Bukti Kasih Ibu
Walau pun mungkin dianggap terlalu berlebihan, ada pepatah kuno yang
me-ngatakan bahwa seorang guru agama adalah sebanding dengan sepuluh guru
biasa; seorang ayah sebanding dengan seratus guru agama; sedangkan seorang
ibu adalah sebanding dengan seribu ayah. Alangkah tingginya nilai seorang
ibu yang baik bagi seorang anak manusia.
Tidak ada seorang manusiapun yang tidak terlahir melalui rahim seorang
ibu, ibulah yang pertama memberikan cinta kasih sejati, dan mengasuh anaknya
de-ngan mengorbankan segala-galanya.
Seorang ibu sejati akan memberikan tuntunan moralitas pertama kepada
putra-putrinya, sehingga tumbuhnya perasaan malu berbuat kejahatan dan takut
akibat perbuatan jahat dalam diri anaknya.
Masyarakat akan kacau balau, keluarga akan berantakan, dan kehidupan
remaja akan bobrok, jika sang ibu tidak menjalankan kewajibannya, tidak
memberikan didikan dan asuhan yang baik kepada anak-anaknya, demikian
penting peranan seorang Ibu sejati.
Marilah kita renungkan bersama tentang kasih sayang dan jasa sang ibu.
Seorang bijaksana menyanjung dan memuji kebajikan seorang ibu dengan
menyanyikan puisi, sebagai berikut :
-> Dengan penuh kasih sayang dia melindungi kita, membesarkan kita dengan
air susunya.
-> Dia mengasuh dan memelihara dengan penuh perhatian; dia dikaruniai
sifat-sifat mulia.
-> Seorang ibu adalah jalan ke surga, dan engkaulah yang amat dikasihinya.
-> Karena mendambakan anak, maka dengan berlutut dia berdoa di depan altar.
-> Ia memperhatikan perubahan musim dan mempelajari ilmu perbintangan.
-> Akhirnya ia merasa keinginannya yang halus terwujud; ia hamil.
-> Lalu, segera bayi yang masih dalam kandungan itu mulai mengetahui kawan
yang mencintainya.
-> Selama setahun atau kurang, ia menjaga hartanya dengan hati-hati.
-> Kemudian ia melahirkan dan sejak saat itu ia memakai sebutan
“Ibu”.
-> Dengan air susu dan senandung ia menimang anaknya yang gelisah.
-> Dibuai dalam kehangatan pelukan ibu, segera kesusahannya lenyap.
-> Ia menjaga bayi yang belum tahu apa-apa ini dari gangguan angin dan
panas.
-> Dengan membelai anaknya demikian, ibu dapat disebut sebagai perawatnya.
-> Barang apa pun yang merupakan milik suami dan dirinya, dia simpan untuk
anaknya dengan harapan “semoga”
-> Ia berpikir, “anakku sayang, suatu saat semuanya akan menjadi
milikmu”
-> “Hai anakku sayang, lakukan ini dan itu”, kata ibu yang
waswas.
-> Lalu, setelah dia dewasa, sang ibu masih juga kuatir. Kalau-kalau pada
malam hari dia mengganggu isteri orang lain,
-> Ibunya yang waswas akan bertanya dalam hati, “mengapa selarut
malam ini dia belum kembali ?”
-> Bila seseorang melupakan jasa-jasa ibunya yang telah mengasuh dirinya
dengan penuh kasih sayang,
-> Dan berani menipu ibunya, apakah yang akan diperolehnya selain daripada
neraka ?
-> Dikatakan bahwa jika mereka sangat mencintai kekayaan, maka kekayaan
mereka segera akan lenyap.
-> Demikian pula, seseorang yang melupakan jasa ayahnya akan segera
menyesali akibat yang akan diterima.
-> Hadiah, kata-kata lembut, jasa-jasa baik serta penghormatan,
-> Yang diberikan dengan batin tenang seimbang pada waktu dan tempat yang
tepat.
-> Bagi dunia, sifat-sifat mulia ini adalah bagaikan paku as pada roda
kereta.
-> Apabila tak ada sifat-sifat mulia ini, maka nama ibu akan tercemar oleh
anaknya.
-> Ibu adalah seperti Raja yang dimahkotai dengan penghormatan,
-> Para Bijaksana memuji orang yang memiliki sifat-sifat mulia itu.
-> Demikianlah, orang tua memiliki kedudukan tinggi pantas mendapatkan
pujian,
-> Oleh para bijaksana zaman dahulu, orang tua disebut Brahma, begitu agung
mereka dijunjung.
-> Orang tua yang baik patut menerima semua penghormatan dari anak-anaknya.
-> Ia yang bijaksana akan menghormati orang tuanya dengan pelayanan yang
baik dan tulus,
-> Ia harus memberikan makanan dan minuman, tempat tinggal, dan pakaian yang
baik.
-> Memandikan, menggosok mereka dengan minyak, serta dengan patuh membasuh
kaki mereka.
-> Pelayanan-pelayanan seperti itu amat dipuji oleh para bijaksana,
-> Sehingga dalam kehidupan ini dan setelah mati, dia pasti akan memperoleh
kebahagiaan.
Regards
>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
- [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Mamik2
- Re: [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Endang Susilowati
- Re: [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Ibnu Qosim
- RE: [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Tommy Sulianto
- RE: [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Evita
- RE: [balita-anda] FW: Cinta Mama Gratis Stella Martini
