Ibu Rukmi,
Saya baru dapat momongan dan sekarang usianya baru 3,5 bulan. Dulu waktu
dinyatakan
hamil, saya juga punya ketakutan yang sama terutama harus menjaga mulut dan
buat saya
cukup berat juga selama 9 bulan harus benar-benar mengerem setiap
pembicaraan karena
pada dasarnya saya termasuk "bawel".
Kalau saya ketemu orang atau sesuatu yang "menghibakan" saya usahakan cuma
lihat sebentar
saja dan tidak dipikirkan lama dan tentunya kita juga selalu berdoa setiap
hari untuk kesehatan
janin dan mamanya. Juga nonton TV atau baca koran -- apalagi sekarang
berita di koran makin
mengenaskan saja -- semuanya saya ikuti dan buat saya baca koran merupakan
suatu kebutuhan.
Puji Tuhan, bayi saya lahir sehat dan lucu. Jadi nggak usah terlalu
dipikirkan, jalani saja kehamilan
ini dengan tenang. Sekian saja sharingnya.
mama Vanessa
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
|-------->
| |
|-------->
>-----------------------------------------------------------------------|
| |
>-----------------------------------------------------------------------|
|-------->
|To: |
|-------->
>-----------------------------------------------------------------------|
|[EMAIL PROTECTED] |
>-----------------------------------------------------------------------|
|-------->
|cc: |
|-------->
>-----------------------------------------------------------------------|
|(bcc: Susi Sutanto/Kawan_Lama) |
>-----------------------------------------------------------------------|
|-------->
| |
|-------->
>-----------------------------------------------------------------------|
| |
>-----------------------------------------------------------------------|
|-------->
|Subject:|
|-------->
>-----------------------------------------------------------------------|
|[balita-anda] hubungan ibu hamil & carita sadis |
>-----------------------------------------------------------------------|
dear netters
saya seorang calon ibu ( anak pertama ) yang tengah hamil 6 bulan,
sejak awal kehamilan, banyak orang yang mengingatkan saya untuk
bersikap relaks, tidak stress, mendengarkan cerita cerita yang
menyenangkan, serta menghindari mendengarkan / melihat berita atau
cerita yang menyeramkan / sadis.
yang menjadi pertanyaan saya, apa sich, hubungan antara cerita serem /
sadis dengan ibu hamil, walaupun mungkin waktu mendengarkannya, kita
tidak meberikan reaksi yang terlalu berlebihan, mendengarkan hanya
sebagai cerita biasa.
mohon sharingnya donk...
salam manis
Rukmi S.
>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]