> Beberapa Sebab Wanita Rentan Keguguran
> 
>  
>  Jangan anggap enteng keguguran yang terjadi. Jika ini telah 
> berlangsung selama beberapa kali, sementara Anda telah memiliki anak 
> sebelumnya, Anda tetap harus segera memeriksa dan 
> mengkonsultasikannya ke seorang ahli Endokrinologi Reproduksi yang 
> berpengalaman mengevaluasi dan menangani keguguran yang terjadi 
> berulang-ulang. 
> Keguguran yang terjadi sekali pada kehamilan normal dan tiga kali 
> atau lebih keguguran bukan berarti tidak ada masalah utama yang 
> menyebabkan keguguran tersebut. Secara umum, banyak pendapat yang 
> menyatakan bahwa penyebab-penyebab berikut berpotensi mengakibatkan 
> keguguran.
> 
> Beberapa masalah hormon umum ialah tingginya kadar hormon LH yang 
> terkait dengan sindroma kandungan polikista (polycystic ovarian 
> syndrome - PCOS). Juga tingginya kadar hormon FSH pada hari ketiga 
> siklus haid karena makin tingginya usia ibu dan meningkatnya kadar 
> prolaktin. 
> 
> Ketidaknormalan kromosom (seringkali disebut translokasi) pada pria 
> maupun wanita dapat menjadi salah satu faktor. Cukup menarik bahwa 
> orang yang mempunyai jenis ketidaknormalan ini bisa mengalami 
> keguguran maupun mempunyai keturunan normal. Jadi, ini pun harus 
> dipertimbangkan dalam setiap kasus.
> 
> Antibodi antifosfolipid menyerang tempat plasenta terhubungkan dengan 
> uterus dan mengganggu aliran darah ke plasenta yang sedang tumbuh 
> tersebut. Inilah faktor yang paling sering dalam keguguran pada 
> pertengahan trimester pertama.
> 
> Masalah dengan `pengenalan kehamilan, yaitu ketika sel-sel darah 
> putih Anda sendiri menyerang kehamilan seolah-olah janin ini dianggap 
> sel pengganggu dari luar, merupakan fokus yang banyak diperdebatkan 
> di kalangan dokter dan peneliti, walaupun banyak menawarkan tes untuk 
> kondisi ini. Namun, perlunya hasil tes ketidaknormalan dan pilihan 
> pengobatan ini sangat kontroversial. Anda harus mendiskusikan apakah 
> tes ini perlu Anda jalani atau tidak bersama dokter pribadi Anda.
> 
> Rahim yang tidak normal, seperti jaringan bekas luka di dalam rahim 
> setelah kuret atau ketidaknormalan rahim bawaan, mungkin berperan di 
> sini. Selain itu juga peran infeksi masih belum jelas dalam hal ini. 
> Dalam prakteknya, kita umumnya hanya mengobatinya dengan antibiotik. 
> Ini jauh lebih murah daripada mengkulturkannya untuk mengenali 
> penyebab infeksi yang pasti, karena kita sama sekali tidak tahu mana 
> yang harus diperiksa.(*/gn) 
> 


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke