Dear Netters,
ini saya dapat artikel bagus semoga berguna.....

thanks
yeny 


> Seputar Balita 
> 
> Basic Trust  vs  Basic Mistrust pada Bayi Anda
> 
> Erik Erikson - seorang pakar psikososial terkenal- mengemukakan bahwa pada
> usia 0-1 tahun terjadi krisis yang disebut Basic Trust versus Basic
> Mistrust (Kepercayaan Dasar vs Ketidakpercayaan Dasar). Maksudnya, pada
> masa ini bayi berusaha mengembangkan rasa percaya dan rasa tidak percaya
> dalam perbandingan yang tepat.
> 
> Mengingat ibu adalah figur yang paling dekat dengan bayi, maka yang
> pertama kali perlu ditumbuhkan adalah rasa percaya bayi pada ibunya. Ibu
> dapat menciptakan rasa percaya dengan memberikan pengasuhan yang sensitif,
> yaitu mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan bayi dan memberikannya
> pada waktu yang tepat. Ibu juga perlu memiliki rasa percaya diri tentang
> makna penting peran mereka sebagai orang tua. Selain itu bayi dapat
> mengembangkan rasa percaya diri mereka, bila merasa orang lain menerima
> kehadiran mereka.
> 
> Bayi yang berhasil mengembangkan rasa percaya, tidak terlalu gelisah bila
> lapar atau takut. Mereka percaya bahwa ibu mereka akan memberikan apa yang
> mereka butuhkan. Akan memberi makanan bila mereka lapar. Dan akan memberi
> ketenangan bila mereka takut. Mereka juga mampu bertoleransi ketika ibu
> mereka lenyap dari pandangan, karena mereka yakin ibu mereka akan kembali.
> 
> Sebenarnya rasa tidak percaya juga tetap perlu dikembangkan. Dalam porsi
> yang tepat,  rasa tidak percaya berguna untuk mendeteksi datangnya bahaya
> atau untuk mendeteksi kebohongan orang lain. Meskipun demikian rasa tidak
> percaya yang tumbuh melebihi rasa percaya, akan membuat bayi Anda tumbuh
> menjadi individu yang frustrasi, menarik diri, mudah curiga dan kurang
> percaya diri.
> 
> 
> TIPS ALAT PERMAINAN
> 
> Sesuaikan dengan tahapan usia anak 
> 
> Pilihlah alat permainan yang sesuai dengan usia balita Anda. Lihat
> kemasannya dengan teliti, karena ada alat permainan yang dilengkapi dengan
> keterangan usia pada kemasannya. Bila Anda memberikan alat permainan yang
> sebenarnya untuk anak yang lebih muda daripada anak Anda, maka alat
> permainan itu akan terlalu mudah dimainkan, sehingga anak Anda mudah bosan
> dan tidak tertarik lagi. Sebaliknya, bila alat permainan itu untuk anak
> yang lebih tua, tingkat perkembangan intelektual dan motorik yang belum
> memadai akan mengakibatkannya mengalami kesulitan atau alat permainan
> tersebut dapat membahayakan dirinya. 
> 
> Perhatikan ukuran dan bahan yang digunakan 
> 
> Untuk menghindari alat permainan tertelan, pilihlah yang tidak mudah lepas
> dan berukuran terlalu kecil. Pastikan alat permainan tersebut tidak dibuat
> dari bahan beracun, termasuk jenis cat yang digunakan. 
> 
> Hindari alat permainan yang mudah pecah 
> 
> Dalam usianya yang masih balita, anak Anda belum pandai menjaga barang.
> Selain itu kadang-kadang timbul rasa ingin tahunya tentang apa yang akan
> terjadi bila suatu benda dijatuhkan. Oleh sebab itu pilihlah alat
> permainan yang tidak mudah pecah, agar tidak melukai anak Anda dan juga
> menghemat uang Anda. 
> 
> Hati-hati bila membelikan alat permainan yang menggunakan tenaga listrik 
> 
> Alat permainan dengan tenaga listrik cukup riskan bagi balita, terutama
> bila terjadi kelengahan pengawas. 
> 
> Berikan alat permainan yang kuat dan tahan lama 
> 
> Alat permainan yang kuat dan tahan lama dapat menghemat keuangan Anda.
> Alat permainan milik si sulung dapat diwariskan kepada adiknya kelak. 
> 
> Berikan alat permainan dengan informasi yang jelas 
> 
> Dengan informasi yang jelas, alat permainan dapat digunakan seoptimal
> mungkin. 
> 
> Hindari alat permainan yang menggunakan baterai, berilah alat permainan
> yang memungkinkan anak untuk lebih aktif dan kreatif 
> 
> Alat permainan yang menggunakan baterai memiliki cara kerja yang baku,
> bergerak baku dan hanya dapat dimainkan dengan cara yang terbatas. Hal ini
> berbeda dengan balok-balok, misalnya, yang dapat dibentuk sesuai dengan
> kreatifitas anak. 
> 
> 
> Kemampuan  Indera  Bayi
> 
> Penglihatan
> 
> Bayi baru lahir memiliki hanya setengah bidang penglihatan orang dewasa,
> karena sel batang matanya belum berkembang kecuali sekitar fovea.
> Penglihatan warna sama sekali tidak ada atau minim karena sel kerucut
> belum berkembang. Ia juga belum dapat memfokuskan kedua mata pada obyek
> secara bersamaan dan akibatnya semua tampak kabur. Kemampuan mata
> mengikuti obyek bergerak baru ada pada minggu pertama. Yang pertama kali
> berkembang adalah gerakan mata horisontal, lalu diikuti perkembangan
> gerakan mata vertikal.
> 
> Pendengaran
> 
> Pendengaran adalah indera yang paling lambat berkembang setelah bayi
> lahir, ini karena  telinga tengah tersumbat oleh cairan amniotik selama
> beberapa hari. Karena itu, gelombang suara tidak dapat masuk ke telinga
> dalam, di mana posisi sel-sel pendengaran berada dan sel ini baru
> berkembang sebagian. Bayi lebih cepat mendengar frekuensi rendah dan lebih
> cepat bereaksi terhadap suara manusia. Pendengaran normal berkembang dalam
> tiga atau empat hari pertama saat cairan sudah keluar dari telinga tengah.
> Kemudian bayi dapat menentukan arah datang suara dan membedakan tinggi
> serta identitas suara. 
> 
> Penciuman
> 
> Sel-sel indera penciuman telah berkembang saat lahir, dan terletak di
> bagian atas hidung. Bayi sudah dapat membedakan bau, salah satu contoh
> adalah saat ia menghindari rangsang yang tidak disukai dengan cara
> menangis, atau membalik-balikan tubuh dan kepala. Sedangkan terhadap
> rangsang yang menyenangkan ia bereaksi dengan mengisap-isap dan keadaan
> tubuh tenang.
> 
> Pengecapan
> 
> Indera pengecapan berkaitan erat dengan penciuman. Sel-sel pengecapan yang
> terletak di permukaan lidah dan area pipi telah berkembang, karena itu
> indera pengecapan bayi sudah berfungsi dengan tajam. Umumnya bayi bereaksi
> positif terhadap rasa manis yang ditunjukkannya dengan cara mengisap-isap.
> Sedangkan untuk reaksi negatif terhadap rasa asin, asam dan pahit,
> diekspresikan dengan menangis dan menggeliat-geliat. 
> 
> Kepekaan Organik
> 
> Kepekaan bayi terhadap rasa lapar sudah berkembang penuh saat lahir.
> Kontraksi-kontraksi laparnya terjadi pada hari pertama demikian pula rasa
> haus.
> 
> Kepekaan Kulit
> 
> Kulit sebagai alat indera yang digunakan untuk meraba, serta merasakan
> tekanan dan suhu sudah berkembang sejak lahir. Kepekaan terhadap rasa
> dingin lebih berkembang dibandingkan untuk rasa panas, sedangkan kepekaan
> bayi terhadap rasa sakit masih lemah pada hari pertama atau kedua,
> selanjutnya berkembang dengan cepat. Reaksi ini tumbuh lebih cepat di
> bagian depan tubuh daripada bagian belakang.
> 

>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<

Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html 
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]











Kirim email ke