Dear Mbak Dinar,
saya bisa ngebayangin kebingungan Mbak soalnya anak saya malah lebih gawat lagi. Sejak
kurang lebih umurnya 4 bulan dia mulai menolak susu dan lebih suka air putih. Minum
susu susahnya minta ampun. Satu hari paling bisa habis 400-500 ml padahal kan bayi
lain bisa habis 800-1000 ml tuh (sayang Mbak engga sebutin berapa ml susu yang
dihabiskan anak Mbak seharinya). Malam hari tidak pernah minum susu, akibatnya
tidurnya rewel karena kelaparan. Tapi, dikasih susu pasti ditolak. Saya sudah coba
berbagai merek di pasaran, tidak ada yang disukai. Sampai-sampai makan buah dan nasi
tim saya campur susu, supaya tambah banyak susu yang masuk ke perutnya. Akhirnya
ketemu cara ini : saya berikan susu disendokin (bukan di botol), supaya tidak
berceceran karena ke-enceran, susunya saya campur bubur susu sedikit (Cream Nutricia,
misalnya). Mula-mula tidak mau juga, tapi sekarang sudah ok. Sekarang umur anak saya
15 bulan, setiap hari dia minum 600-700 cc susu sehari (dibagi dalam 3 kali pembe!
rian) dan dia kelihatan lumayan suka. Setiap kali minum kurang-lebih memakan waktu 15
menit.
Ada satu cara lagi, ini masih saya pake tiap pagi. Tiap pagi saya buat susu 200 cc,
yang 150 cc dipanaskan sampai mendidih di atas wajan (khusus, jangan dicampur untuk
masak yang lain). Sisanya yang 50 ml di botol saya tambahkan 1 takaran susu Promil/S26
tepung hunkwe (terbuat dari kacang hijau yang sudah dijadikan tepung, beli yang merek
bunga, ini paling bagus dan bersih) lalu diaduk sampai rata. Bila yang diwajan sudah
mendidih cepat-cepat masukkan susu yang dibotol tadi, aduk-aduk segera sampai
mengental rata dan mendidih, langsung matikan. Diaduk terus sampai agak dingin, kalo
masih panas tidak diaduk,maka adonan tadi akan berkulit sehingga waktu diaduk jadi
'berindilan'. Masukkan bubur susu tadi ke dalam botol sendok (botol yang diujungnya
ada sendok, mereknya Pigeon). Dengan cara ini susunya jadi agak menyusut sedikit,
mungkin jadi 150 cc, jadi makannya lebih cepat kan ? Karena kebetulan anak saya tidak
kuat makan banyak-banyak kalo bangun tidur pagi. Boleh Mbak tambahk!
an sedikit garam biar gurih. Tepung hunkwe nya saya ganti-ganti dengan havermouth yang
sudah dihaluskan, kalau pake havermouth biasanya saya tambahkan air gula batu (gula
batu yang sudah dicairkan dan disaring) sedikit dan waktu sudah setahun kadang-kadang
saya campur dengan ovaltine/milo, supaya ada variasi.
Resep ini saya dapatkan dari ibu saya dan ternyata sangat berguna bagi anak saya.
Ohya, boleh diberikan pada bayi seumur anak Mbak kok, anak saya juga memakannya sejak
umur 4 bulan. Wah saya jadi kepanjangan nih nulisnya, semoga bermanfaat ya Mbak. Salam
!
Mama Jonathan
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet