Pak Andriecht,
Bulan Agustus lalu saya pernah share ke milis ini mengenai anak saya yang juga
kena radang telinga dan akibat minum susu dengan botol. Pertama2nya dia sering
sekali batuk pilek dan kadang sampai 1 bulan lebih baru sembuh dan juga sering
kumat lagi batuk pileknya. Karena hal itu saya langsung ajak dia THT, oleh
dokter THT diharuskan mulai hari itu tidak boleh minum susu dengan botol karena
dia lebih kurang tahu ada indikasi radang telinga. Saat ke THT ada 3 pasien
balita lain selain Hana yang mempunyai masalah sama. Hana menjalani tes
audiometri yang dari tes itu diketahui bahwa telinganya infeksi. Syukur
Alhamdulillah cepat terdeteksi sehingga belum terlalu parah. Sejak saat itu
hingga sekarang sudah hampir 2 bulan Hana tidak minum susu dengan botol lagi.
Dan ada sedikit kemajuan yaitu batuk pileknya sembuh dan sampai saat ini tidak
kumat2 lagi. Dan sepertinya obat dari dokter THT cukup manjur yaitu ada 2 obat
minum berbentuk sirup (saya lupa namanya) dan tidak diberi obat tetes telinga.
Menurut saya ada baiknya mulai sekarang Didi tidak diperbolehkan minum susu
dengan botol sehingga obat dari dokternya tidak percuma. Memang mulanya susah,
waktu baru dilarang minum susu dengan botol dia suka rewel dan ngamuk, kalo
ditanya sama saya atau neneknya 'Hana kenapa? Dia bilang 'BT' (suka niru2
orang). Sekarang dia sudah mau minum susu dengan termos yang ada sedotannya,
tapi memang akibatnya jadi lebih sedikit voume minum susunya.

Segitu aja cerita saya mudah2an berguna

Salam

Intan




"Andriecht" <[EMAIL PROTECTED]> on 09/21/2000 02:17:55 PM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Intan Suri/BASF-INDONESIA/BASF)
Subject:  [balita-anda] Radang telinga dan hyper active bronkhus



Salam,

Anak saya Didi, saat ini sedang demam, dua hari yang lalu temperatur-nya hingga
49 derajat celsius, Didi sudah ke dokter dan dokter bilang ada hyper active
bronkhus dan infeksi di telinga,.

Dari dsa, Didi dapat racikan puyer, ada mucopet, phenergen, etc sehingga setelah
minum obat lendirnya keluar, kasihan sekali.
Telinga didi juga telah diobati oleh THT, kata dsa tht, radang tsb disebabkan
oleh air susu yang masuk ke telinga, hal ini dapat terjadi karena bs-nya kalau
memberi susu posisi didi dalam keadaan tidur,.akibatnya ada air susu yang masuk
ke telinga,.

Adakah bapak/ibu yang memiliki pengalaman sejenis
Mohon sharing-nya,.

thk's










>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke