Buat yang belum sempat baca koran pagi...

==========================================================================

Jumat, 13 Oktober 2000, 09:05 WIB

Turunkan AKI Melalui Pelayanan Kebidanan

Jakarta, Kompas

Untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia menjadi
225 per 100.000 kelahiran hidup pada akhir tahun 2000, pemerintah
menitikberatkan pada upaya pendekatan pelayanan kebidanan dan bayi baru
lahir berkualitas kepada masyarakat, khususnya pelayanan kebidanan oleh
tenaga kesehatan, deteksi dini, dan penanganan komplikasi kehamilan. Untuk
itu pemerintah telah menempatkan lebih dari 54.000 bidan terlatih ke
desa-desa di seluruh Indonesia. 

Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial
(Menkeskessos) Achmad Sujudi, dalam laporannya pada pencanangan Making
Pregnancy Safer (Kehamilan adalah Berkah, Pastikan Aman dan Selamat) oleh
Presiden Abdurrahman Wahid, di Bina Graha Jakarta, Kamis (12/10). 

Menurut Achmad Sujudi, pada tahun 2010 diharapkan cakupan pelayanan
kebidanan (persalinan) oleh tenaga kesehatan mencapai 90 persen. Sedangkan
penanganan komplikasi kehamilan mencapai 80 persen, sehingga target untuk
menurunkan angka kematian ibu menjadi 125 per 100.000 kelahiran hidup
dapat dicapai dengan sukses. 

Making Pregnancy Safer (MPS), tutur Achmad Sujudi menjelaskan, adalah
sebuah inisiatif yang dicanangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada
tahun 2000. Ini merupakan komitmen untuk mengurangi beban global akibat
kematian, kesakitan, dan kecacatan yang tidak perlu terjadi, yang
berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan, dan selama nifas.

Tiga pesan pokok 

Untuk itu, lanjut Menkeskessos, WHO menetapkan tiga pesan pokok dalam MPS.
Pertama, setiap kehamilan harus diinginkan. Kedua, setiap wanita hamil dan
bayinya harus dapat memperoleh pelayanan tenaga kesehatan. Ketiga, semua
wanita harus dapat mencapai fasilitas kesehatan yang berfungsi dengan baik
agar dapat memperoleh pelayanan kesehatan, ketika terjadi komplikasi
selama kehamilan, persalinan, atau masa nifas. 

Kegiatan utama MPS meliputi pelayanan Keluarga Berencana berkualitas,
pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan komplikasi
kehamilan, persalinan, dan selama nifas. MPS menghendaki adanya kualitas
dari pelayanan medik dan kepuasan pasien. 

Tingginya angka kematian ibu, papar Achmad Sujudi, merupakan indikator
kesejahteraan yang menunjukkan masih adanya masalah besar di negara-negara
berkembang, termasuk Indonesia. Pada tahun 1995, berdasarkan survei
kesehatan rumah tangga Departemen Kesehatan (Depkes), terdapat 373 per
100.000 kematian. 

Dirjen WHO

Sebelum pencanangan MPS, Menkeskessos bersama Direktur Jenderal WHO Ny dr
Gro Har-lem Brundtland MPH meninjau Puskesmas Kecamatan Tebet, Jakarta
Selatan, dan Posyandu Wijayakusuma RW 010 Kelurahan Tebet Timur. Di
Puskesmas Tebet, Brundtland sempat bercakap-cakap dengan para ibu yang
baru melahirkan serta yang mengimunisasikan anaknya. 

Kepada wartawan, Brundtland menyatakan, sistem kesehatan di Indonesia
sudah cukup baik. Tetapi, perlu ditingkatkan dananya sehingga pelayanan
kesehatan yang sama baik bisa menjangkau seluruh masyarakat di daerah
pedesaan, terutama untuk membuat kehamilan lebih aman dan menjamin
kesehatan anak.

"Pemerintah Indonesia perlu mengalokasikan sumber daya lebih besar bagi
sektor kesehatan, hingga sejajar dengan negara lain. Hal ini sangat
penting untuk meningkatkan pembangunan dan menurunkan angka kematian ibu
serta angka kematian bayi," ujar Brundtland.

Ny dr Gro Harlem Brundtland MPH (61) pernah tiga kali menjadi Perdana
Menteri Norwegia, menjadi Direktur Jenderal WHO sejak 21 Juli 1998 untuk
masa jabatan lima tahun menggantikan Dr Hiroshi Nakajima dari Jepang yang
memimpin WHO selama dua periode.

Khusus tentang kebiasaan merokok, kepada Kompas di halaman Puskesmas Tebet
Jakarta kemarin, Dirjen WHO menyatakan akan berbicara secara khusus dengan
Presiden Abdurrahman Wahid, karena Indonesia diketahuinya sebagai negara
dengan tingkat perokok amat eksesif. (gun/mba/atk/ij) 






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/


### FREE DOMAIN [.COM|.NET|.ORG *] >> http://www.indoglobal.com << ##
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke