Thanks buat infonya,
Tapi apa pertolongan pertama ini masih bisa dilakukan untuk pertolongan
kedua, artinya..
kita terlambat untuk melaksanakan pertolongan pertama ini (setelah si
penderita terserang).  
Thanks before

> -----Original Message-----
> From: Ferry Wajong [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Tuesday, October 10, 2000 4:03 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Cc:   e-AyahBunda
> Subject:      [balita-anda] Fw: Pertolongan Pertama Untuk Stroke
> 
> > ----- Original Message -----
> > From: "Rahayuningsih" <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> >  PERTOLONGAN PERTAMA PADA ORANG YANG TERSERANG  STROKE
> >
> > Pengeluaran darah dari ujung jari dan ujung daun telinga sebagai
> > pertolongan pertama bagi penderita serangan STROKE
> > (Finger tip and earlobe blood release as a first aid to the
> > STROKE).
> > Ada satu cara terbaik untuk memberi pertolongan pertama kepada orang
> > yang mendapat serangan STROKE.Cara pertolongan ini selain dapat
> > menyelamatkan nyawa sipenderita juga tidak menimbulkan akibat samping
> > apapun. Pertolongan pertama ini merupakan pertolongan gawat
> > darurat.
> > Berikut ini disajikan cara pertolongan dan ada beberapa hal yang harus
> > diperhatikan :
> > Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, maka
> > pembuluh darah halus pada otaknya mengalami kepecahan yang berlangsung
> > lamban. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik, tapi
> > harus tetap tenang. Si penderita harus tetap berada pada tempat semula
> > dimana ia terjatuh (Misalnya dikamar mandi, kamar tidur, ruang tamu
> > atau dimana saja), jangan sampai dipindahkan. Sebab perpindahan si
> penderita
> > dari tempat ia jatuh ke tempat lain akan mempercepat proses kepecahan
> > pembuluh darah halus pada otak. Penderita harus dibantu mengambil
> > posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi.
> > Pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan. Untuk ini yang
> > terbaik adalah menggunakan jarum suntik, tetapi jika tidak
> > tersedia, jarum jahit biasa atau jarum pentul dapat dipakai, tetapi
> semuanya
> > harus terlebih dahulu disterilkan, antara lain dengan membakar ujung
> jarum
> > diatas api.
> > Setelah siap pakai, lakukan penusukan pada 10 ujung jari tangan, titik
> > penusukan kira-kira 1 cm dari ujung jari tangan, setiap ujung jari
> > cukup mendapat 1 kali tusukan dengan harapan setiap jari
> > mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah dari ujung jari tangan ini
> > dapat dibantu dengan cara memencet-mencet jika sewaktu ditusuk darah
> > tidak keluar. Titik penusukan pada ujung jari tangan tidak ditetapkan
> > secara akurat. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit kemudian
> > sipenderita akan sadar kembali.
> > Bilamana mulut sipenderita tampak mencong, maka
> > kedua daun telinga sipenderita harus ditarik-tarik sampai berwarna
> > kemerah-merahan, setelah itu lakukanlah 2 kali penusukan pada
> masing-masing
> > ujung bawah daun telinga (Earlobe) sehingga darah keluar sebanyak 2
> > tetes dari setiap ujung daun telinga (bagian bawah). Dalam beberapa
> > menit saja bentuk mulut sipenderita akan menjadi normal kembali.
> > Setelah sipenderita pulih keadaannya dan tidak ada rasa kelainan yang
> > berarti, maka bawalah sipenderita ke dokter atau rumah sakit untuk
> > mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Tindakan pertolongan pertama
> tersebut
> > diatas dapat menolong dan menyelamatkan sipenderita. Tetapi
> > sebaliknya jika sipenderita begitu terjatuh karena serangan STROKE
> > lalu buru-buru diangkut ke rumah sakit atau dokter dengan maksud
> > untuk mendapatkan pertolongan, tapi tidak terpikirkan bahwa
> > guncangan-guncangan kendaraan dalam perjalanan dapat mempercepat
> > proses pendarahan lebih lanjut dalam otak, pada akhirnya nyawa
> sipenderita
> > tidak dapat diselamatkan.
> >
> > Dalam daftar urutan penyakit penyebab kematian, STROKE (Pendarahan
> > Otak) menduduki tempat kedua, sipenderita yang paling beruntung nasibnya
> > akan
> > menjadi penyandang cacat tubuh seumur hidup. Ini merupakan suatu
> > kerugian bagi masyarakat dan negara. Sedangkan akibat lebih lanjut dari
> > serangan STROKE sangat mengerikan. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika
> > setiap orang mengenal dan menguasai cara pertolongan pertama kepada
> > penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan darah demi
> > menolongnya. Cara pertolongan yang sangat sederhana ini dapat
> > dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Hasilnya nyata dan akan
> berhasil
> > menolong si penderita, dan sipenderita dapat menikmati hidup sebagai
> insan
> > yang
> > normal.
> > Sebagai salah satu cara beramal bakti "Pertolongan
> > pertama kepada penderita serangan STROKE dengan jalan mengeluarkan
> > darah dari ujung jari tengah dan ujung daun telinga".
> > Informasi ini sebaiknya disebarluaskan ke dalam masyarakat, sehingga
> STROKE
> > terhapus dari
> > daftar urutan penyakit penyebab kematian.
> > Mencegah adalah lebih baik dari pada mengobati. Perhatikanlah cara
> > hidup dan lakukanlah olah raga yang sesuai dengan
> > kondisi masing-masing orang secara teratur.
> > Bagi orang yang telah lanjut usia sebaiknya memeriksakan kesehatannya
> > secara berkala.
> > --
> > Regards
> >
> >
> >
> 
> 
> 
> ### FREE DOMAIN [.COM|.NET|.ORG *] >> http://www.indoglobal.com << ##
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


### FREE DOMAIN [.COM|.NET|.ORG *] >> http://www.indoglobal.com << ##
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke