Ikutan nimbrung nich ... saya juga bersyukur sekali
suami saya telaten mengurus anak kami dari mulai lahir
sampai sekarang 11 bulan, dari mulai menggendong,
membuat susu, menyuapi, ganti popok, mandiin, bermain
pokoknya hampir semua yang berurusan sama Syafa bisa
dilakukan suami saya ... kebetulan suami saya sering
dinas luar sampai berhari-hari dan pada saat suami
saya di rumah, wah saya ngga' pernah 'laku' sama anak
... Syafa lebih milih bermain dengan ayahnya daripada
ibunya ...:)
Saya sependapat dengan mbak Mia bahwa ayah mempunyai
andil yang cukup besar dalam mendidik dan membesarkan
anak ...
Salam,
Ibunya Syafa
--- Mia & Mahaendra Gofar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wah mbak Quinike,
>
> Pengalaman kita sama. Saya, suami dan anak saya juga
> cuma bertiga-tigaan
> disini.
> Suami saya juga hampir disetiap aspek ngurus kay
> ngebantuin. Ganti popok,
> awalnya cuma BAK doang, lama-lama saya paksain untuk
> belajar bersihin BAB,
> dan berhasil. Sampai sekarang, sebelum berangkat ke
> kantor pun jadi bagian
> suami saya buat ngegantiin pampers sebelum sarapan
> pagi, dan sepulang dari
> kantor, Kay juga jadi bagian dia untuk ngajak main,
> kadang kalau saya lagi
> agak repot ngurus urusan RT, dia yang suapin makan
> malam. Malah Kay lebih
> seneng tidur sama papanya, mungkin karena bosen kali
> yach seharian sama
> mamanya, jadi biasanya kalau dia udah kenyang makan
> dan minum susu, bagian
> suami saya juga yang nidurin dia. Wah...saya jadi
> kebantu sekali deh..
> Selain itu Kay juga jadi nempel sama papanya.
>
> Dan kalau week-end, gantian, kalau saya masak, dia
> urus Kay, kalau dia
> masak, saya urus kay. Kadang kalau saya malas masak,
> dia yang masak...
> Apalagi suami saya juga gak keberatan kalau hari
> Sabtu dia malas keluar dan
> saya pengin keluar rumah, dia tinggal di rumah
> sementara saya jalan-jalan
> untuk ngusir jenuh sama urusan RT.
>
> Gimana bapak-bapak, tertarik?
> Yang pasti ibu-ibunya pasti setuju aja kalau para
> bapak dengan rela membantu
> mengurus dan mendidik anaknya. :-)
>
> Salam,
> Mia - mamanya Kay
>
> -----Urspr�ngliche Nachricht-----
> Von: Quinike N. Sukirwan <[EMAIL PROTECTED]>
> An: [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Datum: Freitag, 28. April 2000 17:21
> Betreff: Re: [balita-anda] peran ayah
>
>
> >
> >Seru juga yah ngomongin peran ayah ini,
> >kebetulan sekali suami saya telaten banget sama si
> kecil...
> >dari sejak bayi, suami saya udah belajar nggantiin
> popok, belajar
> nggendong,
> >nggantiin baju, ngasih makan, ngajak main, dll.
> >juga dia selalu nganterin anak saya ke dokter,
> sejak si kecil masih dalam
> >kandungan lho....
> >malah, dalam urusan dapur pun, ikut turun tangan...
> kadang-2 masak buat
> kita
> >lho... hebat ya...
> >maklum lah... kita kan hidupnya cuman bertiga,
> ngga' ada siapa-2... ngga'
> >ada pembantu, ngga' ada family..
> >tapi terus terang, saya bisa bilang, asyik lho...
> semua jadi ikut berperan
> >dalam kehidupan rumah tangga.
> >buat bapak-2 yang belum berkecimpung ngurusin si
> kecil... mulai deh...
> >dijamin... pasti asyik... dan ibu-2nya pasti
> setuju, ya ngga' bu?
> >
> >salam,
> >Quinike
> >
> >
> >>From: Rien <[EMAIL PROTECTED]>
> >>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >>To: [EMAIL PROTECTED]
> >>Subject: Re: [balita-anda] peran ayah
> >>Date: Fri, 28 Apr 2000 16:04:10 +0700
> >>
> >>Setuju sekali dengan Pak Meski.
> >>
> >>Ayah yang berpendapat bahwa mengurus anak semata
> tugas ibu, sebenarnya
> >>kehilangan saat terindah dalam tumbuh kembang
> anaknya. Setidaknya dia
> >>kehilangan pengetahuan berharga akan kebiasaan dan
> kebisaan anaknya,
> >>sehingga suatu ketika jika ibu terpaksa tidak bisa
> mengasuh anak (sedang
> >>sakit - atau bahkan sedang melahirkan anak
> berikutnya, tugas keluar
> >>kota, dll), ayah akan mengalami kesulitan.
> >>
> >>Kadang2 karena jenis dan tempat pekerjaan, peluang
> ayah dan ibu untuk
> >>kontak dengan anak tidak sama, apalagi jika ibu
> tidak bekerja. Tapi
> >>sepanjang ayah dan ibu berkomitmen utk. membuat
> pengasuhan yg.
> >>berimbang, rasanya masih bisa 'diakali'.
> >>
> >>Kita di Indo bisa punya pembantu, baby sitter,
> kakek-nenek, oom-tante
> >>dlsbnya yg. bisa diminta bantuan. Ayah - ibu bisa
> utk. tdk. usah mencuci
> >>sendiri, masak sendiri, dll sendiri. Bayangkan di
> LN, tidak ada pembantu
> >>/ BS/ saudara, semua dikerjakan sendiri. Tapi
> justru membuka peluang
> >>ayah utk. terlibat lebih banyak dalam tugas2 RT ;
> walaupun toh harus
> >>juga bekerja mencari nafkah. (Kalau tidak , istri
> bisa semaput...) Jadi
> >>saya lihat, lingkungan juga berpengaruh.
> >>
> >>Saya sangat setuju dengan iklan suami SiAGa. (Buat
> rekan2 yg. di LN -
> >>yg. tidak bisa nonton TPI ; Si-A-Ga itu siap -
> antar - jaga. Iklan
> >>dimana suami terlibat dalam pengasuhan / perawatan
> anak sejak masih
> >>dalam kandungan).
> >>
> >>Anak kita milik ayah-ibu berdua ; para ayah jangan
> mau menjadi nomer dua
> >>favorit hanya karena 'ketinggalan' dalam mengurus
> anaknya.
> >>
> >>Rien.
> >>(maminya michaella)
> >
>
>________________________________________________________________________
> >Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
> http://www.hotmail.com
> >
> >
> >Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >->Aneka kado pilihan untuk anak,
> http://www.indokado.com/kado.html
> >Etika berinternet, kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> >Berhenti berlangganan, e-mail ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> ->Aneka kado pilihan untuk anak,
> http://www.indokado.com/kado.html
> Etika berinternet, kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online and get email alerts with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com/
Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]