Thank's untuk cerita nya mbak, nggak terasa sampai mata berkaca-kaca bacanya.
Dengan cerita mbak, mungkin bisa jadi pelajaran untuk seorang ibu yang berkarir
termasuk saya, supaya dengan sesibuk-sibuknya pekerjaan kantor masih bisa
meluangkan waktu untuk si kecil ...
Saya akan foward kan cerita ini ke rekan-rekan kerja saya .
Thank's
Ibunya Ajie
"Quinike N. Sukirwan" wrote:
> Dear all,
> Ini ada kisah sedih tentang kehidupan kita sebagai seorang ibu dan
> wanita karir, semoga dapat diambil hikmahnya baik yang sudah berkeluarga
> maupun yang masih single.
> ...
> Sekali lagi, saya tidak ingin membahas perbedaan sudut pandang pembagian
> tugas suami isteri. Hanya saja, sekiranya si kecil kita juga bergelayut : "
> Mandikan aku, Bunda ." Akankah kita menolak ? Ataukah menunggu sampai
> terlambat ?
> __________
>
>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]