Mbak Sonya,
Adik ipar saya juga waktu dilahirkan dengan cara vakum. Alhamdulillahnya,
sejauh ini tidak berpengaruh terhadap tingkat kecerdasannya. Memang dia
sering mengeluh pusing (migrain). Setelah dilakukan scan, ternyata memang ada
beberapa syaraf di kepalanya yang putus yang meyebabkan pusing tersebut.
Mungkin berdasarkan pengalaman diatas, suami saya tidak setuju sewaktu saya
akan melahirkan dengan cara dibantu oleh vakum.
Tapi menurut saya, dokter-dokter sekarang kan sudah lebih "canggih" dan
berpengalaman dibandingkan 28 tahun yang lalu. Mudah-mudahan keponakan mbak
Sonya sehat-sehat aja ya...

Sonya wrote:

> Kaka saya waktu melahirkan, anaknya di vakum, karena waktu itu kaka saya
> sudah kehilangan tenaga, ada pendapat kalau bayi di vakum itu akan
> mempengaruhi struktur otak ( tingkat intelegensinya kurang )
> dibandingkan yg lahir normal, apa benar spt itu ?
> mohon sharingnya dr teman2.
>
> makasih,
>
> mamanya satrio
>
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> ->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]


Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html 
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]











Kirim email ke