Mbak Evi, Mama Fabian, Mama Reza,

Kebetulan saya lupa nama Bapak Haji dan alamatnya.
Nanti pulang kerja saya cari dulu dirumah, ya! Kalau tidak salah sih......
tempatnya di daerah Cipinang Baru.
Besok saya kasih tahu.

Oh, ya! mbak Evi, rasanya telur penyu itu tidak enak apalagi dimakan sama
kulit-kulitnya dan mentah.....lagi. Tetapi karena untuk obat, terpaksa
deh.....
harus dimakan. Caranya saya makan begini, nih......
- Pertama-tama saya pecahin dulu Telur penyu tersebut 3 butir sekaligus
kedalam gelas, lalu saya aduk sampai tercampur antara putih dan kuning
telurnya.
Kemudian saya minum sekaligus tanpa bernafas (Maklum........ soalnya baunya
agak amis). Lalu cepat-cepet deh....... saya minum air teh manis untuk
menghilangkan rasa amisnya.
- Kedua saya gunting kecil-kecil kulit Telur Penyu tersebut, lalu saya makan
seperti makan kerupuk. Ya........... sambil diselingi minum Teh manis juga.
Soalnya kalau nggak...... bisa-bisa tidak kemakan deh..........
FYI, hal tersebut saya lakukan selama 3 hari berturut-turut, jadi total
Telur Penyu yang sudah saya makan adalah 9 butir. Soalnya perintah dari
Bapak Haji nya harus 9 butir. Lumayan ya.......
Untuk Mendapatkan Telur Penyu itu saya agak mengalami kesulitan. Kebetulan
waktu itu belum musimnya. Akhirnya saya pesan sama tetangga yang pulang ke
Sukabumi/Tasikmalaya. Dan ternyata disana banyak, jadi saya dibawain sampai
15 butir.
Saya akhirnya sembuh juga, dan rahim saya tidak jadi diangkat.
Udah dulu,ya! ceritanya jadi kepanjangan.

Salam,
Andyka (mamanya Menuk)



>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke