Masalah toxoplasma dialami juga oleh istri, pengalaman kami yang dapat
dishare adalah sbb:
pada kehamilan pertama bayi yang dikandung meninggal dan usia kandungan
masuk di 9 bulan (menurut dokter krn preeclampsia) dan yang kedua keguguran
(menurut dokter krn toxoplasma), istri menjalani pengobatan sampai 18 bulan
dan baru diperbolehkan hamil lagi alhamdulillah sekarang sudah punya du yang
keduanya lahir premateur dengan caesar pada usia kandungan 8 bln ( berat
lahir yang pertama 2,2 kg dan yng kedua 1,7 kg) alasan dilakukan caesar
karena istri saya selalu mengalami eclampsia (darah tinggi pada saat
hamil)...

Kembali ke toxoplasma menurut para dokter virus ini tidak bisa dihilangkan
dan akan selalu mengidap di para ibu, ia akan mulai berkembang biak apabila
kondisi tubuh lemah dan hidup subur pada cairan di plasenta... jadi sampai
saat ini istri saya masih mengidap toxo dan eclampsia..

Baru-baru ini saya dikasih tahu sama teman di kantor bahwa ada pengobatan
alternatif yang pernah berhasil menghilangkan toxo dan beritanya ada di
majalah Kartini edisi 2008 tanggal 20 April 2000, insya Allah kamipun akan
mencobanya....

Barangkali ada ibu-ibu yang punya pengalaman, tolong tambahkan info ini
untuk sekedar share idea...



-----Original Message-----
From: YULI (GGPC/TBG) <[EMAIL PROTECTED]>
To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, June 23, 2000 11:17 AM
Subject: [balita-anda] FW: [WartaBerita] Toxoplasma Tak Selalu dari Kucing




> ----------
> From: NGSCOM[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, June 23, 2000 9:21 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [WartaBerita] Toxoplasma Tak Selalu dari Kucing
>
> Banyak wanita -- baik sedang hamil atau tidak -- menghindari kucing
> karena khawatir terkena penyakit toxoplasmosis. Tetapi, adakah
> fakta-fakta yang mendukung anggapan yang sering keliru itu?
>
> Sebuah survei tak resmi yang dilakukan terhadap sejumlah penduduk di
> Jakarta mengungkapkan, sebagian besar mereka hanya memiliki
> pengetahuan terbatas tentang fakta yang benar tentang parasit,
> toxoplasma dan penyakit toxoplasmosis yang diakibatkan oleh parasit
> itu.
>
> Semua peserta survei mengatakan, mereka akrab dengan nama penyakit
> tersebut dan penyakit itu bisa berbahaya bagi bayi-bayi yang belum
> lahir. Namun, tak seorangpun tahu bagaimana penyakit itu ditularkan
> kepada manusia, atau bahwa daging merupakan sumber lain dari infeksi
> ini. Beberapa peserta survei mengatakan, mereka yakin jika memegang
> atau memelihara seekor kucing, mereka bisa tertular penyakit itu.
>
> "Banyak orang berfikir bahkan dengan hanya menyentuh seekor kucing
> saja, mereka bisa tertular penyakit tersebut," kata dr. Siti Zaenab,
> dokter hewan yang membuka praktek bersama suaminya, dr. Gunadi
> Setiadarma, di kawasan Jakarta Selatan.
>
> "Mereka tidak berpengetahuan luas. Para wanita yang berencana menikah,
> datang ke tempat praktek kami khusus untuk menanyakan bagaimana mereka
> bisa tertular dan apakah aman untuk memelihara seekor kucing,"
> katanya. Menurut Siti Zaenab, ia hanya menemukan sedikit kasus
> toxoplasma pada kucing.
>
> Lalu, dimanakah tepatnya parasit itu berada dan seberapa mudah orang
> untuk tertular toxoplasma ? Toxoplasma terdapat dalam kotoran sejumlah
> kucing dan daging sapi yang dimasak kurang matang. Masuknya
> spora-spora dari sumber-sumber tersebut ke dalam mulut anda, bisa
> mengarah kepada ketularan parasit tersebut.
>
> Kucing-kucing bisa terkena parasit itu karena menangkap tikus atau
> binatang liar lainnya. Tetapi, sulit untuk mendeteksi apakah kucing
> anda memiliki parasit itu, karena hewan-hewan ini jarang
> memperlihatkan efek-efek yang jelas pada minggu-minggu pertama
> penularan. Namun demikian, spora-spora bisa memancar ke dalam
> kotoran-kotoran kucing. Dalam sebuah kotak kotoran kucing, diperlukan
> waktu satu sampai lima hari sebelum spora-spora itu berkembang. Oleh
> karena Siti menyarankan agar kotak kotoran kucing dibersihkan setiap
> hari untuk mengurangi resiko tertular penyakit tersebut.
>
> Di Amerika Serikat, menurut dr. Susan Hall dari Perkumpulan Dokter
> Hewan bagi Hak-hak Binatang, sebagian besar kasus penyakit itu pada
> manusia terjadi karena makan daging tidak matang, terkontaminasi hewan
> atau makan sayuran yang tidak dicuci.
>
> "Hasil-hasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi antara insiden
> toxoplasmosis dengan kepemilikan kucing," katanya. "Tidak adil
> menyalahkan kucing, karena kucing dikenal sebagai "tuan rumah" yang
> baik." Menurut Hall, bahkan di AS para dokter masih mengatakan kepada
> para wanita hamil untuk membuang kucing mereka.
>
> Antibodi
>
> Sedangkan menurut dr. Gunadi, wanita yang memiliki seekor kucing
> beberapa waktu sebelum hamil mungkin akan membangun resistensi
> terhadap penyakit itu melalui kedekatannya dengan kucing yang mengarah
> pada tumbuhnya antibodi. "Namun, jika seorang wanita sedang hamil baru
> memelihara seekor kucing, dia mungkin berada pada resiko tinggi,"
> katanya.
>
> Para dokter menganjurkan kaum wanita untuk mengenakan sarung tangan
> saat memegang daging mentah, kotak kotoran kucing atau ketika
> berkebun. Segeralah mencuci tangan setelah itu. Sebagai suatu tindakan
> pencegahan, kaum wanita sebaiknya meminta dokter kandungan untuk
> mengambil contoh darah guna melihat apakah sudah memiliki antibodi
> untuk toxoplasma. Laboratorium menawarkan dua macam tes toxoplasma
> untuk IgG dan IgM. Tes IgG memeriksa apakah seseorang telah terkena
> penyakit itu di masa lalu. Sedangkan IgM mengecek apakah sekarang ada
> infeksi aktif dalam tubuh atau tidak.
>
> ==

>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















>> Pusing milih POP3 atau web mail? mail.telkom.net solusinya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]












Kirim email ke