Dear netters,
Cerita Kirna sangat menggugah hati saya, saya hanya turut berdoa mudah-mudahan ibu dan 
papa Kriana tabah, terus terang saya waktu baca cerita Kirana ini saya menitikan air 
mata karena saya juga pernah mengalami-nya.  Waktu kehamilan saya pertama jelasnya 
saya dan suami sangat gembira, kami berusaha mencari DSOG yang tentunya bagus, 
akhirnya kami putuskan memilih salah satu DSOG di Hermina Bekasi (boleh dibilang 
dokter TOP-banyak pasien), beberapa teman suami saya waktu itu pernah kasih saran, 
mumpung masih dini kehamilan saya, agar  periksa darah karena mereka mempunyai 
pengalaman terhadap virus TORCH.  WAktu itu saya&Suami sempat tanyakan untuk periksa 
darah, tapi dokternya menjawab , Ibu sehat-sehat saja kan?! tidak ada keluhan, lagian 
khan periksa darah mahal..saya kira tidak usahlah. Begitu juga dengan permintaan USG 
dia selalu bilang mahal.    Ketika kehamilan saya yang ketujuh bulan saya minta USG 
untuk mengetahui jenis kelamin janin saya, dokternya masih sempat bilang,...akh..Bu 
saya rasa tidak perlu, apapun yang dikasih yang diatas kita harus bersyukur.  Lalu 
kita jawab...Betul Dok...tapi kami juga pengen tau letak janin apakah bagus?!? 
akhirnya saya-pun di USG. Ketika USG perlahan-lahan dokter hali USG-nya pun memeriksa, 
 ini tanganya, ini kakinya,  jenis kelaminya..akhirnya dia pengen cari letak kepala 
yang mungkin dari awal-nya dia belum lihat..lalu diba bilang...koq kebawah banget.  
dia coba tekan di daerah perut saya yang paling bahwah...lalu dia bilang bu..pa..apa 
Ibu dan Bapak masih saudara dekat? (kawin saudara) oh...kita bilang tidak.....suami 
saya sudah curiga, lalu dia bilang...kenapa dok, dokternya bilang janin yang saya 
kandung Anencepalus (karena kita tidak mengerti anencepalus kami sempat terdiam) dan 
saya sebenarnya sudah mulai resah ada apa?!? seperti disambar petir di siang bolong 
mendengar keterangan dokter ahli USG tsb apa itu Anencepalus saya pun sebagai Ibu muda 
tidak bisa bendung emosi, yang langusng menangis, dan otomatis kami-pun kecewa sama 
DSOG  yang kami percayai karena dia kurang teliti. Dokter ahli USG mengatakan ibu 
kenapa tidak periksa darah. kalau-lah ibu periksa darah dari dini. mungkin masih bisa 
ditanggulangi.  Akhirnya dokter USG tsb minta rujukan USG ke RSCM, masih juga kurang 
puas dengan hasil USG RSCM yang hasilnya sama dengan USG di hermina, kami cari tahu 
Dokter Ahli USG yang bagus, akhirnya diberikan referensi untuk USG di YPK, hasilnya 
sama anencepalus, dan ditemukan lagi menigokel (gumpalan darah - darah yang menumpuk) 
di kepala.  Rekan netters... Anencepalus itu adalah pembentukan kepala yang tidak 
sempurna.  Jadi, saraf motorik-nya tidak terbentuk.  Menurut dokter, apailba janin tsb 
lahir, hidupnya tidak lama karena, biasanya paling lama 2-3 hari saja.  Ini dakibatkan 
karena tidak adanya perintah atau motorik yang sangat berperan utama dalam setiap 
tubuh manusia.  Pendek cerita akhirnya kami pindah dokter ke dokter USG yang dihermina 
tsb (kebetulan dia juga DSOG) dan saya melahirkan  di usia kehamilan 7 bulan, normal 
(yang membantu saya adalah DSOG yang ahli USG tsb).  Saya melahirkan bayi saya yang 
beratnya 900 gr (berat kurang dikarenakan bagian yang paling berat janin sempurna 
adalah terletak di kepala).  Saya sedih melihat bayi saya yang cantik yang tidak bisa 
survive, dan sekaligus sangat sedih melihat keadaanya.  Akhirnya saya & suami 
merelakan semuanya tidak usah menyalahkan dokter atau diri sendiri kenapa tidak 
begini, kenapa tidak begitu,  mungkin Tuhan berencana untuk semua itu.  Dibalik 
kesedihan kami, pasti ada penghiburan atau kesukaan.  Kami juga harus cukup kuat 
mental dengan pertanyaan -pertanyaan kerabat maupun saudara Koq bisa begitu??!?!?!  
turnan kita tidak ada yang Begitu?!??!? atau malah ada yang menganggap tulah.  Sesudah 
melahirkan, saya periksa darah dan terdeksi bahwa ketika hamil saya terserang virus 
positf  Rubella, CMV dan HSV1.  BAyangkan rekan netters, banyak sekali virus positf 
dalam darah saya.  Dokter DSOG kami yang baru sangat yakin akibat dari kegagalan 
bentuk rongga kepala belankang dari bayi kami tsb adalah CMV.. sangat berbahaya.     
Benar...keoptimisan kami untuk mendapat-kan ganti...4 bulan sesudah melahirkan saya 
terlambat datang bulan, dan setelah periksa ternyata saya positif hamil.  Saya masih 
tetap khawatir, trauma,  cepat-cepat kami lapor DSOG dan kami pun cepat-cepat diminta 
untuk periksa darah.. masih terinveksi tapi kadarnya masih toleransi (saya lupa 
titer-nya), dengan hati yang tetap resah dan terus beroda agar janin yang saya kandung 
sehat.  DSOG saya pun sangat teliti dan perhatian (maklum dia-lah yang kami percaya 
dan kami selalu wanti-wanti Dok...kalau ada apa-apa tidak usah takut atau harus 
periksa- ini dan itu,  utnuk biaya, dokter tidak usah takut-uang masih bisa di cari.  
begitulah kami selalu berkata) selama kehamilan tsb, saya masih tetap rutin cek darah 
untuk memonitor virus tsb, hingga usia kehamilan saya 6 bulan disimpulkan sehat, 
bagus.  dan akhrinya pada usia ke-9bulan saya melahirkan bayi permpuan beratnya waktu 
itu 3,250gr sehat. dan sekarang sudah berusia 8 bulan.  Puji Tuhan diberikan kesehatan 
kepada saya dan anak saya.  Oh... ya rekan netters...salah satu resep yang diberikan 
DSOG saya waktu itu untuk menjaga kondisi tubuh saya agar vit selalu saya diminta 
minum jus wortel & tomat setiap hari.  Karena saya tidak dibolehkan sakit...kalau 
sakit biasanya titer virus-nya bisa naik.  Jadi untuk menjaga stamina ya itu...dilain 
sisi makanan harus makanan yang baik, hygenis, dan well done. 
Infromasi mengenai virus yang saya dapatkan dari dokter tsb, memang setiap wanita 
punya bibit virus-viru tsb (OTRCH = Toxo, Rubela, CMV, HSV1,&2) tapi tergantung daya 
tahan tubuh...kita tidak tahu kapan kita diserang oleh virus-virus tsb.  Datang pada 
saat saat yang kita tidak duga disaat kehamilan.  Kalau tidak hamil, virus tersebut 
tidak berbahaya atau tidak ada efeknya bagi kita.  Tapi apabila kita terindikasi 
positif dan sedang hamil, sangat berbahaya.  Menurut DSOG saya CMV, dia akan menyerang 
kepala-akibatnya janin anencepalus, dll yang sangat fatal virus ini biasanya 
mengerogoti pembentukan tulang di kepala.  Akibatnya kepala sijanin kecil (kalau janin 
biasanya bagian yang terbesar apabila di USG adalah kepala, maka yang kena CMV, 
kepalanya kelihatan kecil).  Sebaliknya Toxo dapat mengakibatkan hydrosephallus kalau 
rekan netters pernah lihat atau nonton di TV pernah ada bayi baru lahir beberapa hari 
kemudian kepalanya membesar atau kelebihan cairan, dll.  

Rekan netters, sorry kalau  saya jadi curhat, tapi siapa tahu informasi/pengalaman ini 
berguna bagi rekan netters.  Yah..memang sangat baik periksa darah sebelum hamil.  
Buat mama & papa-nya Kirana..tabalah saya rasakan apa yang kalian rasakan, karena saya 
sudah mengalaminya, krisis mental, malah akhrinya saya menutup diri.  Tidak mau 
bertemu teman-teman saya, karena saya pikir mereka sudh punya momongan yang lucu-lucu 
sedangkan saya gagal.  Untunglah suami saya selalu mengajarkan saya untuk selalu 
optimis.

Bundanya Dinda

----------
From:   Mamik2[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent:   Thursday, June 08, 2000 9:19 PM
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [balita-anda] Virus dan kehamilan

Yth,mba'Sinta..
Aduh saya jadi khawatir,
Sekarang saya sedang mengandung 7 bln,kira2  mulai sebulan yang lalu
saya mulai mengkonsumsi susu segar (product pengalengan dan supermarket
-indomilk / ultra susu murni),ini atas anjuran teman saya (orang
india)katanya bagus untuk orang hamil
Kira2 bagaimana ya.....


Salam,Mamik (Mama Ghifari)-----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 09 Juni 2000 10:37
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [balita-anda] Please Help Kiran
> 
>      
>         Mba Stella yg sedang mengandung,
> 
>         Utk terhindar dari segala kemungkinan salah makan atau
>         resiko makan makanan yg kemungkinan ada virusnya sebaiknya
> hindari      
>         makanan yg setengah matang, baik daging2an, telor bahkan
> sayur2an       
>         sekalipun.  Jadi harus betul2 well done.
>         Bahkan menurut DSOG saya sebaiknya kalo sedang hamil sebisa
> mungkin 
>         hindari mengkonsumsi susu murni krn disitu resiko kedapatan
> virus 
>         sangat tinggi.
> 
>         Sekian sharing dari saya, mudah2an ada gunanya.
> 
>         Salam,
>         Bunda Salmadita
> 
> 
> ______________________________ Reply Separator
> _________________________________
> Subject: Re: [balita-anda] Fw: [aksek_tarakanita] Please Help Kiran
> Author:  stella.martini ([EMAIL PROTECTED]) at MIME
> Date:    6/9/00 9:55 AM
> 
> 
> Aduh saya turut prihatin banget...tapi maaf saya engga punya solusi
> apa-apa....s
> aya malah baru denger. Moga-moga Kirana dan keluarga diberi kekuatan
> oleh Tuhan.
>      
> Saya malah mo' nanya...apa yang dimakan oleh ibu hamil yang mengandung
> citomegal
> ovirus ?? Saya lagi hamil 6 bulan, sudah cek sih cmv nya
> negatif...tapi saya jad
> i kuatir...takut salah makan. Ada netters yang bisa sharing ??
>      
> Salam,
>      
> mama john
>      
> --
>      
> On Fri, 9 Jun 2000 09:51:43   
>  >>klara<< wrote:
> >
> >> Message from Melis Manager: This is a very serious case that could
> happen 
> >to a baby.  Therefore, should anyone has information about the
> alternative 
> >cure for this disease or has information on sponsors that might help 
> >financing the medication, please contact: [EMAIL PROTECTED] 
> >Meanwhile, let's pray for Kirana too and forward this message to as
> many 
> >people as we can..
> >> Yura Raesianty is one of Tarki alumni - Disa 
> >>
> >>
> >>
> >>  BAHASA INDONESIA:
> >> Para dokter di RSCM baru saja menkonfirmasikan bahwa keponakan
> kecil saya 
> >> yang manis KIRANA terkena virus mematikan bernama CYTOMEGALO VIRUS
> (CMV). 
> >Hasil
> >> test darahnya (TORC) menunjukkan 1:100 dan menurut dokter terlalu
> tinggi 
> >apalagi
> >> untuk bayi seusia Kirana yang baru 3 bulan saja (14 minggu)
> umurnya.
> >> Dia mendapatkan virus itu dari makanan yang dimakan ibunya saat
> mengandung 
> >> Kirana dan saat ini virus tersebut sedang aktif menghancurkan daya
> tahan 
> >> tubuh mungilnya.
> >> Akibat dari aktifitas virus ini bermacam macam, namun ciri awalnya 
> >terlihat
> >> sekaligus: bintik kemerahan di setiap lipatan kulitnya yang
> kemudian 
> >> menjadi bintik bintik putih yang menyebar hampir di seluruh
> permukaan 
> >kulit
> >> tubuhnya, diare yang tidak berhenti berhenti, mengeluarkan darah
> dan 
> >lendir disertai kejang perut yang sangat menyakitkan (aku tidak tahan
> setiap 
> >kali melihat wajahnya yang kesakitan dan rintihannya), daya
> pendengarannya 
> >yang dari
> >> hari ke hari semakin berkurang, nyeri pada sendi sendi tubuhnya,
> dll. 
> >Akibat
> >> terparah dari virus ini adalah kemunduran intelegensi dan kerusakan
> otak. 
> >> Hari ini Kirana sedang menjalani tes rekam otak untuk mengetahui
> apakah >> 
> virus ini sudah menyerang otaknya. Karena jika iya, berarti akan
> terjadi >> 
> pengapuran yang menyebabkan tersumbatnya cairan dari otak ke tubuh,
> >diikuti 
> dengan membengkaknya otak dan kepala yang membesar secara terus
> >menerus. 
> Jika ini terjadi (Ya Allah, semoga tidak!) maka diperlukan operasi
> >besar 
> beresiko
> >> tinggi dengan biaya yang juga sangat mahal.
> >> Kemarin malam kami terpaksa membawanya ke ruang gawat darurat RSCM
> untuk 
> >> penanganan pertama diare karena kondisi tubuhnya yang melemah,
> denyut nadi 
> >> melemah, dan feces yang terdiri dari darah dan lendir serta nafas
> yang
> >> sulit.  Berdoalah bagi Kirana agar hasil test otaknya negatif.
> Tapi, 
> >kalaupun
> >> virusnya belum sampai ke otak, tetap saja harus dihilangkan.
> Sebetulnya 
> >dokter
> >> bilang ada anti virus yang bisa dimasukkan ke tubuh mungil Kirana
> melalui 
> >infus yang harus disuntikkan selama 14 hari berturut turut tapi
> harganya 
> >juga tidak main main. 750 ribu untuk 1 dosis sedang dia butuh 14 kali
> lipat 
> >sehingga anti
> >> virusnya saja sudah sekitar 10 juta rupiah, belum termasuk biaya
> rumah 
> >sakit,
> >> dokter, labolatorium, dll.
> >> Kami bukan keluarga kaya. Kedua orangtua Kirana bekerja keras
> setiap hari 
> >> untuk memenuhi kebutuhan Kirana. Seluruh keluarga sudah berusaha
> urunan 
> >tapi
> >> tetap saja uangnya tidak cukup sementara virusnya semakin hari
> semakin 
> >hebat
> >> menyerangnya. Itu sebabnya kami membutuhkan alternatif. Katanya ada
> orang 
> >> di Bogor yang menemukan ramu ramuan tradisional untuk menghilangkan
> virus 
> >ini.
> >> Jadi jika teman-teman punya informasi, APAPUN baik mengenai
> virusnya, 
> >> literaturnya, penanganannya, pengobatannya, orang yang bisa
> menolong
> >> Kirana, APAPUN, akan sangat membantu kami sekeluarga. Berhubung
> kami cuma 
> >punya
> >> sedikit sekali informasi mengenai virus ini dan penanganannya.
> Cacat 
> >fisiknya,
> >> mungkin dengan berat hati masih bisa kami terima, tapi kemungkinan
> cacat 
> >mentalnya, sangat melemahkan hati kami. Sementara sebetulnya, jika
> saja 
> >virus itu segera dihilangkan, semua kemungkinan terburuk dapat
> dihindari. 
> >Jika sekiranya mungkin ada teman yang bisa membantu tapi belum ada di
> 
> >mailing list di atas, bantulah saya untuk mem-forward pesan ini.
> >> Tubuh Kirana semakin lemah setiap harinya, pendengarannya semakin
> lemah, 
> >> otot otot tubuhnya semakin lemah, rasanya tidak tahan untuk hanya
> berdiam 
> >diri
> >> dan melihatnya bertambah parah setiap hari. 
> >> Please help Kirana..
> >> thank you,
> >> kianty
> >
> >
> >> ENGLISH:
> >> Doctors has just confirmed us that our sweet little niece KIRANA
> got 
> >infected by
> >> a very dangerous virus called Cytomegalo virus (CMV). Her blood
> test 
> >(TORC) indicates 1:100 which is very high according to the doctor,
> not to 
> >mention
> >> that our Kirana is just 3 months old (14 weeks).
> >> She got infected when she was still in her mom's womb and now the
> virus is 
> >> actively destroying her body.  The impact of this active virus are
> varies, 
> >and most of the time will attact her at once: the first indication we
> can 
> >see from her is that there are white spots all over her body,
> continuos 
> >diarhea followed by stomache (cholic)--I can't stand to see her face
> that 
> >full of pain), decreasing hearing ability, painful joints, etc.
> Further 
> >possible damage is mentally retarded or brain damage.
> >> Last Wednesday Kirana was having a citiscan to find out whether the
> virus 
> >> already attacking her brain or not because if this happen, the
> virus will 
> >> block the fluid in the brain and make it swallow. And this need a
> major 
> >surgery
> >> which cost millions and very risky too..
> >> Last night we had to rushed Kirana to emergency room because she
> has a 
> >very
> >> weak pulse and difficult breathing. Now she is at RSCM hospital and
> still 
> >has
> >> diarhea.  Let's hope that the virus hasn't got into her brain at
> all, but 
> >we still have to get rid of the virus. doctor said that there is an
> anti 
> >virus that can be given to her via 14 days transfusion but it can
> only 
> >guarantee 75% healing. And the cost is very expensive for us too: 
> >Rp.750.000,- per vial (dossage) means 14 x 750.000,- = 10.500.000,-
> only for 
> >the anti virus, excluding the hospitalization, doctors, etc.
> therefore we 
> >really need alternatives. One of the literature said that herbs are
> one of 
> >them. We heard someone in Bogor has succeed in finding the herbs to
> heal 
> >Toxoplasm but we don't really know how to find him.  That is why I
> need your 
> >help. If you by coincidence have any information, I mean anything,
> about the 
> >virus, the antidote or person who can help her to get better, I will 
> >appreciate it so much. Maybe you can ask friends of yours, or
> anyone..please 
> >do.
> >> I can't just sit and wait our little Kirana get worsed and weakened
> 
> >> everyday..Please pray with us!
> >>
> >
> >
> >
> >>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
> >>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id 
> >>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> >Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] 
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>      
>      
> Send FREE Greetings for Father's Day--or any day!
> Click here: http://www.whowhere.lycos.com/redirects/fathers_day.rdct
>      
> >> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
> >> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id 
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>      
>      
>      
>      
>      
>      
>      
>      
>      
>      
>      
> 
> >> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
> >> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]














>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]












Kirim email ke