Oke deh mumpung belum pada protes hi..hi..hi..(ibu-ibu tea...)
Sampai mana kemaren ya. Oh ya bentar. Soal anak temen ibu itu, kalau menurut
pendapat saya pribadi sih , ndak papa.Paling memar aja. Karna si anak masih nangis.
Kasih trombophob aja. Insyallah sembuh deh. Kalau muntah pokoknya obatnya hanya di
pak dokter deh.
Sekarang soal Luka akibat jatuh.
Kalau luka sebaiknya lekas bersihin dengan air anget trus kasih betadine. Kalau
pendarahan tak henti-henti cobalah tempelin kaca steril, untuk menghentikannya. Ya
baiknya sih ke dokter kalau lukanya lebar dan perlu di obras.
Bagaimana kalau anak nguntal benda asing.
Kalau yang ketelan bangsanya kursi sih gampang ngambilnya tapi kalau biji salak,biji
manggis, kelereng dll repot juga nih. Setahuku sih di getok tengkuknya, dan di colok
biar muntah sebagai pertolongan pertamanya. Rasanya soal pertolongan pertama ini
,Mbak Endra wimajanti udah kasih info, mudah-mudahan aja dianya mau copy paste ke
sini. Ditunggu bu.
Yang jelas gini aja deh yang paling penting adalah kita sebagi orang tua harus
waspada, terutama dalam mengenalkan anak pada lingkungannya.
Pabila mau meninggalkan bayi baik tidur atau tidak, pastikanlah bahwa dia aman.
Seleksilah mainanya, jauhkan mainan yang bahaya (yang dari kaca misalanya).
Anak kalau sudah mulai jalan biasane seneng ngasin alias segala yang dia lihat
maunya dirasain karna itu harus jeli kitanya.
JAngan panik.
hanny suluh wrote:
> Aduuhh gimana sih mas Basuki ini, lagi asik-asik baca ehh endingnya
> enggak enak... usul ya Pak, kalo nulis mbok ya diselesaikan... pamali
> lho kerja sepotong-sepotong gitu... hehehehe... ceritanya sih protes,
> tapi sebenernya lagi kuatir nih, soale temen si kecilku, barusan ini
> jatuh dari tempat tidur waktu mboke bobok, waladalah... tau-tau udah
> dibawah ranjang tengkurep sambil nangis... katanya sih enggak ada yang
> aneh-aneh setelah itu... tapi ya mungkin masih kawatir, makanya, begitu
> baca yang berkaitan gini, langsung tune in, biar bisa sharing...., tapi
> daku kuciiiwa... yo wis, besok diterusin lagi ya Pak.... tak tunggu lho.
>
> -----Original Message-----
> From: Basuki Rahmat [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Tuesday, September 19, 2000 3:20 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [balita-anda] bAhAyA di sekeliling anak kita
>
> Ada sebagian kecelakaan terhadap bayi akibat kecerobohan bapak dan mbok
> e,
> padahal kecelakaan ini bisa berakibat fatal.
> Meninggalkan bayi yang lagi belajar merangkak sendirian sangatlah
> berbaha..ha..ha..ya siapa tahu mereka pegang kabel listrik,pisau,kecebur
> kolam, digigit anjing/kucing dll
> Meletakkan bayi di kasur, dikursi, di meja yang tanpa perlindungan
> sendirian, Kalau jatuh kepalanya duluan gimana...
> Memang serba susah sih jadi mboke, kadang udah diawas-awasin tetep aja
> si
> anak jatuh, Hal ini bisa terjadi karna bayi salah langkah, atau bayi
> yang
> mulai pengin panjat-memanjat.Yang perlu diperhatikan kalau soal jatuh
> ini
> adalah apabila sampai pingsan atau muntah-muntah, ndak usah
> ba..bi..bu.. segera ke dokter kalau perlu minta di rontgen.
> Perhatikan :
> Jatuh itu menyebabkan kejutan pada sistim tubuh bayi.
> Muntahbisa hanya sekali saja,bisa juga setelah kejadian bayi langsung
> tertidur. Kalau yang ini cobalah bangunkan, kalau sulit dan ada gejala
> ndak wajar lekas saja ke dokter.
> Yang biasa terjadi bayi akan kecetit/terkilir bila jatuh, cobalah ke
> dukun
> bayi, di kompres dengan es atau kasih trombhopop.
> Kalau luka ...
> besok lagi dah, mo siap-siap pulang nih.
>
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]