Cuplikan dari Milist Tasawuf
Moga ada guna
Hendri
===================================================================== start
Ass.Wr.Wb.
Saya hanya mengingatkan diri saya sendiri, tentang " Birrul Walidain ". atau
"BAKTI pada ORANG TUA"
Di dalam keterangan tentang memohon maaf lahir batin, ada pernah saya
dengar, bahwa seandainya kita sudah meminta maaf pada seluruh manusia di
bumi ini dan seluruh manusia di muni sudah memaafkan kita, tetapi kita belum
minta maaf pada kedua orang tua kita dan atau orang tua kita belum memaafkan
kita,, maka semua itu akan di tolak amalnya.
"Robighfirli wali wali daya warhamhumma kamma robbayani soghiro"
perhatikanlah wahai diri, do'a di atas, "Robbighfirli" dan "Robbayani". Akar
kata dari 'Robbi' dan akar kata dari 'Robba' adalah sama. Yang satu berarti
'Tuhan',yang satu berarti 'Kedua orang Tua Ibu-Bapak.
Inilah salah satu rahasia yang dipegang dengan erat bagi orang-orang
tasawuf.
"Ridhonya Orang tua adalah RidhoNya Alloh."
"RidhoNya Alloh adalah Ridhonya orang tua"
Bagi yang orang tuanya masih ada di dunia ini, bersegeralah memohon ampun
dan ridho mereka.
Dan do'akanlah kakek-kakek dan nenek-nenek dari kedua orang tua kita. Karena
tanpa melalui mereka semua, tidak akan ada kita di dunia ini.
Bagi yang kedua orang tuanya atau salah satunya sudah meninggalkan dunia,
do'akanlah mereka, karena itu lebih manfaat bagi mereka di alam sana.
Sesungguhnya anak-anak yang sholeh-lah yang mereka harapkan.
Jangan salahkan mereka yang memiliki adat 'nyekar' sebelum bulan puasa,
tetapi justru bertanyalah pada diri kita tentang Bakti kita pada kedua orang
tua kita, dan bakti mereka pada kedua orang tua mereka dst,dst,dst.
Saya belum berani meminta maaf pada rekan-rekan, pada saudara-saudara di
sini. Insyaalloh setelah saya bertemu dengan kedua orang tua saya nanti,
akan saya postingkan permintaan maaf saya pada saudara-saudara di milist
tasawuf ini.
Ingatlah akan kesusahan kedua orang tua kita,
3 kesusahan pokok dari Ibu:
1. Kesusahan diwaktu mengandung kita, selama 9 bulan lebih menggendong kita,
tidur tengkurap tak bisa, miring terlalu kekanan atau terlalu kekiri tak
bisa, perut rasanya tak enak.
2. kesusahan kedua pada waktu melahirkan.
Kesakitan yang sangat hebat, dahsyat. Sampai-sampai Alloh mengatakan bahwa
bagi siapa yang mati saat melahirkan,"Syahid-lah ia".
3. Kesusahan yang ketiga adalah saat merawat, membimbing, mendidik kita
sejak kecil.
Sebagaimana Sabda Nabi sampai 3 kali ketika sahabat bertanya 'kepada siapa
Ya Nabi aku harus berbakti ?' Jawab Nabi,"Kepada Ibumu"."Kepada
Ibumu""Kepada Ibumu".
"Ingatlah itu wahai diri, engkau sungguh telah melupakan itu".
Setelah kini sukses ada di tangan,
setelah kini kesenangan-kesenangan sudah kita rasakan,
ingatlah, kedua orang tua kita........
Ingatlah ibu kita yang makin lama-makin tua......
rambutnya memutih........
tenaganya melemah.................
Ingatlah ayah kita.............
yang rambutnya sudah tidak ada hitamnya............
tenaganya melemah............
Saat mereka diam.... kadang terlintas bayangan...........
Kemanakah anakku yang dulu kecil mungil..........???
Kemanakah anakku yang dulu telah kudidik dan kusekolahkan agar nasibnya
lebih enak dari ku ????
Semoga mereka bahagia selalu........
salam
huttaqi
============================================================================
========eof
-----Original Message-----
From: Aris Permana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, December 22, 1999 9:26 AM
Subject: Re: [balita-anda] Tulusnya Cinta Kasih IBU ...
>Enak aja si anak bilang LUNAS, mana bisa lunas. Khan nggak mungkin nilai
air
>susu ibu dan juga segala kasih sayang beliau kita bayar di dunia ini
kecuali
>Allah yang akan membayarnya kelak.
>Makanya kita dianjurkan berdoa: "Ampuni hamba yaa Robbi, dan ampuni juga
>kedua orangtua-ku dan kasihilah mereka sebagaimana mereka telah mengasihi
>aku semenjak kecil."
>Dan masih inget khan cerita tentang seorang yang durhaka kepada ibunya (di
>jaman Rasulullah saw.) kemudian ketika menderita sakit dan telah sekarat
>namun sulit meninggal dengan tenang karena ternyata ibunya tidak ridho
>kepadanya, lalu si ibu kelepasan berkata,"Aku tidak rela dengan air susu
>yang dahulu ia minum". Baru setelah Nabi saw. mendatangkan ibunya yg masih
>hidup lalu mengancam jika sang ibu tidak merelakannya maka Nabi saw. akan
>membakar si anak itu. Mendengar hal itu terketuklah hati sang ibu dan
>kemudian merelakan dan memaafkan anaknya. Akhirnya barulah sang anak dapat
>meninggal dengan tenang.
>Jadi nggak mungkinlah kita bisa lunas dengan orangtua kita, yang paling
baik
>bisa kita lakukan adalah mendo'akan keampunan Allah bagi mereka berdua
>setiap waktu.
>Di sisi lain saya sangat kasihan pada orangtua yg sebenarnya masih memiliki
>anak namun mereka ditempatkan di sebuah penjara bernama Panti Jompo dengan
>berbagai alasan.
>
>
>-----Original Message-----
>From: Dian Marlini Simanjuntak <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Wednesday, December 22, 1999 8:26 AM
>Subject: Re: [balita-anda] Tulusnya Cinta Kasih IBU ...
>
>>> >
>>> >Ketika anak itu selesai membaca apa yang ditulis ibunya, air
>>> >matanya berlinang, dan ia menatap wajah ibunya dan berkata:
>>> >'Ma, aku sayang sekali pada Mama...'
>>> >
>>> >Dan kemudian ia mengambil bolpen dan menulis dengan huruf
>>> >besar2: "LUNAS".
>>> >
>>> >
>>> >Beruntunglah mereka-mereka yang masih memiliki Ibu.....
>>> >Bagi yang telah ditinggalkan Ibu, kapan terakhir kali kita kirimkan
do'a
>>> untuk
>>> >almarhumah....?
>>> >
>>> >Wassalamu'alaikum,
>>> >Indra
>
>
>
>Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
>"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
>Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email:
[EMAIL PROTECTED]
>http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
>
>
>
>
>
>
>
>
Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet