Walaikum salam wr. Wb.
DH Ayah Mayang,
Pertama saya ucapkan selamat atas akan hadirnya putra ke-2 walaupun ada
sedikit kecemasan2.
Saya akan coba jawab dan semoga membantu.
1.      Memang ibu hamil tidak boleh makan obat sembarangan. Tetapi sebelum
plasenta bayi terbentuk, resiko tidak begitu besar (membuat anak cacat,
dsb). Alangkah baiknya bapak segera konsultasi dg DSOG anda.

2.      Anak suka rewel karena mungkin perhatian sang ibu berkurang. Saat
ini saya sedang hamil 6 minggu, kakaknya laki2 saat ini berumur 1 thn 8
bulan. Walaupun biasanya dia lebih lengket dg bapaknya, entah kenapa sejak
saya hamil dia lebih lengket dg saya daripada bapaknya. Mungkin karena
trimester pertama kondisi sang ibu drop, sehingga perhatiannya lebih pada
kehamilan drpd sang kakak. Solusinya menurut saya, komunikasi yang bagus
antara istri dan anak, sehingga anak akan lebih merasa diperhatikan lagi.
Anda memegang peranan penting dalam hal ini. Kasihan ibunya kan? Mungkin
bentuk perhatian dan komunikasi seusia sang kakak adalah banyak mengajak
bermain, mengajak ngobrol (anggap dia mengerti), bercanda, dst. Bukankah
seusia dia paling demen bercanda?

3.      Mengendong sih boleh aja, tapi jangan lama2. Mungkin sekedar
menghibur sang kakak, dan biar tidak ada jarak dg ibunya. Tapi kalau kondisi
ibu memang kurang baik, lebih baik jangan (apalagi pernah keguguran).
Konsultasikan dg dokter ttg kondisi ibu. Yang pasti persiapkan kondisi dan
mental si ibu sebaik mungkin (dg bantuan anda tentunya). Cukup makanan
bergizi, istirahat banyak, dst. Perlu bapak ketahui bahwa kehamilan ke-2
saya ini sangat menggembirakan (walaupun kami sebetulnya menginginkan jarak
yg jauh lagi), karena saya selalu terhibur dg polah tingkah sang kakak
sehingga saya lupa dg pusing, mual2 dst. Keihklasan kita menerima sang adik
akan membuat kita lebih tenang, tentram dan penuh optimis dalam
menjalaninya. 

4.      Mempersiapkan mental anak usia 7 bln? Saya rasa adiknya akan lahir
di saat kakak umur 1 tahun 3 bulan. Pada anak seusia ini (menurut pengalaman
saya), dia belum tahu rasa cemburu & lagi suka2-nya berteman. Saat anak saya
seusia itu, dia paling suka kalo ada temennya main ke rumah. Bercanda &
bermain bersama. Dan dia tidak pernah cemburu kalo misalnya saya menyuapi
temennya itu, atau menggendongnya, dst. Mungkin memang kita harus pantau
terus karena seusia ini anak belum tahu mana yang boleh & tidak. Takut tahu2
adiknya ditampar dst....
                Lain jika kakak udah umur 5 tahun. Pasti dia merasa agak
cemburu karena adiknya suka digendong2 misalnya. Semua memang ada plus dan
minusnya kan??

5.      Saya yakin anda sekeluarga akan bisa menempuhnya dg baik. Banyak
kasus seperti ini kok. Dan orang lain bisa menyelesaikan dg baik, pasti anda
sekeluarga bisa juga. Sebelum dijalani memang penuh momok, seperti kita mo
nikah dulu. Nanti begini dan begitu.....Tapi kita belajar seiring waktu,
Bukankah amanat besar dari Alloh ini harus kita lakukan sebaik mungkin. Dan
anugrah yang timbul tsb karena Alloh yakin kita mampu menyelesaikannya.
        Hadapi dg tenang, banyak bertanya, berkunjung ke dokter secara
rutin, dan semua itu akan berjalan alami. Istri andapun telah dianugearhi
sifat keibuan yang tidak akan memisahkan beliau dgn putra-putrinya

Akhirnya selamat menjalani, jangan lupa berdo'a agar diberi kekuatan baik
mental dan fisik (serta materi-Insya Alloh .....Seperti janji Alloh). Insya
Alloh.
Saya minta maaf jika e-mail ini bersifat menggurui, maaf jika ada yg salah. 
Wassalam


----------------------------------------------------------------------------
--
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Para netters, putri kami 7 bulan Insya Allah mau punya dedek.
Lewat penge-Test kehamilan kemarin istri saya diindikasikan POSITIF. 
Pertanyaan saya :

1. Berbahayakah bagi janin apabila istri saya minum obat magh
   Veragel dan  Enzym....( ma'af lupa ) beberapa hari sebelumnya ? 
   Soalnya saat itu dikira sakit magh dan masuk angin.

2. Beberapa hari terakhir ini, tepatnya sejak ibunya ada tanda-tanda
   hamil lagi, anak kami suka rewel, menangis  dan  minta  digendong. 
   Padahal  sebelumnya  tidak  pernah  kolokan  seperti  itu. Apakah 
   penyebabnya dan bagaimanana mengatasinya ?

3. Bolehkah istri saya yang sedang hamil muda menggendong anak, mengingat 
   istri saya seharian pk. 08.00 - 13.00 juga bekerja ( PNS ). Apalagi 
   istri saya pernah keguguran pada kehamilan pertama.  Kriteria pekerjaan 
   berat bagaimana yang musti dihindari ?

4. Bagaimana mempersiapkan mental balita 7 bulan yang akan punya adik ?

5. Bagaimana peran kami selaku orang tua dalam dalam menghadapi balita 
   kami sekaligus bayi dalam kandungan ? Kami tidak ingin kehadiran calon 
   bayi kami akan mempengaruhi mental dan jiwa keduanya serta ibunya.

Sekian dan mohon saran dan masukan dari para netters. 
Terima kasih sebelumnya. 

 Wassalam,
Ayah Mayang
   

Regards,
 <<...>> Ninin Kristanti
Network Operation & Maintenance Celullar
Telp. 021-5331993/4 Ext. 6418
Fax. 021-5332914
HP. 0816-804942
e-mail: n_kristanti@satelindo <mailto:n_kristanti@satelindo> . co.id

Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/ 
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet






Kirim email ke