Pengalaman saya mengemudi saat hamil berbeda waktu anak pertama (laki) dan
anak kedua (cewek). Waktu anak pertama saya masih menyetir sampai usia
kandungan sembilan bulan sedangkan anak kedua, memasuki delapan bulan saya
berhenti menyetir (sekali-sekali nyuri nyetir kalau terpaksa) karena saya
sering merasa keram di betis sehingga saya takut kalau lagi nyetir kemudian
sakit itu menyerang. Sedangkan waktu anak pertama, karena tidak perna merasa
ada gangguan apa-apa saya tetap aja nyetir (Saya cuti melahirkan di hari
saya ditentukan untuk melahirkan) pergi dan pulang kantor. Jaraknya sih
memang hanya sekitar 10 menit dari rumah.
Jadi menurut saya tergantung kondisi masing-masing, kalau kita merasa tidak
fit untuk melakukan itu,jangan lakukan.
Sekian sharing saya.
Mamanya Ade dan Dinda
----- Original Message -----
From: Dyah Qwartina <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milist Balita Anda <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 05, 2000 05:39
Subject: [balita-anda] Mengemudi kondisi hamil
> Rekan - rekan, saya mohon sharingnya bagi yang punya pengalaman.
> - Seberapa bahayakah bagi wanita hamil bila mengemudikan mobil sendirian ?
> - Dan mulai usia kandungan berapakah sebaiknya kita tidak boleh mengemudi
> sendiri ?
> - Saya akan sangat berterima kasih apabila ada rekan yg punya pengalaman
mau
> bercerita pd saya. Trims.
>
> Salam,
> Dyah.
>
>
> >> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> ->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]