Ya nggak lah bu Dyah.
Segala sesuatu yang sudah masuk ASI itu pasti bagus keluarnya, terkecuali ibunya
memang lagi mengidap suatu penyakit yang bisa terserap asi.

Sekalian bu Ini file dari share rekan-rekan dulu soal cara memperbanyak asi ini
Subject :            [balita-anda] Re: ASI
      Date:            Tue, 7 Dec 1999 21:13:47 +0700
     From:            "Reiko Abimanyu" <[EMAIL PROTECTED]>

saya mengalami hal yg sama dulu, dan yg saya lakukan adalah:
- banyak minum air putih
- air rebusan kacang hijau
- banyak makan kacang2an (segala jenis kacang)
- banyak makan daun pepaya
- banyak makan buah2an
- jantung pisang
- daun kemangi (ini kata prof. hembing)
- daun katuk
- jamu khusus untuk lancar asi yg saya beli di pasar mayestik lt 2, nempel
dg pasar tradisionalnya (sayur, ikan, daging, dsb). bukan promosi nih, tapi
saya
mendapatkan manfaat yg besar dari jamu ini, asi saya jadi tambah banyak.
belinya botolan.
- lancar asi kaptab.
- buat saya molocco b12 terlalu keras. jadi kadang2 saja saya minum itu.
- yg paling penting, si bayi harus sering2 menghisap, semakin sering ia
menghisap asi, semakin banyak produksi asi kita
- dan yg terutama juga JANGAN STRESS, sedih, marah atau perasaan2 negatif
lainnya, krn menurut yg saya baca, perasaan2 semacam itu akan mempengaruhi
produksi asi

hope helpful.
----------------------------------------------------
Subject:            Re: [balita-anda] ASI
      Date:            Sun, 12 Apr 2000 9:14 +0700
     From:            "Amalia" <[EMAIL PROTECTED]>

     Bapak Ronny, menurut orang tua dapat menggunakan daun cocor bebek yang
     ditumbuk dan ditempelkan di payudara istri anda atau kata teman saya
     daun kol dicuci dan ditempelkan. Katanya sich kedua resep tersebut
     dapat menghilangkan bengkak dan ASI mengalir terus.

     Demikianlah informasinya.

     Salam,

-----------------------------------------------------
Subject:            Re: [balita-anda] ASI
      Date:            Tue, 19 Sep 2000 09:25:42 -0700 (PDT)
     From:            "Quinike N. Sukirwan" <[EMAIL PROTECTED]>

Pak,
pengalaman saya, selain minum jamu daun katuk itu... makan juga harus
banyak Pak, jangan diet dulu. Kan sbg ibu menyusui kita makan untuk b'2,
buat kita dan sarinya buat si kecil. Juga jangan lupa minum yg banyak, at
least 8 gelas sehari (bisa jus, susu, air, dll). O iya, waktu itu saya
juga minum Moloco B12. Pokoknya waktu itu prinsip saya, saya mau nyusuin
anak saya sampai at least 1 tahun, eh... sampai sekarang masih tuh...
cuman ya skr saya udah ngga' minum jamu atau makan banyak-2 lagi. Pokoknya
niat saya udah tercapai... anak saya skr sudah 1.5 th.
Iya deh Pak, moga-moga Ibu ASI-nya bisa banyak lagi. Ntar ta'kirimin food
chart deh...

rgds,
Quinike

-----------------------------------------------------
Subject:            RE: [balita-anda] ASI
      Date:            Fri, 29 Sep 2000 11:17:41 +0700
     From:            Briliyanti Dwiwiranti <[EMAIL PROTECTED]>

Saran saya... di kantor sempatkanlah untuk diperas baik itu manual ataupun
dengan alat dan ditaruh di Botol. Kalau ibu telaten dari botol ini di suapin
pake sendok biar si bayi gak bingung puting (maaf). Yang penting Asinya
terus berproduksi.

Sekedar informasi aja nih... Kalau saya banyak makan kacang, coklat, &
minuman soda, anak saya jadi kembung dan banyak mengeluarkan gas di malam
hari.

Coba aja banyak makan sayur-sayuran (terutama yang berkuah), minum juice
buah-buahan, dan banyak minum air putih. Namanya juga usaha. Insya Allah deh
berhasil...

> > From:         i m a[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> > Sent:         Kamis, September 21, 2000 4:51

> > Mbak IRa,
> >
> > Untuk point 1 saya tidak bisa pastikan sekali...tapi kemungkinan itu
> > memang
> > bisa alergi...kan waktu di TPI acara buah hati hampir 1 bulan yang lalu
> > pernah dbahas tentang alergi susu sapi...jadi alternatif pemberian susu
> > formulanya diganti menjadi susu kedelai.
> >
> > Untuk point 2, sampai saat ini, anak saya Hanind 11 bulan 1 minggu masih
> > saya peras ASI saya di kantor...caranya setelah diperas ASI disimpan di
> > freezer sampai perasan / botol terakhir bisa 2 / 3 kali...bila kita akan
> > pulang, ASI tersebut dimasukkan ke termos dan diisi dengan es batu...hal
> > ini untuk antisipasi bila dijalan macet.
> > Sampai dirumah, semua botol berisi ASI itu saya masukkan ke dalam
freezer
> > kembali utnuk dikeluarkan / dipindahkan ke kulkas bawah besok pagi. Bila
> > akan digunakan baru dipanaskan di air panas (direndam setinggi permukaan
> > ASI dalam botol).

----------------------------------------------------
Subject:             Re: [balita-anda] Ogah ASI
      Date:             Mon, 11 Sep 2000 15:54:07 +0700
      From:             munarti <[EMAIL PROTECTED]>

Dulu pernah ada yang menyarankan, makan ketumbar yang telah disangrai
kemudian ditumbuk.
Dulu anak saya juga lebih suka minum susu kaleng daripada asi, setelah
saya coba resep tersebut hasilnya sangat baik. Saya makan ketumbar itu
kira2 1 sendok saja dalam 1 minggu 1X
----------------------------------------------------
Subject:            RE: [balita-anda] ASI mampet
      Date:            Tue, 11 Jul 2000 13:06:53 +0700
     From:            Merry Megaria Hutahaean <[EMAIL PROTECTED]>


Betul mbak Putri daun Bangun-bangun itu bagus untuk ibu yang menyusui
anaknya.
Dulu setelah saya melahirkan,saya dibuatkan oleh mertua sayur itu.Daunnya
dicuci
lalu diremas-remas dimasak seperti buat soup campur ayam(ayamnya
disuir-suir),
lalu di kasih jeruk nipis.eh..ternyata asinya mancur kemana-mana.

salam
ibunya catherine

> -----Original Message-----
> From: Jasiph A.P [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, July 10, 2000 8:09 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [balita-anda] ASI mampet
>
> Bagaimana kalau mbak Putri bikin sayur daun Bangun-bangun (= Jinten).
> Biasanya orang Batak (Karo) jago masak sayur itu. Atau kalau nggak bisa,
> ya
> daunnya dikukus bentar aja trus diblender diminum tambah madu sama jeruk
> nipis supaya bau langunya nggak kentara. Saya sudah melihat sendiri (saya
> belum coba, sekarang baru hamil 30 minggu, rencana 2 minggu mau melahirkan
> saya mau coba juga) dan ASI temen saya itu istilahnya 'lebih cepat penuh'
> Oh ya daun Bangun-bangun biasa dijuaul di pasar Senen, pojok dekat orang
> jual ikan asin-ikan asin. Seikat biasanya 1000 perak.
>
> Salam kenal untuk semua netters.
> Christ.


"Rina, Dyah" wrote:

> Pak Basuki, apa spritenya nggak berbahaya buat bayi ?
> thanks
>
> At 12:55 PM 11/2/00 +0700, Basuki Rahmat wrote:
> >Sangrai lah kacang tanah dengan kulitnya kemudian makanlah dengan minuman
> >sprite. Atau perbanyak makan daun katuk plus sayuran yang berkuah. Insya
> >Allah banyak asinya
> >On Wed, 1 Nov 2000, Asta Ria wrote:
> >
> >> Dear Netters,
> >>
> >> Sejak melahirkan produksi asi saya sedikit sekali. Akibatnya si kecil nggak
> >> mau nenen sama sekali. Jadi sejak usia 1 bulan, si kecil cuma minum susu
> >> formula saja, dan dampaknya perlahan-lahan produksi asi saya pun terhenti.
> >> Sekarang bayi saya sudah berusia 3 bulan dan saya ingin berusaha kembali
> >> untuk memberikan asi kepadanya walaupun hanya sedikit.
> >> Apa ya yg harus saya lakukan agar asi saya bisa berproduksi kembali ? Saya
> >> sudah coba minum jamu produknya nyonya meneer tapi belum kelihatan hasilnya.
> >> Mungkin netters bisa sharing pengalamannya.
> >> Terima kasih.
> >>
> >> Mamanya Inad.



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke