Mungkin masuk angin pak budi,
Yang perlu waspada adalah apabila muntah sudah plus berak, maka otomatis cairan
dalam tubuh anak akan berkurang.Hal ini harus cepet cepet di ganti. Apabila ASI pun
sudah tidak masuk, maka tidak boleh tidak harus di infus. Soal muntaber seperti ini
dan 3-4 jam apabila sering anak akan lemes..mes karna kurang cairan, dan bisa
berakibat fatal apabila muka sudah membiru.  Kalau mencret dan muntahnya hanya
sekali dua kali saja sih mungkin ndak panik kita orang tuanya, tapi bukan berarti
tidak harus ke dokter lho pak. Baru saja anak saya mengalami hal seperti itu.
Ada tips sederhana untuk mengatasi perut kembung.
Dengan daun jarak yang dialum-alumin (panaskan di atas teflon, jangan sampai kering)
kemudiandi plintir-plintir, campurlah dengan minyak telon atau minyak kayu putih dan
tempelin di perutnya.
Bisa juga dengan bawang merah

Budi Sutrisno wrote:

> Dear Netter.....
>
> Anak saya seperti biasa setelah di susui disendawa-kan lalu tidurnya
> dimiringkan nggak masalah tidak sampai muntah2, tapi  Sudah dua hari ini
> anak saya tidak seperti biasanya, setelah atau selagi menyusui muntah-muntah
> dan mencret, nafsu untuk menyusui-nya pun berkurang, semalam saja hanya dua
> kali minta disusui itu pun keluar lagi dengan muntah-muntah, apa mungkin
> dari kwalitas ASI yang kurang baik atau anak saya yang sakit? ada yang
> menganjurkan ibunya minum teh pahit tapi setelah dicoba belum juga ada
> perubahan, tolong sharing barangkali ada netter yang pernah mengalami hal
> yang serupa...
>
> terimakasih sebelumnya
>
> Ayahnya Fakhry
>
> >> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke