Dr. Rudy Sutadi, DSA yth,
Terimakasih atas artikel tentang autis yang bapak tulis. Ini jelas sangat
bermanfaat bagi orang tua yang mungkin belum tahu tentang autis dan bagi
orang tua yang anaknya menderita autis seperti saya.
Saat anak saya (Larasati, sekarang 5.5 tahun) dinyatakan sebagai penderita
autis, saya dan isteri sangat shock. Namun apapun kondisinya, kami harus
menerima dan berusaha membantunya. Akhirnya kami datang ke tempat terapi
khusus anak autis di Bandung seminggu sekali, disamping isteri saya menerapi
sendiri 24 jam sehari.
Alhamdulillah ada perkembangan yang bagi kami sangat menggembirakan. antara
lain.
1. Tatapan mata sudah tampak (sebelumnya tatapannya kosong)
2. Emosi (marah) sudah muncul (ini sering terjadi kalau merasa terganggu
oleh adik atau temannya).
3. Menanyakan keberadaan orang-orang sekeliling, bila yang bersangkutan
tidak ada. Contoh : Saat bangun tidur, bila ibunya tidak ada, biasanya ia
tanya, " ibu mana pak..?"
4. Mampu menerjemahkan kalimat sederhana Indonesia ke Inggeris. Contoh :
Kucing makan ikan = cat eat fish, Adik Iwang bermain bola warna merah.=
brother Iwang play red ball
5. Sedikit vocab untuk Bahasa Arab (hitungan, nama binatang, anggota tubuh
dan kata mutiara).
6. Mengekspresikan pikirannya ke dalam lukisan. Contoh : menggambar suasana
sekolahan, lengkap dengan arena bermain dan menyebutkan teman-temannya.
7. Baru bisa baca tulis (sekarang setiap ketemu tulisan selalu dibaca).
8. Pernah juara harapan I lomba puzzel yang diikuti oleh beberapa TK di
Bandung.
Dan juga saya informasikan, perkembangan anak saya (Larasati) sifatnya naik
turun. Sifat yang masih tampak dan belum hilang adalah : sangat cuek, suka
mempermainkan rambut, ikut nangis kalau adiknya nangis, muncul
kalimat-kalimat tak beraturan bila sedang marah.
Demikian saya informasikan. Sekali lagi, Terimakasih kepada Dr. Rudy yang
sangat care atas masalah ini.
----- Original Message -----
From: "Rudy Sutadi, MD" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, November 01, 2000 9:04 PM
Subject: [balita-anda] Checklist Untuk Autisme
> CHAT (Checklist for Autism in Toddlers)
>
> A. Pertanyaan ke orangtua:
> 1. Apakah anak anda suka seolah-olah melakukan sesuatu, misalnya membuat
teh
> menggunakan cangkir dan teko mainan, atau hal pura-pura yang lain?
> 2. Apakah anak anda sering menunjuk-nunjuk untuk menyatakan
ketertarikannya
> terhadap sesuatu?
> 3. Apakah anak anda tertarik dengan anak-anak lain?
> 4. Apakah anak anda senang bermain cilukba atau petak-umpet?
> 5. Apakah anak anda sering membawa serta memperlihatkan barang-barang
kepada
> anda?
> [Jika dua atau lebih jawaban adalah "tidak", maka patut dicurigai autisme
> (kecuali terdapat keterlambatan perkembangan umum berat)]
>
> B. Observasi oleh dokter:
> 1. Saat bertemu, apakah anak melakukan kontak mata dengan anda?
> 2. Tarik perhatian anak, kemudian tunjuk ke seberang ruangan pada suatu
> benda yang menarik dan ucapkan "Hei lihat! Ada .......... (nama suatu
> benda)". Perhatikan muka anak. Apakah anak melihat ke apa yang anda
tunjuk?
> 3. Tarik perhatian anak, kemudian beri cangkir dan teko kecil mainan dan
> ucapkan "Bisa/coba buat teh?" Apakah anak pura-pura menuang teh,
meminumnya,
> dll? (Bisa gunakan benda-benda lain untuk bermain pura-pura).
> 4. Katakan ke anak "Mana lampu?" atau "Tunjuk lampu". Apakah anak menunjuk
> ke lampu?
> [Jika dua jawaban atau lebih adalah "tidak", patut dicurigai autisme]
>
> Catatan:
> Bermain pura-pura sebaiknya dilakukan dengan cara alamiah, yaitu gunakan
> situasi familier yang biasa terjadi di keluarga. Mungkin anak tidak pernah
> melihat seseorang membuat teh. Pilih skenario yang umum di keluarga
(contoh,
> menyikat gigi menggunakan boneka, dll).
> Dr. Rudy Sutadi, DSA. Sumber : ABIN (For Pediatricians: The CHAT screen).
> CHAT= Checklist for Autism in Toddlers
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Ambar Tisnawati <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 31 Oktober 2000 8:23
> Subject: RE: [IDAI-OT] Autisme
>
>
> > Screeninng (chat) sebaiknya dilakukan pada usia berapa dok?
> > di RS mana?
> >
> > > ----------
> > > From: Rudy Sutadi, MD[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> >
> > -------------------- delete---------------
> > > Padahal untuk penyaringan (screening) dapat dilakukan dengan
> > > CHAT (Checklist for Autism in Toddlers), dan diagnosis dapat dibuat
> secara
> > > sederhana dengan menggunakan kriteria yang terdapat pada DSM-IV
> (Diagnosis
> > > and Statistical Manual of Mental Disorder, fourth edition. The
American
> > > Psychiatric Association, 1994) atau ICD-10 (International
Classification
> > > of
> > > Disease, tenth edition. World Health Organization, 1993).
> > >
> > > Dr. Rudy Sutadi, SpA
> > >
> > >
> >
> >
> > eGroups Sponsor
> >
> >
> > Mohon tidak mengirim posting untuk kepentingan komersial ataupun
> kepentingan organisasi lain selain IDAI.
> > Untuk berhenti berlanggananan kirim email tanpa berita ke
> [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
>
>
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]