Anak Tahun Kedua
http://www.satumed.com/isi_artikel/1377.html
Pendahuluan
Setelah ulang tahun pertamanya, kebanyakan anak sudah mulai mengarah kepada
kemandirian pertama mereka - kemampuan berjalan. Tahun-tahun sebelum mereka
masuk sekolah adalah waktu untuk menambah tekanan pada pengetahuan diri
sendiri, dan waktunya untuk mulai perlahan-lahan memahami konsep interaksi
sosial dan perbedaan antara kelakuan pribadi dan di muka umum.
Bahkan lebih banyak dari pada tahun pertama, seorang anak kecil harus
dimengerti sesuai tahap-tahap perkembangan tertentu. Usia kalender aktual
mungkin tidak begitu penting, dan kategori usia di bawah ini harus dianggap
sebagai panduan kasar. Yang lebih penting adalah kategori subyek, yang
mewakili masalah spesifik dalam kemajuan kearah kedewasaan.
Isi Artikel
Pelecehan Anak
Jatuh
Ketakutan
Rasa negatif
Nutrisi dan Kenaikan Berat Badan
Kegemukan
Persepsi
Keahlian
Masalah tidur
Berbicara
Rewel
Mengisap Jempol dan Jari
Melatih pergi ke Toilet
Berjalan
----------------------------------------------------------------------------
----
Pelecehan Anak
Tahun kedua adalah dimulainya tahap pertama dimana pelecehan anak paling
sering terjadi (tahap kedua adalah selama masa remaja). Pelecehan anak
mungkin mewakili kekacauan seorang dewasa tentang perpisahan ketika seorang
anak mencoba kemandiriannya.
Setiap orang tua pastilah telah mengalami kekesalan sampai ke titik dimana
dia dapat mengerti mengapa beberapa orang menyerah terhadap godaan untuk
melecehkan seorang anak. Namun untunglah kebanyakan orang tua tidak
melecehkan anak-anak mereka, dan dengan mengerti kekesalan ini tidaklah
menjadi alasan ataupun menyetujui pelecehan.
Kebanyakan orang tua yang benar-benar tidak tahan terhadap godaan ini
ternyata biasanya dulu juga dilecehkan sewaktu kecil.
[ Kembali ke atas ]
Jatuh
Tak seorang anakpun belajar berjalan tanpa banyak jatuh. Mungkin ada
untungnya karena pada saat proses ini dimulai, kebanyakan anak tampaknya
tidak takut. Juga, untungnya, tengkorak kepala tidak menutup sampai usia 18
bulan pada kebanyakan anak, jadi dapat menahan sebagian besar dari dampak
jatuh tanpa merusak otak.
Namun, orang tua harus menanggapi jatuh sebagai sangat serius. Bila
mengakibatkan hilangnya kesadaran atau tingkah laku yang membingungkan, anda
seharuslnya segera menemui seorang dokter. Cara-cara pencegahan selalu lebih
disukai daripada menangani kondisi kritis.
Anak yang baru bisa berjalan sebaiknya diajarkan untuk tidak jatuh langsung
ke belakang seperti batang kayu dengan berulangkali membungkukkan mereka
dari posisi berdiri ke posisi duduk. Anak-anak juga belajar dengan meniru;
memperlihatkan seorang anak yang baru bisa berjalan cara untuk menuruni
tangga dengan merangkak langkah demi langkah bisa mencegahnya jatuh.
[ Kembali ke atas ]
Ketakutan
Kadang-kadang dalam tahun kedua semua anak menjadi lekat dengan orang tua
dan takut terhadap orang asing, keluarga, dan terutama dokter. Seorang
dokter yang sensitif akan memeriksa anak berusia 2 tahun ketika anak
tersebut duduk dipangkuan orang tuanya atau berdiri di muka sang dokter.
Orang tua harus selalu di dekatnya.
Orang yang melihat langsung ke mata si anak pada tahap ini atau bertanya
padanya biasanya akan memancing ketakutan mereka. Ini adalah tahap yang
benar-benar normal, namun keluarga dekat harus diwanti-wanti tentang hal ini
sebelum berkunjung.
Banyak anak kecil juga menjadi takut terhadap bak mandi pada tahun kedua
ini. Ini hanya akan menjadi serius bila orang tua memperlihatkan reaksi
serius terhadap hal ini. Untuk membantu rasa takut ini, orang tua untuk
sementara harus meneruskan menggunakan meja mandi atau wastafel seperti yang
dilakukan sebelumnya, atau mandi bersama anak di bak mandi.
[ Kembali ke atas ]
Rasa negatif
Inilah puncak dari tahun kedua. Dengan mengatakan "tidak" terus menerus, dan
sengaja memancingnya dimuka orang tua, seorang anak membuat batasan dan
mulai membuat prioritas.
Antara usia 1 dan 2 tahun, anak yang baru bisa berjalan akan sering
melakukan sesuatu yang mereka tahu akan memancing kemarahan orang tuanya,
dan tampaknya selalu meminta untuk dihukum. Mengapa? Inilah sifat alami dari
pertumbuhan kemandirian seorang anak kecil, titik dimulainya perjalanan yang
akan berakhir bertahun-tahun kemudian dengan berpisah dari orang tua.
Tugas paling penting dan berat bagi orang tua adalah bersikap konsisten
dalam mengatakan "tidak." Tidak konsisten hanya akan membingungkan si anak
dan memicu lebih banyak pancingan dan kelakuan buruk.
Rasa negatif biasanya terlihat jelas pada saat makan. Seorang anak mungkin
sama sekali menolak jenis makanan atau makanan padat tertentu, dan mungkin
mundur dan meminum dari botol atau mencoba menghisap payudara. Ini semua
adalah tanda-tanda kebingungan terhadap pertumbuhan kemandirian, dan
sebaiknya di tampik dengan rasa humor.
[ Kembali ke atas ]
Nutrisi dan Kenaikan Berat Badan
Sampai ulang tahun pertama, bayi yang sehat akan memiliki berat badan
kira-kira tiga kali beratnya waktu lahir (bayi yang besar sewaktu dilahirkan
mungkin tidak sampai tiga kali berat lahirnya).
Selama tahun kedua, sang bayi akan berlatih lebih banyak dan, untuk
alasan-alasan tertentu, makan lebih sedikit. Dietnya juga akan dirubah
menjadi lebih banyak makan makanan padat. Pertumbuhan yang lebih lambat
adalah normal dan sehat, seperti yang terlihat pada tabel pertumbuhan.
Rata-rata anak akan bertambah berat hanya 2 atau 3 kg di tahun kedua.
Selama tahun kedua, waktu makan menjadi waktu bermain untuk kebanyakan anak
kecil. Seorang bayi akan dengan riang melambaikan cangkir kosong, mengetuk
sendok, sambil mengambil sesuatu, mendorong, memencet, melempar, atau
memeriksa makanan yang seharusnya dimakan. Lebih banyak makanan dapat masuk
ke mulut kalau diberikan sepotong-sepotong daripada seperti "gunung" kecil
di piring.
Pada usia sekitar 15 bulan, kebanyakan bayi mulai terbiasa makan dengan
sendok. Hindari untuk terlalu sering membantunya ketika bayi kesulitan
dengan sendoknya. Ini adalah proses belajar seperti juga yang lainnya, dan
cara terbaik untuk belajar adalah dengan berlatih. Sebaiknya meletakkan
kertas atau alas plastik di bawah kursi bayi.
Perkembangan cara memakan memberi contoh yang bagus tentang cara si bayi
diprogram untuk tahap-tahap berikutnya. Agar dapat mahir untuk makan
sendiri, bayi harus bisa duduk tegak dan menahan kepalanya dengan keras
pula. Ini dipelajari beberapa bulan yang lalu.
Makan juga membutuhkan penggunaan tangan yang canggih, yang juga dimulai
dari pegangan seperti cakar pada blok kayu sampai pegangan jempol dan
telunjuk yang halus pada kacang. (Biskuit keras atau yang khusus untuk bayi
yang baru tumbuh gigi biasanya cocok untuk tahap ini. Bayi bisa menahan atau
mengusap barang ini di gusinya yang terasa sakit, dan menjadi lunak di dalam
mulut sehingga tidak perlu dikunyah lagi.) Ketika gigi terbentuk, bayi maju
dari menyimpan makanan di mulut menjadi mengunyahnya. Ketika bayi
benar-benar dapat mengunyah, sistem pencernaannya telah benar-benar
disiapkan untuk menangani makanan biasa.
Apakah diet seimbang bagi anak berusia 1 atau 2 tahun? Mungkin cara terbaik
untuk memastikan diet bergizi untuk seorang anak yang baru bisa berjalan,
seperti untuk siapapun, adalah memastikan cukupnya makanan dari setiap
kelompok makanan dasar yang dihidangkan setiap hari. Berapa banyak makanan
yang mencukupi? Percayakan pada insting anak itu. Sepanjang anak itu
diberikan pilihan makanan yang terdiri dari diet seimbang, mereka akan
mengkonsumsi jumlah yang tepat.
Kebanyakan masalah makan yang terjadi pada orang dewasa berasal dari usia
muda, yang sering diakibatkan karena paksaan untuk makan meskipun tidak
merasa lapar, atau karena makanannya digunakan sebagai hadiah untuk kelakuan
baik. Semakin anda menghindari keraguan atas berapa banyak dan apa yang
harus dimakan, lebih baik. Hargai keinginan dan ketidak-sukaan dengan
memberi anak alternatif nutrisi.
Begitu si anak memakan makanan biasa, beberapa orang tua merubah dari susu
murni ke susu rendah lemak. Meskipun apakah konsumsi diet rendah lemak pada
saat ini dalam kehidupan akan mempengaruhi proses aterosklerosis (pengerasan
arteri) di kemudian hari masih diperdebatkan, namun tidak ada salahnya untuk
mengganti ke susu rendah lemak selama anak memakan cukup daging, telur, dan
sayuran untuk memberinya asam lemak esensial yang diperlukan. Mengganti ke
susu rendah lemak sebelum mereka terbiasa dengan makanan-makanan lainnya
akan berbahaya dan mengganggu pertumbuhan normal anak.
[ Kembali ke atas ]
Kegemukan
Bagi kebanyakan orang tua (dan bahkan kakek/nenek), bayi yang sehat adalah
yang agak gemuk, dengan lipatan-lipatan lemak tubuh. Namun begitu bayi mulai
berjalan dan bergerak lebih banyak, lemak tubuh harus mulai digantikan
dengan otot dan jaringan lemak tipis. Seorang nenek mungkin kuatir kalau
bayi menjadi terlalu kurus, namun di negara maju kelebihan berat adalah
masalah kesehatan yang lebih serius dan lebih umum daripada kurang berat.
Meskipun penyebab tertentu obesitas tidak diketahui, masalah kelenjar atau
organik sangat jarang. Metabolisme mungkin berperan, namun kebiasaan makan
yang salah atau terlalu banyak makan yang kronis tanpa cukup olahraga adalah
yang menambah berat badan.
Bila anak berusia 1 atau 2 tahun terlalu gemuk, cara terbaik adalah
memberikan diet seimbang dengan kalori lebih rendah namun masih mencukupi
kebutuhan nutrisinya dan memungkinkan pertumbuhan normal. Biarkan
pertumbuhan tinggi si anak seimbang dengan pertumbuhan beratnya. Untuk
mencapai hal ini mungkin perlu merubah kebiasaan makan seluruh keluarga,
termasuk pilihan makanan ringan. (Sangat sulit untuk menenangkan seorang
anak yang kelaparan dengan sebatang wortel bila si orang tua sedang
mengunyah biskuit!)
Strategi lainnya adalah untuk menambah tingkat gerak badan si anak, meskipun
kebanyakan anak kecil sudah aktif dengan sendirinya. Olahraga sendiri tidak
akan menyebabkan penurunan berat yang berarti pada seseorang yang makan
terlalu banyak, namun ditambah dengan perubahan diet, akan mempercepat
penurunan berat dan membantu mengontrol nafsu makan.
[ Kembali ke atas ]
Persepsi
Anak berusia 1 tahun umumnya mulai mengerti konsep realitas yang cukup
canggih. Pada tahap ini seorang anak kecil dapat mengikuti arah loncatan
sebuah bola setelah keluar dari jangkauan pandang dan mengerti kemana
perginya.
Hal yang sama juga terjadi pada obyek yang telah dengan sengaja
disembunyikan; pada suatu saat di akhir tahun pertama atau awal tahun kedua,
seorang anak akan mengetahui cukup banyak untuk pergi ke tempat dimana
sebuah benda disembunyikan, menyingkirkan penghalangnya, dan mengambilnya.
[ Kembali ke atas ]
Keahlian
Suatu waktu antara ulang tahun pertama dan kedua, kebanyakan anak kecil
sudah mahir dengan keahlian berikut :
� Meniru tugas rumah tangga
� Tugas-tugas sederhana seperti merapikan mainan
� Meminum dari cangkir dan memakan dengan sendok
� Mencuci tangan
� Mencoret-coret dengan pensil warna
� Membangun balok kayu empat tingkat tanpa runtuh
Anak yang baru bisa berjalan dapat menunjuk anggota badan dan menyebutkan
namanya. Sampai ulang tahun kedua, kebanyakan anak bisa berdiri, berjalan
maju mundur dan naik turun tangga, dapat menendang bola, begitu pula
melemparkan bola keatas kepala dengan arah asal-asalan.
[ Kembali ke atas ]
Masalah tidur
Anak berusia 1 tahun akhirnya menguji semua batas, termasuk waktu untuk
tidur. Seorang anak yang baru bisa berjalan yang rewel setiap malam mungkin
dibiarkan terjaga terlalu malam. Orang tua harus mencegah menahan anak
terjaga terlalu lama sampai dia lelah dan mudah kesal dan meminta untuk
tidur. Bila ini terjadi, orang tua harus mulai sedikit memaksa untuk tidur
lebih awal.
Anak berusia 1 tahun sudah cukup tua untuk tidur sepanjang malam tanpa
menangis. Tangisan-tangisan, terutama yang reguler dan berulang-ulang,
seharusnya tidak dibalas dengan respons yang terlalu cepat, terlalu mudah
diterka, atau terlalu menolong. Kecuali anak itu sakit berat, ini
kemungkinan hanya untuk mencoba kesabaran orang tua, dan merupakan
ketidak-pastian tertentu tentang kemandirian.
Dalam banyak peradaban, anak-anak dibiarkan merangkak naik dan turun dari
tempat tidur orang tua dengan bebas sampai usia 4 atau 5. Dalam masyarakat
kita, praktek ini kurang umum. Orang tua perlu menyiapkan respons mereka
sendiri terhadap aktivitas ini dan mencoba merubah perilaku si anak untuk
memuaskan anak itu maupun orang tua. Pertanyaan yang sulit tentang kapan dan
bagaimana menjauhkan si anak dari tempat tidur ini sebelum dia mulai dewasa
secara psikoseksual haruslah diperhitungkan.
[ Kembali ke atas ]
Berbicara
Pada suatu waktu si anak akan mengucapkan tiga kata "bahasa dewasa", dan
mulai mengkombinasikan kata-kata. Selama tahun kedua, anak-anak mulai
mengatakan sebagian dari keinginan mereka dalam kalimat yang bisa
dimengerti.
Bahasa berkembang dengan pola yang cukup standar : sepatah kata pada 6 bulan
pertama; ungkapan, kata sifat, dan kata keterangan pada 6 bulan berikutnya.
Sekonyong-konyong dalam 6 bulan setelah ulang tahun kedua, kebanyakan anak
kecil akan berceloteh dalam kalimat-kalimat dan ide-ide yang tampaknya telah
diformulasikan untuk beberapa waktu.
Bila seorang anak tidak mulai mengucapkan kata-kata apapun selama tahun
kedua, penyebabnya mungkin masalah pendengaran. Ada bermacam penyebab lain
dari terlambat berbicara.
Seorang anak yang sangat aktif, yang lebih mementingkan belajar keahlian
motorik, mungkin menunda untuk berbicara dan kemudian belajar berbicara
dengan terburu-buru setelah ulang tahun kedua. Pada keluarga besar,
keramaian dan banyaknya kegiatan bisa membuat seorang anak kecil untuk
mundur; hanya diperlukan dorongan lembut untuk bereksperimen dengan suara
untuk menariknya keluar. Atau, seorang anak yang punya banyak saudara
mungkin tidak merasa terdorong untuk berbicara karena dia dan
saudara-saudaranya berkomunikasi efektif dengan cara-cara lain. Sebuah
keluarga dengan dua bahasa kadang membingungkan seorang anak kecil, dan
sering menghambat perkembangan berbicara.
Masalah yang khusus adalah bila keluarga benar-benar ingin bayinya untuk
berbicara sehingga, ironisnya, mereka malah menghambatnya. Setiap ucapannya
mungkin segera diikuti dengan respons terlalu banyak, atau diminta untuk
maju, sehingga si anak menjadi takut. Terlebih bila seorang anak telah mulai
berbicara dan kemudian berhenti, keluarganya harus mempertimbangkan apakah
mereka memberi tekanan terlalu banyak.
[ Kembali ke atas ]
Rewel
Beberapa anak luluh dalam tangisan dan teriakan yang tidak bisa diredam
ketika mereka sadar akan ditinggalkan sementara oleh orang tuanya. Anak
lainnya mungkin menendang dan berteriak ketika tidak boleh menonton TV.
Kerewelan ini, dan kenyataan bahwa si anak benar-benar menyukai sesuatu yang
sangat sepele mungkin tidak bisa dimengerti oleh orang tua.
Beberapa orang (kebanyakan bukan orang tua) bahkan salah mengartikan
kerewelan sebagai tanda kelainan serius pada anak, atau kurang perhatian
dari orang tua. Sebenarnya, rewel hanyalah tanda bertambahnya kebingungan
seorang anak tentang kemandirian. Anak kecil yang rewel pada tahap ini
jarang bisa ditenangkan atau di alihkan perhatiannya dengan pelukan orang
tuanya. Bagaimanapun juga, mereka mungkin akan tiba-tiba diam sendiri, dan
kembali bermain dengan tenang.
Cara pendekatan orang tua tampaknya hanya berdiam di dekatnya atau memegang
si anak sampai rewelnya hilang, dan bersedia menenangkan dan memeluknya
setelah itu. Penting untuk tidak menguatkan perilaku ini dengan memberikan
apa yang dimintanya setelah ia rewel.
[ Kembali ke atas ]
Mengisap Jempol dan Jari
Banyak orang tua cemas bila anak mereka terus mengisap jempol atau jari pada
tahun kedua akan membentuk kebiasaan buruk. Namun, perilaku ini benar-benar
normal dan kemungkinan penting pada tahap ini; sebenarnya, ini adalah salah
satu dari sedikit cara mandiri bagi seorang anak usia 1 tahun dalam
mengatasi stres.
Beberapa anak mungkin juga perlu alat penenang, sebuah barang usang yang
sangat disayangi untuk dipegang sementara dia mengisap. Penelitian telah
menunjukkan bahwa mengisap jari meningkat pada awal tahun kedua, namun mulai
berkurang pada bagian kedua tahun itu.
Kebanyakan anak yang diteliti menunjukkan bahwa tak satupun masalah yang
ditakuti orang tua terjadi, seperti mulut yang berubah bentuk dan kebiasaan
mengisap jempol yang diteruskan sampai usia sekolah.
[ Kembali ke atas ]
Melatih pergi ke Toilet
Walaupun anda mungkin bisa melarikan seorang anak usia 1 tahun ke wc sebelum
ia buang air besar, banyak ahli yang tidak menyarankannya, mungkin lebih
tidak berguna dibanding pada anak yang lebih muda. Setidaknya bayi usia 10
bulan masih bisa menurut; anak berusia dua tahun sudah mandiri dan sering
tidak penurut, dan wc, seperti juga kursi bayi, bisa menjadi arena
pertempuran.
Seorang anak bisa saja menahan gejolak perutnya, mengompol di celana setelah
berdiri dari pispot, atau sembunyi di sudut sambil mengeluarkan
kotorannya -semuanya tanda dari terlalu banyaknya kontrol orang tua. Pada
tahap lanjutan, anak secara alami akan belajar kebiasaan pergi ke wc, dan
lebih mudah mengajarinya serta semakin sedikit implikasinya.
[ Kembali ke atas ]
Berjalan
Kemajuan seorang anak dalam belajar berjalan dapat diperhitungkan dari tiga
faktor : panjangnya langkah, keseimbangan, dan kemampuan untuk berjalan dan
melakukan sesuatu hal lain pada saat bersamaan. Panjang langkah pelan-pelan
akan memendek begitu jalannya semakin baik.
Keseimbangan menjadi lebih stabil; memerlukan banyak latihan untuk
menghindari jatuh setelah kehilangan keseimbangan. Namun berjalan
benar-benar menjadi keahlian yang sesungguhnya ketika seorang anak dapat
berhenti memikirkannya untuk berbalik badan dan mendengarkan, atau
membungkuk untuk mengambil sesuatu dan memeriksanya.
Kemampuan berjalan yang membaik akan membawa perubahan besar pada postur
seorang anak. Pada permulaannya, kaki-kaki seorang anak membentuk sudut
tajam; tidak lama setelah itu akan mulai sejajar. Alat bantu berjalan
menyeimbangkan dengan cara mendorong perutnya ke depan dan pantatnya ke
belakang. Ketika otot-otot punggungnya menguat, postur ini akan menjadi
lebih tegak, namun tidak sampai usia 4 atau 5.
Salah satu hal yang harus ditanyakan pada dokter anak pada tahap ini adalah
penilaian dari langkah anak itu dan apakah perlu dikoreksi. Berdiri dengan
kaki-kaki yang agak bengkok juga normal untuk bulan-bulan pertama berjalan.
[ Kembali ke atas ]
>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Belanja Info & Keperluan Balita? Klik, http://www.balitanet.or.id
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]