Jumat, 28 Juli 2000 
Satumed.com

Pnemonia dan Meningitis : Sasaran Vaksin Baru Untuk Bayi


Mungkin masyarakat menjadi semakin bingung, tapi memang demikianlah
kenyataannya. Semakin lama semakin banyak vaksin baru dikeluarkan.
Kesemuanya itu ditujukan agar anak-anak kita menjadi semakin kuat terhadap
berbagai penyakit yang berbahaya.Suatu vaksin baru telah dipergunakan pada
bayi dan balita dan ditujukan untuk menghadapi penyakit pnemonia dan
meningitis.

Vaksin yang dijual dengan merek Prevnar ini ditujukan untuk menghindarkan
bayi dan balita dari infeksi pnemokokus dan dianjurkan oleh American Academy
of Pediatricians untuk anak-anak di bawah usia dua tahun. Pnemonia dan
otitis media (OM - infeksi telinga tengah) merupakan masalah yang sangat
lazim di kalangan anak-anak. Vaksin ini diperkirakan dapat mencegah infeksi
telinga bagian tengah yang dialami lebih dari 60 persen anak-anak pada usia
satu tahun.

Pnemokokus
Bakteri pnemokokus menyebabkan berbagai infeksi dengan melekat pada sel-sel
yang melapisi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Kalau menyerang bagian
steril tubuh seperti aliran darah dan cairan di sekitar otak dan sumsum
tulang, bakteri ini bahkan dapat mengancam jiwa.

Infeksi paru-paru menyebabkan gejala demam, menggigil, sulit bernafas, nyeri
dada, dan mengeluarkan banyak lendir. Berbagai mikroba termasuk virus dan
jamur dapat menyebabkan pnemonia. Tetapi pnemokokus merupakan penyebab yang
paling umum. Masalah ini serius dan dapat menyebabkan anak-anak terpaksa
menjalani rawat inap yang lama di rumah sakit. Penyakit ini juga menyebabkan
orang tua tidak dapat bekerja," kata Dr. Peters.

Infeksi umum
Sebanyak 4 hingga 5 juta anak-anak di bawah usia lima tahun meninggal karena
penyakit pernafasan akut setiap tahun di seluruh dunia. Para ilmuwan
berpendapat, penyakit pnemokokus merupakan penyebab utama kebanyakan
kematian ini. Infeksi pnemokokus pernah menjadi penyebab utama kematian di
kalangan orang dewasa di Amerika Serikat sebelum muncul penisilin pada
pertengahan tahun 1940-an. Terapi antibiotika berperan luar biasa sejak saat
itu.

Meskipun sebagian besar orang menghasilkan antibodi untuk melawan
pneumokokus ini, tetapi bakteri ini masih tetap mengancam kaum muda
dimana-mana, orang tua dan orang yang mempunyai penyakit kronis.

Imunisasi dengan Prevnar
Vaksin Prevnar yang baru ini memberikan perlindungan utama pertama terhadap
pnemokokus bagi anak-anak di bawah usia 24 bulan. Vaksin pnemokokus dewasa
dianjurkan untuk orang di atas usia 65 tahun, dan orang yang menderita
penyakit kronis termasuk penyakit jantung atau paru-paru. Tetapi hanya
vaksin Pevnar yang baru ini, aman bagi bayi di bawah usia dua tahun.

Vaksinasi dianjurkan pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12 hingga 15
bulan. Dokter anak mengatakan, anak-anak dengan usia antara 2 dan 5 tahun
yang sistem imunitasnya lemah dan orang yang berisiko mengalami penyakit HIV
atau anemia sel sabit juga sebaiknya mendapat vaksinasi ini.

"Jelas ada anak-anak yang berisiko tinggi," kata Dr. Peters. "Anak-anak yang
mempunyai penyakit paru-paru kronis atau bayi prematur yang sekarang
mempunyai semacam penyakit paru-paru dan anak-anak yang mempunyai sindroma
Down, kanker, atau masalah ginjal mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena
infeksi pnemokokus."

Dr. Shinefield yang melakukan riset mendalam tentang keamanan vaksin Prevnar
dalam uji coba klinis dengan melibatkan lebih dari 30.000 anak-anak
mengatakan, "Tidak ada hal-hal yang merugikan akibat imunisasi dengan
Prevnar dapat dikaitkan dengan vaksin ini. Hasil yang kami peroleh
memperlihatkan, vaksin pnemokokus terbukti aman, menghasilkan imunitas dan
sangat efektif untuk mencegah penyakit-penyakit invasif.

>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke