Jika ada laporan dari Anda dan disertai bukti surat pengaduan ke Polisi, saya
pikir pihak BCA atas dasar pengaduan tsb dapat memeprtimbangkan.  Dengan kata
lain BCA akan coba memahami sesuai etika perbankan dan juga ketentuan BCA.
Selanjutnya pihak terkait akan melacak keberadaan si penampung rekening tsb.

Safaatun wrote:

> Fyi,
>
> ----- Forwarded by Hanny Chatarina Andriani/ZI/Indonesia/Zurich on
> 11/09/2000 03:28 PM -----
> "Fransisca K"
>                     <[EMAIL PROTECTED]        To:
> <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
>
>                     .id>                 cc:
>
>                                          Subject:       [aksek_tarakanita]
> Fw: HATI-HATI -
>         11/09/2000           HIPNOTIS LEWAT TELEPON
>
>                     02: 38 PM
>
>         Please
>
>         respond to
>
>         aksek_tarakan
>
>         ita
>
>
>
>
>
> Girls, FYI
>
>         >> > Dear Friends,
>         >> >
>         >> > Saya korban hipnotis lewat telpon yg dilakukan oleh orang yang
> mengaku
>         >> > bernama Jones Siagian, no. HP. 08128050583 (sampai hari Senin
> tgl 6
>         >> > November 2000 ia masih memakai nomor ini, entah kalau
> selanjutnya dia
>         >> > menjual nomor itu dan ganti nomor baru). Cara dia mendapatkan
> korban
>         >> > (kemungkinan besar) dengan melihat buku telepon. Dia menelepon
> ke
> rumah
>         >> > saya dan berpura-pura mencari seseorang. Orang rumah memberi
> tahu bhw
>         >> > tak ada yg orang dengan nama dan dengan ciri2 yang ia katakan
> dan
>         >> > diberitahu bahwa yg ada adalah saya dan adik saya.
>         >> >
>         >> > Dia mendapat no. telp kantor saya dari orang rumah. Saya yang
> kurang
>         >> > berjaga-jaga hari itu, tiba2 jadi percaya saja dengan segala
>         >> > perkataannya... Singkatnya dia kemudian minta tolong saya
> mentransferkan
>         >> > uang untuk keperluan dia. Anehnya saya menurut saja (padahal
> setelah
>         >> > saya sadar, sebenarnya omongan dia benar2 banyak tak masuk
> akalnya).
>         >> > Bayangkan, sampai 3 kali sepanjang hari itu saya disuruh
> bolak-balik
>         >> > mentransferkan sejumlah uang ke rekening Rumesta Pasaribu rek.
> BCA
> cab.
>         >> > Ketapang no. 8880015215 yang pastilah merupakan teman
> sekongkolnya.
>         >> > (bahkan merasa bahwa saya masih dibawah pengaruh hipnotis ia
> masih
>         >> > menelepon saya keesokan harinya untuk meminta saya mentransfer
> kembali
>         >> > sejumlah uang!!!)
>         >> >
>         >> > Dari kakak ipar saya yang bertanya pada seseorang temannya di
> BCA
> Pusat,
>         >> > rekening tersebut memang sering menerima transferan uang dan
> segera
>         >> > diambil via atm dan hanya menyisakan sedikit uang saja. Bahkan
> setelah
>         >> > menerima tranfer dari saya, orang BCA yang mengecek isi
> rekeningnya
>         >> > hanya menemukan Rp. 10.000,00!!! Betapa pd-nya orang ini, pasti
> dengan
>         >> > segera ia yakin bisa menemukan korban baru sehingga rekeningnya
> tak
> akan
>         >> > tertutup dengan sisa uang sesedikit itu. Transferan untuk
> rekening tsb
>         >> > pada bulan Oktober 2000 saja Rp 30 juta. Sedang alamat KTP
> Rumenta
>         >> > Pasaribu itu tak ada no. rumahnya di Sabuaran Tumpeng Rt
> 02/Rw02.
>         >> > Tanggerang.
>         >> >
>         >> > Saya harap peristiwa ini tidak menimpa orang lain apalagi kalau
>         >> > kerugiannya lebih dari sekedar uang!!
>         >> >
>         >> > Pelajaran yang saya ambil tentang hal ini adalah :
>         >> >
>         >> > Jangan mudah percaya pada orang lain, jangan terlalu meladeni
>         >> > pembicaraan (langsung atau pun via telepon) pada orang yang
> tidak kita
>         >> > kenal.
>         >> >
>         >> > Jangan pernah ber'bisnis' dengan orang yang tidak kita kenal
> secara
>         >> > pasti latar belakangnya, apalagi jika uang harus keluar dari
> pihak
> kita
>         >> > lebih dulu.
>         >> >
>         >> > Bagi yang mempunyai bakat murah hati, tetaplah waspada, kalau
> alasan
>         >> > orang itu minta tolong soal uang tidak menyangkut hidup-matinya
> dia,
>         >> > cuekin aja!!! Nggak usah gengsi dan takut dibilang pelit.
>         >> >
>         >> > Berbagilah pada keluarga / teman dekat/ orang yg bisa anda
> percaya
> untuk
>         >> > meminta pertimbangan untuk suatu keputusan, jangan lebih
> percaya pada
>         >> > 'orang tak dikenal', terutama kalau orang itu minta anda untuk
>         >> > merahasiakannya (dia minta saya merahasiakan dari keluarga ttg
> hal ini
>         >> > dengan alasan yg lihai)
>         >> >
>         >> > Tentang hipnotis dari dia, yang saya agak tangkap adalah ia
> berusaha
>         >> > menguasai pembicaraan, dan kalau saya sedang berpikir ia
> langsung
>         >> > mengalihkan konsentrasi saya dengan bilang "Halo, halo" dan
> langsung
>         >> > berbicara seperti memerintah. Ia juga membuat skenario yang
> bagus
>         >> > sehingga kita benar2 seperti bisa membayangkan apa yang
> diomongkannya
>         >> > seolah benar (sesekali ia seolah sedang menerima telepon
> ataupun
>         >> > bertelepon ke pihak lain yang mengurus urusan yang berhubungan
> dengan
>         >> > masalah yg mana dia minta tolong saya). Ia juga mengajak main
>         >> > hitung-hitungan untuk mengetahui konsentrasi saya. Saya yang
> saat itu
>         >> > lagi malas mikir Cuma bilang, "Au ah gelap." Dan dia bilang,
> "Kamu
>         >> > bodoh," pada saya dengan nada bercanda. Ia seperti memaksa saya
> menerima
>         >> > perkataan negatif itu, shg dengan bercanda pun saya bilang,
> "Emang gue
>         >> > bodoh soal itung-itungan." Dia sendiri selalu menolak perkataan
> negatif
>         >> > dari saya. Saya bilang dia, "Nggak beres ni orang," dia bilang,
> "Nggak
>         >> > boleh ngomong gitu!"
>         >> >
>         >> > Hati-hati dalam membuka identitas pribadi kita kepada kenalan
> baru.
>         >> > Khusus menghindari kejahatan cyber, pakailah alamat e-mail
> gratis
> untuk
>         >> > berhubungan dengan kenalan cyber lewat chatting maupun lewat
> mailing
>         >> > list dengan orang yg tidak kita kenal. Ada baiknya kita tidak
> terbuka
>         >> > pada orang asing... apalagi dalam dunia cyber di mana 'kalau
> monyet
> bisa
>         >> > main internet, takkan ada yang tahu siapa sebenarnya dia'.
>         >> >
>         >> > Terutama, jangan lalai untuk meminta perlindungan Yang
> Mahakuasa.
>         >> >
>         >> > Semoga ini bisa jadi peringatan bagi semua teman-teman untuk
> selalu
>         >> > waspada.
>         >> >
>         >> > P.S. Kirimkan email ini untuk mengingatkan orang-orang yang
> kamu
>         >> > perdulikan!
> >
> >
> >
>
> -------------------------- eGroups Sponsor -------------------------~-~>
> eLerts It's Easy. It's Fun. Best of All, it's Free!
> http://click.egroups.com/1/9699/2/_/25730/_/973755357/
> <http://click.egroups.com/1/9699/2/_/25730/_/973755357/>
> ---------------------------------------------------------------------_->
>
> --------------------
> "This email is intended for the named recipient only.  The information
> contained in this message may be confidential, or commercially sensitive.
> If you are not the intended recipient you must not reproduce or distribute
> any part of the email, disclose its contents to any other party, or take any
> action in reliance on it. If you have received this email in error, please
> contact the sender immediately.  Please delete this message from your
> computer."
> --------------------
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]





>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke