Pengalaman yang ibu sampaikan persis sama dengan yang saya alami sekitar
seminggu yang lalu, ketika itu yang terima telpon adalah suami saya, orang
yang menelpon tsb mengatakan kalau kami dapat hadiah dari PT Timor berupa
satu unit mobil timor, dia juga memberikan nomor HP bosnya untuk menyakinkan
kami. Saya nggak percaya begitu saja, lalu saya iseng menelpon ke nomor HP
tsb atas nama Ir.H. Prayitno. Dengan lancar dan menyakinkan bapak Prayitno
tsb memberikan informasinya. Saya lalu menanyakan darimana bapak tahu nomor
telp kami, dia mengatakan kami mengacak angka dari 0 sampai 9 dan
terbentuklah suatu deret nomor telp dan nomor yang beruntung tsb adalah
nomor telp saya. Saya tanyakan apa-apa yang harus kami persiapkan uantuk
keperluan itu, dia mengatakan saya harus mempersiapkan 2 lembar photo ukuran
4x6, Foto copy KK 2 lembar dan KTP 2 lembar. Lalu saya desak lagi si bapak
tsb, apa lagi yang harus saya persiapkan, dia mengatakan pajak undian sudah
ditanggung oleh Timor sedangkan ongkos kirim ke Pekanbaru dan biaya balik
nama dibebabnkan ke kami sebesar Rp. 4.200.000 dan itu boleh dibayar 2 kali,
saya tanya apakah uang itu boleh dibayar di Pekanbaru saja setelah barangnya
tiba? dan si bapak tsb mengatakan tidak bisa karena uang itu untuk mengurus
barang tsb, dari situlah saya tidak percaya karena mana ada hadiah yang
diterima harus mengeluarkan uang dulu. Nomor HP pak Prayitno gadungan tsb
adalah 08161184187. Dari kejadian ini kita harus lebih berhati-hati dan
tidak mudah percaya begitu saja.
Best Regards,
Betty.R
Telp.off.0761594011
e-mail [EMAIL PROTECTED]
> ----------
> From: Imelda Pasni[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, November 11, 1999 4:58 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [balita-anda] Awas Penipuan
>
>
> ---------------------- Forwarded by Imelda Pasni/ARII/AIOGC/ARCO on
> 11/11/99
> 07:59 PM ---------------------------
>
>
>
> Wah makin banyak aja penipuan sekarang ini. Perlu hati-hati, karena
> kebetulan ibu dari rekan sekantor (di Yogya, penipu dari Jakarta) hampir
> kena juga. Ceritanya mirip.
>
> Quote;
> -----Original Message-----
> From: Satya Prabowo <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
>
> Hari ini tanggal 9 november 1999
>
> jam +/- 12.00
> rumah saya ditelephon seseorang yang bernama Ir Bambang sugiono (Ir BS)
> kemudian diangkat oleh pembantu saya kemudian terjadi percakapan
> Ir BS : Hallo apakah ini nomer telphon kamu.
> pembantu : benar
> Ir BS : apakah bapak ada ? dan namanya siapa ?
> pemb : ada, nama bp Pak satya, bapak darimana?
> Ir BS : saya dari PT Timor Jakarta.
>
> Kebetulan waktu itu saya pulang (jam istirahat) dan perut agak sakit.
> Setelah pembantu ngasih tahu dari siapa dan kenapa.
> ganti telphon saya angkat.
> kemudian terjadi pembicaraan antara saya dengan Ir BS
>
> Saya : Ya hallo selamat siang
> langsung Ir BS bercerita.
>
> Ir BS : Selamat p satya anda telah memenangkan sebuah undian yang
> dilaksanakan oleh PT timor Jakarta.
> Undian tersebut menggunakan nomer telphon secara acak dan kebetulan
> nomer telphon bapak yang keluar sebagai pemenangnya dan kode areanya
> adalah bandung, sekali lagi selamat ya pak.
>
> saya : Alhamdulillah, sakit perut agak terlupakan tapi tetap sakit.
> Ir BS : untuk lebih jelasnya silakan bapak hubungi Ir Irawan dg no telphon
> 081-......... (saya lupa tapi nomernya cantik banget, keren, hoki),
> secepatnya.
>
> Dengan perut agak sehat, mules agak hilang karena mau dapat timor langsung
> saya telphon ke Ir Irawan (Ir IR.
> saya : Selamat siang bisa bicara dg Ir IR PT Timor Jakarta ?
> Ir IR : oh ya saya sendiri, ada yang bisa saya bantu ?
> Saya : Saya tadi dapat telphon dari IR BS diminta menghubungi bapak.
> Ir IR : Oh ya jadi bapak yang mau beli Timor atau yang dapat undian ?
> (kalimatnya meyakinkan sekali)
> kemudian saya ceritakan perihal telphon diatas.
>
> Dengan sangat enak, jelas, rinci dan meyakinkan Ir IR berkata
> Ir IR : Selamat bapak telah dapat memenangkan undian mobil TIMOR, jadi
> mobil itu nanti langsung akan saya kirimkan kerumah bapak hari ini juga
> dari jakarta. untuk keperluan hal tersebut maka saya minta data-data bapak
> berupa : alamat, tempat tgl lahir, gol darah, no KTP. Juga bapak siapkan
> data penunjang lainnya berupa : foto kopi ktp-2 lembar, KK-2 lembar,
> kwitansi rek telphon-2 lembar, bukti setoran biaya balik nama-2lembar.
>
> saya : Lho ini kan undian pak terus gimana dengan pajak undiannya ?
> Ir IR : Karena ini untuk memperbaiki citra PT timor maka pajak undian
> ditanggung PT timor.
>
> sakit perut saya tambah agak sembuh, plus sedikit lega.
> Terus kemudian Ir IR bicara lagi.
> Ir IR : Kemudian untuk pemberangakatan ke bandung mobil tersebut harus
> balik nama terlebih dahulu. Oleh karena itu orang yang saya kirim sebagai
> kurirnya 3 orang salah satunya sersan polisi (namanya lupa tapi saya
> catat) dari samsat
> jakarta pusat.
>
> dengan perasaan senang dan berbunga-bunga
> saya : OK, saya akan kirim uang biaya balik nama tersebut. (mulai curiga)
> Ir IR : Uang tersebut harap ditransfer bank BCA pusat Jakarta atas nama
> ibu Rasbini no rekening (saya lupa tapi saya catat). dengan nilai biaya
> balik nama sebesar Rp 3.250.000,- jadi gimana dananya bapak tersedia ?
> saya : Ok, tapi saya bayar belum semua.
> Ir IR: oh boleh 50 % dulu jadi sbesar Rp 1.650.000,-
> saya : saya sanggup (dengan hati penuh harap, dan tambah curiga Pajak
> undian yang saya tahu sebesar 20 % dari harga mobil bisa dibayar, tapi BBN
> 3.250.000 tidak dibayar )
> Ir IR: terus jarak ke BCA berpa Jam pak ?
> saya : +/- 1 jam (padahal dekat)
> Ir IR: Ok kalau gitu saya tunggu satu jam lagi silakan bapak tlp saya.
>
>
> Dengan hati berbunga-bunga plus senang nggak keruan, istri belum pulang,
> berapa rupiah tagihan telphon nanti, saya berangkat ke bank BBD untuk
> ngambil gaji, sampai di bank yang biasanya ngantri panjang ternyata nggank
> ngantri alias lancar. dengan uang ditangan saya langsung pulang, atau ke
> BCA dulu, Bingung !?
>
> kuputuskan pulang ngobrol dulu sama istri kalau udah pulang,
> ternyata istri juga sudah pulang, dan aku ceritakan perihal kejadian
> tersebut, dia langsung antusias dan mendukung.
>
> Belum ada jam 14.00 saya dapat telphon dari Ir IR (Curiga tambah menguat)
> Ir IR : gimana pak sudah ditransfer.
> saya : sudah pak, tapi ditolak terus (Saya bohong), mungkin nomer rek.
> keliru, gimana kalau uangnya saya siapkan dirumah begitu mobil datang
> saya bayar sebesar 3.250.000,-.
> Ir IR : kalau begitu bapak membatalkan hadiah tersebut.
> saya : Lebih baik begitu pak daripada saya nggak tahu ujungnya nanti.
>
> tanpa babibu lagi Ir IR langsung nutup telphonnya.
>
> mohon komentarnya dari rekan-rekan MB, BR, radio mara, serta pihak
> kepolisian, nomer telphon
> Ir Irawan dan no rekening ibu rasbini ada pada saya akan saya kirim ke
> forum ini,
>
> Unquote.
>
> Salam,
> Sunu B. Wusono
> E-mail: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>
> Kunjungi:
> http://www.balita-anda.indoglobal.com
> "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
>
> ------------------------------------------------------------------------
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email:
> [EMAIL PROTECTED]
> Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
> http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
>
>
>
>
>
>
>
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet