Mbak Meri, Saya pernah menanyakan masalah vaksin influenza ke milis idai dan jawabannya saya forward khan. Semoga membantu Yuli ========================================================== Saya coba memberi informasi yang saya tahu ya .. Virus influensa bila menginfeksi manusia dapat bergejala seperti demam, gejala saluran napas, nyeri otot(pegal-pegal), lesu. Penyakit ini sering kita sebut influensa/ flu, tetapi tidak semua flu itu penyebabnya virus influensa, ada virus lain yang dapat menyebabkanya seperti rhinovirus, para influensa, respiratory syncitial virus dll. Penyebab yang disebut belakangan tidak dapat dicegah oleh vaksin influenza. Vaksin influensa sih sebetulnya sudah ada lama, hanya di Indonesia saja baru tersedia. Vaksin ini paling kecil dapat diberikan pada usia 6 bulan; pada bayi umur 6 bulan-10 tahun untuk pertama kalinya diberikan 2 kali, sedang di atas 10 tahun cukup 1 kali. Setiap tahun perlu diulang karena "strain" virusnya yang beredar di lingkungan sudah berbeda, sehingga vaksin lama tidak dapat memproteksi lagi. Untuk ulangan cukup 1 kali saja berapapun umurnya. Perlu vaksinasi? Yang dianjurkan adalah orang dengan risiko tinggi bila terkena infeksi influensa yaitu: - orang usia di atas 65 tahun - orang yang tinggal di rumah perawatan untuk orang dengan penyakit kronis - anak dan dewasa dengan penyakit kronis paru atau jantung dan pembuluh darah, termasuk anak dengan asma - Anak dan remaja dari bayi > 6 bulan sampai 18 tahun yang menggunakan aspirin jangka lama karena ada risiko terkena sindrom Reye bila terkena influensa - dokter, perawat atau staf lain yang berhubungan dengan pasien di rumah sakit atau klinik - terakhir dapat pula diberikan pada setiap orang yang ingin menurunkan kemungkinannya untuk terinfeksi virus influensa Akibat infeksi virus ini adalah: Pada orang dewasa sehat, bila terkena umumnya gejalanya ringan. tetapi pada orang dengan penyakit kronis dan pada orang tua (di atas 65 tahun) kemungkinan terjadi komplikasi seperti pneumonia, bahkan dapat menyebabkan kematian. Selain itu bila terkena dapat menyebabkan anak " absen" ke sekolah, pada orang dewasa kehilangan waktu produktifnya. Nah mengenai perlu tidaknya sebaiknya dipertimbangkan untung ruginya sambil melihat apakah termasuk dalam kelompok berisiko bila terkena, atau anak Anda termasuk kelompok terakhir? hanifah oswari -----Original Message----- From: Yulianti [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Tuesday, February 15, 2000 10:02 Haleluya To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [IDAI-OT] Vaksin Influenza Paradoks yth, Kemarin DSA anak saya menginformasikan bahwa sekarang sudah ditemukan vaksin influenza untuk anak yang diberikan 2 x setelah usia setahun agar anak terhindar dari penyakit influenza. Apakah anak kita memang perlu diberikan vaksin tersebut ? terima kasih atas sarannya. Yuli -----Original Message----- From: Meri Rimba <[EMAIL PROTECTED]> To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]> Date: Monday, May 01, 2000 1:12 PM Subject: [balita-anda] Re : imunisasi untuk influenza dan thypus >Netters yth, > >Apakah ada yg tahu imunisasi untuk influenza dan thypus. >Apakah ada efek sampingnya? Berapa kali harus dibooster ? >Mohon sharing-nya yach. >Trims sebelumnya. > >Salam, > >Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com >->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html >Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] >Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > > > Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com ->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
