Pak Rudy,

Maaf, Pak, tapi menurut saya, tidak ada Ibu yg tidak bisa menyusui bayinya. 
Kecuali ada kelainan di mana bayi alergi thdp ASI sang Ibu (kejadian yg 
sangat langka sekali terjadi!).

Asal ada dukungan ('encouragement' dr diri sendiri dan suami/keluarga), 
keinginan dan ditopang gizi yg memadai, Insya Allah ASI akan keluar krn 
proses keluarnya ASI adl proses hormon yg alami terjadi ketika bayi keluar 
dr rahim. Memang, adalah kemukjizatan Tuhan YME dlm mengatur fungsi tubuh. 

Saran saya, sang Ibu dicoba utk selalu meyakinkan diri bahwa dia akan bisa 
memberikan ASI dan niat utk berusaha memberikan yg terbaik melalui ASI, 
serta ditambah adanya dukungan suami secara emosional dan fisik (keliru 
kalalu suami menasehati istrinya bhw kalau Ibunya bilang ngga bisa, lalu 
suami bilang ngga' apa-apa deh; bahwa tanpa ASI juga bayi tahu kasih sayang 
Mama/Ayahnya). Kalo sang Ibu sedang berusaha memberi ASI, sebaiknya suami 
mendukung, siapkan minum/juice (menyusui itu sangat melelahkan lho Pak!), 
diusap-usap/diurut (sang bayi maupun sang Ibu), dibuat comfortable 
(letakkan bantal/penopang), di-encourage, dlsb. Seorang Ibu yg belum 
apa-apa merasa tidak bisa mengeluarkan ASI, maka secara psikologis ASI-nya 
kurang berhasil keluar. Jika sang Ibu bisa diyakinkan, dan dg bantuan 
isapan bayi, sedikit-sedikit akan berhasil. Seperti kata lagu, santai 
sajalah, mulai dengan ketenangan dan kesabaran, pelan-pelan dan tanpa 
banyak beban pikiran. Demi kebahagiaan anak, kita jangan jadi begitu 
stress-nya sehingga tidak bisa mencoba memberikan yg terbaik dg pemberian 
ASI?!

Memang, menyusui itu butuh pengalaman dan kesabaran. Saya sendiri baru bisa 
'full' menyusui pd waktu bayi saya berusia hampir 3 bulan; selama 3 bulan 
itu, masya Allah, saya merasa cape, kesel, sedih, kecewa, merasa gagal. 
Bisa dikatakan, saya hanya bisa menyusui 20-30 menit setiap menyusui, 
paling 4-5 kali sehari (sisanya susu formula). Entah bagaimana, saya 
tiba-tiba menemukan posisi yg tepat (pas, enak dan tidak bikin cape), dan 
pelan-pelan ASI saya menjadi lancar dan banyak. Memang kenyataannya, saya 
tidak bisa melakukan ASI exclusive pd awal-awalnya, tapi saya selalu 
berusaha utk meningkatkan produksi dan kualitas ASI. Mungkin jika dirasa 
tidak mencukupi, bisa ditambah susu formula, tapi coba utk berusaha terus 
memberikan, bukan memberhentikan, pantang mundur.

Maaf krn berkesan menggurui, tapi saya memang selalu 'nafsu' kalau 
menghadapi hal-hal spt ini. Semoga tidak ada yg tersinggung. Salam,

Zullia Saida
OFfice of Transition Initiative (OTI)
United States Agency for International Development (USAID)
American Embassy
Jl. Merdeka Selatan 3-5,Jakarta 10110
Phone : (62-21) 344 2211 ext. 2356
Fax   : (62-21) 3483 0916
e-mail: [EMAIL PROTECTED]


-------------
Original Text
From: "Basuki Rahmat" <[EMAIL PROTECTED]>, on 11/8/99 12:18 PM:
To: internet["'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>]

Nah kalau begini masalahnya, mungkin kita harus menggantinya dengan susu
formula. Pilih saja buanyak kok di supermarket/toko kalau mau yang ada DHA
nya. Soal susu ini kita nggak bisa sarankan susu anu masalhnya cock-cockan
sih, dan kalo ndak cock si bayi akan mencret.
Tetapi sebaiknya diusahain dulu ibunya makan makanan yang bergizi tinggi
ditambah misalnya makan daun katuk dll, Insya Allah susunya akan banyak.
Sebagus-bagusnya susu formula belum ada yang bisa menandingi ASI.



 
  wasalam,



On Mon, 8 Nov 1999, Rudy Munadi wrote:

> saya mau tanya apa akibat buruknya jika ibu bayi tidak menyusui di 
karenakan
> tidak keluarnya asi..?
> dan susu apa yang tetap jika keadaanya seperti demikian
> atas bantuanya saya ucapkan terima kasih
> 
> sebagai informasi dari ibunya sendiri berasa tidak bisa keluar asinya
> 
> 
> dari papanya natanael
> 
> Kunjungi:
> http://www.balita-anda.indoglobal.com
> "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
> 
> ------------------------------------------------------------------------
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
> EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: 
[EMAIL PROTECTED]
> Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/ 
> http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di 
Internet
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: 
[EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/ 
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet







F


Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/ 
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet






Kirim email ke