Wah thanks banget... soalnya aku baru tahu ternyata herpes itu seperti itu.
Pantesan banget temenku itu jadi super sensitif kalo ngomongin masalah
anak...... ternyata memang cobaan buat dia cukup gaswath gitu ya....
btw thanks banget mbak debby... atas artikel-artikelnya.... semoga tetep
rajin ngirim....
Regards,
Rayhan's Mom
> -----Original Message-----
> From: Debby [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Thursday, October 26, 2000 3:24 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [balita-anda] tanya virus CMV
>
> Mbak,
> saya bantu hanya lewat artikel dibawah ya...
> +++++++++++++++++++++++++++++
>
> HERPES GENITALIS DAN BAYI CACAT
>
>
> Menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Karena itu dapat dimaklumi
> betapa sulitnya menemukan seseorang yang secara dini mau mengakui dirinya
> mengidap penyakit menular seksual, bahkan kepada dokter. Kecuali kalau
> sudah
> kepepet. Sikap demikian mestinya dibuang jauh-jauh bila menyangkut
> penyakit
> herpes genitalis alias dhompo. Kalau tidak, pada gilirannya bisa
> menghancurkan masa depan anak yang lahir dari orangtua pengidap, akibat
> cacat yang diderita.
>
> Saat ini, AIDS memang momok yang menakutkan. Yang lebih mengkhawatirkan,
> virusnya menyebar dengan sangat cepat. Hingga Desember 1997, menurut
> Yayasan
> Pelita Ilmu, Jakarta, di seluruh Indonesia jumlah total penderita HIV/AIDS
> mencapai 619 orang dengan komposisi HIV positif 466 orang, sedangkan
> penderita AIDS sebanyak 153 orang. Prevalensi penderita pria dan wanita
> sebesar 65,7% dan 34,3%. Malah, dalam waktu kurang dari dua tahun jumlah
> pengidap HIV/AIDS meningkat sebesar 58,7% dari 390 orang yang tercatat per
> Maret 1996.
>
> Sedangkan kontak seksual dengan penderita seropositif HIV menjadi porsi
> terbesar penularan HIV. Penularan itu makin mudah terjadi pada penderita
> penyakit menular seksual (PMS). Tak aneh bila PMS sering disebut pintu
> gerbang penularan HIV/AIDS. Apalagi gejala minor AIDS menyebutkan,
> indikasi
> herpes zoster yang berulang ataupun herpes simpleks kronis, berkembang dan
> bertambah banyak.
>
> Padahal, menurut dr. Sjaiful Fahmi Daili, ketua Indonesia Herpes Studies
> Group, dalam beberapa tahun terakhir ini jumlah pengidap virus herpes
> genitalis (HSV-2) di berbagai negara terus meningkat. Ambil contoh,
> laporan
> Centre for Disease Control Atlanta, yang menyebutkan angka sekitar 20 juta
> pengidap herpes genitalis di AS, dengan pertambahan 10.000 kasus baru per
> minggu.
>
> Ternyata angka jutaan itu hanya merepresentasikan 20% pengidap HSV-2 yang
> terdeteksi secara klinis, belum termasuk kasus seropositif HSV-2 yang
> tidak
> terdeteksi dan terdiagnosis (Corey, 1994; Koutsky et al, 1992). Ini karena
> herpes genitalis bisa menular melalui kontak fisik dengan penderita
> kambuhan
> atau seropositif asimtomatik (tanpa gejala infeksi).
>
> Sedangkan di Indonesia, menurut dr. Sjaiful yang ahli penyakit kulit dan
> kelamin dari RSCM-FKUI, insiden herpes genitalis berkisar 3 - 4% dari
> seluruh penyakit hubungan seksual.
>
> Mirip gejala flu
> Saat ini dikenal dua macam herpes yakni herpes zoster dan herpes simpleks;
> keduanya berasal dari virus yang berbeda. Zoster, atau dalam bahasa Jawa
> disebut dhompo, disebabkan oleh virus Varicella zoster. Sifat penyakitnya
> lebih ringan dibandingkan dengan jenis simpleks akibat Herpes Simpleks
> Virus
> (HSV). Zoster tumbuh dalam bentuk ruam memanjang pada bagian tubuh kanan
> atau kiri saja.
>
> HSV-1 umumnya menyerang bagian badan dari pinggang ke atas sampai di
> sekitar
> mulut (herpes simpleks labialis). Sedangkan HSV-2 lebih menyukai bagian
> pinggang ke bawah. Penderitaan makin parah bila sampai menyerang daerah
> genital, yang kemudian disebut herpes genitalis.
>
> Penderita herpes genitalis kebanyakan adalah kalangan orang dewasa muda
> berusia 20 - 30-an, dan ini sesuai dengan cara penyebarannya yaitu melalui
> kontak seksual. Namun, menurut dr. Sjaiful, terbuka kemungkinan herpes
> genitalis disebabkan oleh HSV-1 (sekitar 16,1%) akibat hubungan kelamin
> secara orogenital atau penularan melalui tangan.
>
> Pada episode I infeksi primer, virus dari luar masuk ke dalam tubuh hospes
> (penerima virus). Selanjutnya, terjadilah penggabungan virus dengan DNA
> hospes, mengadakan multiplikasi atau replikasi sehingga menimbulkan
> kelainan
> pada kulit. Virus akan menjalar melalui serabut saraf sensorik ke ganglion
> saraf dan berdiam secara permanen dan bersifat laten. Herpes genitalis
> primer memiliki masa tunas atau inkubasi antara 4 - 7 hari. Pada awalnya,
> penderita akan merasakan gejala seperti tidak enak badan, demam, sakit
> kepala, kelelahan, serta sakit otot, terutama di bagian kaki. Dilanjutkan
> dengan rasa gatal dan agak panas seperti ditusuk-tusuk pada bagian kulit
> yang ditumbuhi vesicle (vesikel = gelembung).
>
> Kemudian kulit tampak kemerahan dan muncullah vesikel yang bergerombol
> dengan ukuran sama besar. Vesikel yang berisi cairan ini mudah pecah
> sehingga menimbulkan luka yang melebar. Bahkan ada kalanya kelenjar getah
> bening di sekitarnya membesar dan terasa nyeri bila diraba.
>
> Pada pria gejala akan tampak lebih jelas karena tumbuh pada kulit bagian
> luar kelenjar penis, batang penis, buah zakar, atau daerah anus.
> Sebaliknya,
> pada wanita gejala itu sulit terdeteksi karena letaknya tersembunyi.
> Herpes
> genitalis pada wanita biasanya menyerang bagian labia majora, labia
> minora,
> klitoris, malah acap kali leher rahim (serviks) tanpa gejala klinis
>
> -----Original Message-----
> From: Reni Wulandari <[EMAIL PROTECTED]>
> To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Thursday, October 26, 2000 3:12 PM
> Subject: RE: [balita-anda] tanya virus CMV
>
>
> >Mohon info dari rekan yang lebih tahu...
> >Salah seorang teman kerja saya (wanita, 26th, belum punya anak) pernah
> sakit
> >herpes.... apakah herpes itu menular ? dan bagaimana kemungkinan yang
> >menimpanya bila suatu saat nanti dia hamil ?
> >Thanks be-4 and after.
> >RW
> >
> >> -----Original Message-----
> >> From: Savitri Nirwani D. Sagala
> [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> >> Sent: Thursday, October 26, 2000 10:39 AM
> >> To: [EMAIL PROTECTED]
> >> Subject: RE: [balita-anda] tanya virus CMV
> >>
> >> Halo, ibu ...
> >> Saya nggak begitu ngerti sich, tapi saya pernah terinfeksi waktu belum
> >> hamil, truss DSOG mengatakan "untung ibu nggak lagi hamil, virus ini
> >> berbahaya bagi janin, bisa cacat".
> >> Kalo nggak salah, ada IGG dan IGM, kalo yang positif IGG tidak bahaya
> >> asalkan titernya kecil, tapi kalo IGM yang positif, itu berbahaya bagi
> >> janin
> >> di kandungan. Biasanya sih di tes THORCH di lab. sekalian meriksa
> >> Toxoplasma, Rubella, Herpes Simplex dan Citomegalovirus. Saya selama
> >> hamil
> >> tetap diberi minum antibiotik untuk infeksi Toxo & CMV (walaupun IGGnya
> >> yang
> >> positif). Untuk hal ini, ada 2 pandangan di dunia kedokteran (saya tau
> >> karena saya berobat di 2 DSOG)yang kebetulan berbeda pandangan. Satu
> sisi
> >> mengatakan bahwa sepanjang IGG yang positif tidak perlu diobati; yang
> lain
> >> mengatakan walaupun IGG apabila titernya cukup besar harus tetap
> diobati
> >> karna pada saat ibu hamil terjadi perubahan dalam tubuh, dikhawatirkan
> >> akan
> >> membangkitkan infeksi menjadi aktif kembali (IGM).
> >> Sekian info yang saya tau.
> >>
> >> -----Original Message-----
> >> From: Patria, Diah [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> >> Sent: 26 Oktober 2000 9:07
> >> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> >> Subject: RE: [balita-anda] tanya virus CMV
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> >Selamat pagi..
> >> ada yang tahu virus CMV, berbahayakah bagi ibu hamil..???? tolong
> >> doong...........
> >> >
> >> >
> >> >Salam
> >> Bundanya Sulthan
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >>
> >>
> >>
> >> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> **********************************************************************
> >> This e-mail and any attachment contains information which is private
> >> and confidential and is intended for the addressee only.
> >> If you are not an addressee, you are not authorised to read, copy or
> >> use the e-mail or any attachment.
> >> If you have received this e-mail in error, please notify the sender
> >> by return e-mail and then destroy it.
> >> **********************************************************************
> >>
> >>
> >> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >
> >
> >>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> >Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> >Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]