan agak berlebihan, mengaku 'takut telinga
bayinya copot'. Lainnya lebih realistis, '//gimana// kalau lecet-lecet kena
kukunya'? Dan yang wawasannya lebih luas mungkin bertanya, 'jangan-jangan
infeksi telinga'?
Anda boleh saja berpikiran macam-macam. Tapi bagi bayi Anda sendiri,
menarik-narik telinga adalah aktivitas yang mengasyikkan. Meski asyik, toh
mereka akan melakukannya sementara saja. Sebab tak lama kemudian, aktivitas
ini sudah digantikan oleh tingkah lainnya. Yakni ketika bayi Anda sudah
bosan dengan telinganya. 
Telinga dalam pandangan bayi adalah sama saja seperti banyak hal lainnya
yang ingin ia ketahui. Sebelum ia sanggup menjelajahi lingkungan yang lebih
luas, tubuhnya sendiri beserta bagian-bagiannya, adalah sasaran yang paling
mudah dijangkau. Mulai dari tangan-kaki dan jari-jarinya, sampai alat
kelaminnya, semua menimbulkan rasa ingin tahu. Begitu juga telinga.
Jadi, menarik-narik telinga bolehlah bila dikatakan sebagai salah satu dari
//the nature of babies//. Sesuatu yang alamiah, khas para bayi.
Kekhawatiran Anda yang berlebihan terhadap tingkah bayi yang satu ini,
agaknya tidak diperlukan. Kecuali, bila bayi Anda melakukannya sambil
menangis. Atau sambil memperlihatkan 'ketidaknyamanan', demam, dan
tanda-tanda penyakit. Bila ini terjadi, jangan tunda untuk menghubungi
dokter langganan Anda. Sebab bukan tak mungkin ia mengalami radang telinga
tengah.
Sepanjang perkecualian itu tidak terjadi, tenang-tenang sajalah. Biarkan
saja bayi Anda bereksplorasi dengan kedua telinganya. Untuk itu, pastikan
juga bahwa tangannya senantiasa bersih dan kuku jari tangannya terpotong
pendek. Dengan begitu, daun telinganya aman dari goresan dan lecet-lecet
yang berisiko infeksi.
Sekarang, lebih baik nikmati saja tingkah laku bayi Anda menjewer-jewer
telinganya sendiri. Kalau perlu, abadikan dengan kamera foto atau video.
Bukankah ini salah satu //milestones// atau tonggak tumbuh kembangnya yang
patut disambut gembira? Pasalnya, ada literatur yang mengatakan bahwa
beberapa bayi menarik-narik telinganya ketika ia akan tumbuh gigi. Nah,
kalau kebetulan si kecil belum punya gigi, tunggu saja. Siapa tahu sebentar
lagi giginya muncul? b UN/Dari berbagai sumber



****************************************************************************
****************
Tabloid IBU&ANAK, Gedung Thawalib, Jl. Kramat II No. 13-E Jakarta 10420
Tel: (021) 3925873, 3925878, 3925889 Fax: (021) 3925508
                           email: [EMAIL PROTECTED]
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet



Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/ 






Kirim email ke