Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan
netters semua atas ucapan selamat yang telah disampaikan kepada kami
baik melalui jalum maupun japri.
Berkaitan dengan pertanyaan mb. Clarissa tentang bilirubin kami ingin
berbagi pengalaman. Bayi kamipun mengalami yang namanya bayi kuning atau
bilirubinnya tinggi. Bilirubin bayi normal adalah dibawah 10 (<10), pada
waktu itu bayi kami, Luthfie, ketika dicek bilirubin pada hari kedua
adalah 16 sehingga harus disinari dengan sinar ultraviolet selama 24
jam, esoknya setelah dicek kembali bilirubinnya telah turun menjadi 6,9
dan disarankan setiap pagi bayinya dijemur sekitar jam 7-8 pagi serta
diberikan obat untuk bayi berupa puyer 2X sehari, alhamdulillah sampai
saat ini kondisinya sehat.
Ketika kami tanyakan ke dokter anak serta suster yang merawat, kejadian
ini adalah normal ketika bayi berumur 2-3 hari, karena fungsi hati belum
berfungsi secara normal. Bagi bayi yang telah memiliki fungsi hati yang
telah bekerja sempurna maka kelebihan bilirubin tersebut akan dialihkan
ke fungsi hati, tapi apabila belum maka seperti yang kita lihat bayi
menjadi kuning. Apabila hal ini dibiarkan maka sangat berbahaya karena
bisa menyerang syaraf, yang menyebabkan bayi menjadi kejang-kejang
bahkan bisa meninggal dunia apabila tidak ditangani dengan segera.
Jadi sebaiknya sebelum meninggalkan rumah sakit setelah persalinan,
konsultasikan ke dokter anak mengenai kondisi bayi kita, apakah perlu
tinggal lebih lama atau sudah diperbolehkan pulang.
Demikian sharing pengalaman dari kami semoga bermanfaat.
Salam hangat,
andi, evi & luthfie
mamanya Dafi wrote:
>
> Mbak Clarissa,
> Semoga artikel pendek ini bisa membantu :
>
> Bilirubin
>
> Bilirubin is a reddish-yellow pigment formed mainly by
> the decomposition of hemoglobin in worn-out red blood
> cells. The blood carries it to the liver, where it
> combines with the bile and is passed on to the
> duodenum, eventually being excreted.
>
> Jaundice is caused by an accumulation of bilirubin in
> the body. In newborns, special "bililites" help to
> remove excess bilirubin. Jaundice, however, often
> occurs in healthy, newborn babies. It may also occur
> if the mother and infant have incompatible blood
> groups.
>
> Biasanya bayi normal baru lahir memiliki bilirubin
> dibawah 10, kalau di atas itu disebut bayi kuning
> (Jaundice), kalau kadar nya tinggi sekali (sampai 30)
> memang harus diganti darahnya agar bayi tidak
> mengalami kerusakan organ/syaraf.
> Penggantian darah biasanya berhasil dengan baik, maka
> harus dilakukan secepat mungkin agar pengaruhnya dapat
> sekecil mungkin, karena bayi dengan bilirubin terlalu
> tinggi dapat mengalami kerusakan syaraf. Biasanya
> bilirubin yang sangat tinggi terjadi jika golongan
> darah ibu dan anak tidak sama, terutama jika golongan
> darah ibu O dan anak A.
> Demikian dari saya.
>
> Mamanya Dafi
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet