Kalau saya sih menyarankan untuk jangan di campur. Alasannya juga sederhana saja
kandungan ASI dan susu formula ndak sama. Kalau ASI yang katanya bisa di simpen
untuk waktu yang sebentar (ndak cukup lamaa)itu jangan-jangan karna dicampur ini
malah lekas basi.
Satu hal lagi juga saya sarankan agar apabila ASI/ susu formula di nenenkan dalam
botol mestinya untuk sekali minum, kalau toh sisa sebaiknya dibuang saja.(Kalau
sekiranya ndak bakalan habis di minum ya perkirakan saja untuk menuang di botolnya
hanya untuk sekali minum)
Soal pemanasan terhadap ASI saya setuju dengan mamanya Dafi
mamanya Dafi wrote:
> Saya rasa kalau untuk pencampur boleh saja mbak. ASI
> sendiri kan bisa disimpan untuk jangka waktu yang lama
> dan apabila dilakukan dengan benar nilai gizi nya
> tidak akan berubah.
> Mungkin yang tidak boleh adalah memanaskan ASI sampai
> suhu yang tinggi (misalnya saat dicampur dengan
> agar-agar atau dimasak untuk keperluan lain) karena
> kandungan gizinya akan rusak jika dipanaskan.
>
> Mamanya Dafi
>
> --- Desalina Sofianti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Dear netters,
> >
> > Saya mau tanya,
> > apakah ASI yang sudah diperah, boleh dicampurkan ke
> > bubur susu instant/biskuit/buah(mis:alpukat) sebagai
> > bahan pengencernya?
> > Apakah akan ada dampak perubahan thd gizi ASI atau
> > sebaliknya?
> >
> > Mohon sharingnya..
> > Terima Kasih
> > mama Aldy
>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]