> -----Original Message-----
> From: Padmorini, Niken AIS [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>
> Adakah rekan netters yang tahu mengenai produk Seven Seas.
> Bagaimana komposisi dan kegunaannya, apakah aman untuk anak usia 5 bulan
> atau 9 bulan ?
Saya juga ikut nanya, yaa...
yg. saya baca dari artikel di balitanet dan mayoclinic (saya kutip
di sini), sepertinya pemberian minyak ikan pada ibu (utk. kelengkapan
gizi si janin) - atau orang dewasa pd. umumnya, tdk terlalu disarankan
(kalaupun digunakan tidak terus-terusan atau hanya karena kebutuhan
medis tertentu) ; lebih baik makan ikan segar saja.
Lah untuk orang dewasa (yang kebutuhannya lebih besar) saja tidak
begitu disarankan, bagaimana dgn. bayi / balita...?
--------------
Artikel Lepas www.balitanet.or.id
OMEGA-3 MODAL UNTUK KECERDASAN-
-dihapus atasnya-
Menurut Prof. Darwin Karyadi (1998), dari aspek gizi, ada dua cara
pemenuhan keperluan gizi ibu sejak prakonsepsi. Pertama dengan
mengkonsumsi suplemen gizi (Fe, iodium,vitamin A, omega-3).
Kedua dengan cara food based (pola dan kebiasaan makan).
Cara pertama dilakukan dalam keadaan darurat dan sifatnya sementara.
Cara ini tidak dianjurkan untuk jangka waktu lama karena berisiko
kelebihan dosis dan tidak ekonomis. Minyak ikan atau omega-3 memang
bermanfaat tapi hendaknya jangan dikonsumsi berlebihan. Mudaratnya,
bila dikonsumsi berlebihan, antara lain secara umum badan berbau minyak
ikan, menimbulkan gangguan pencernaan, dan perdarahan pada saat luka,
operasi, atau bila terserang mimisan akan lebih lama sembuhnya karena
proses penggumpalan darah lamban.
Dalam proses metabolisme, omega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol
pada penderita hiperlipidemia. Atau bisa juga meningkatkan kalori tubuh
dengan akibat berat badan bertambah.Sel-sel tubuh yang mengandung
terlalu banyak omega-3 akan lebih mudah teroksidasi oleh radikal bebas.
Untuk menjaga sel dari oksidasi diperlukan vitamin E sehingga
kelebihan omega-3 malah dapat berakibat defisiensi vitamin E.
Selain itu, kelebihan minyak ikan juga dapat mengakibatkan keracunan
vitamin A dan D karena minyak ikan mengandung kedua vitamin itu,
terutama kalau diekstrak dari hati ikan. Hati ikan juga merupakan tempat
menumpuknya zat-zat beracun, apalagi kalau lingkungan laut tempat ikan
itu hidup tercemar logam beracun.
Bila minyak ikan sampai tercemar peptisida dalam proses pengolahannya,
tentu tidak akan memenuhi prosedur kesehatan dan higienis.
Bila dibandingkan dengan ikan segar, harga minyak ikan pasti lebih mahal
karena konsumen dibebani ongkos produksi dan pemasaran yang tinggi.
Sebab itu pemakaian ekstrak minyak ikan harus dikonsultasikan dengan
dokter atau ahli gizi.
Jadi, cara yang lebih baik, aman, ekonomis, dan efektif sebenarnya
dengan mengandalkan makanan konsumsi sehari-hari saja (food based).
Makanan sumber asam lemak esensial dan omega-3 terutama terdapat pada
pangan hewani dan nabati laut seperti ikan lemuru, tuna, tongkol,
cakalang, cod, rumput laut, ganggang laut, dll. Sedangkan pangan lainnya
antara lain minyak nabati dan sayuran hijau.
----------
dari www.mayoclinic.com
Currently, health experts recommend fish oil supplements only for
individuals with identified medical needs. However, eating foods
containing omega 3 fats also is recognized as being beneficial. Although
the U.S. has not established a recommended level of intake, Canada has
set 1.0 to 1.5 grams as a daily guideline for omega 3 fatty acid.
Cod liver oil
1 Tablespoon) 1.0mg (EPA) 1.5mg (DHA)
Mackerel
(3.5 ounces +/- 100gr) 0.9 (EPA) 1.4 (DHA)
Tuna
(3.5 ounces) 0.3 (EPA) 0.9 (DHA)
Soybeans, boiled
(1.5 cups) 0.5 (ALA)
Tofu, regular
(0.5 cup) 0.4 (ALA)
--
O
_/)(\_ |~ Salam,
/~~\ o' |~ Rien.
/_ _\ o'
^ ^
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]