Saya coba sharing pengalaman anak tiduk sendiri, anak saya sekarang
umur 28 bulan.
Saya dan istri sudah membiasakan anak untuk tidur di kamar sendiri
sejak bayi. Dari lahir sampai 1 th dalam box, setelah itu di tempat tidur
yang ada pembatasnya. Memang ada kelebihan atau  kerepotannya :

Kerepotan/kekurangannya :
- Kita harus bolak balik ke kamarnya pada waktu ngompol atau memberi
   ASI, ini sangat repot terutama 1-6 bulan pertama karena ASI masih
   dominan. Tetapi saya dan istri  (keduanya bekerja) bergiliran untuk
bangun
   misalnya dibagi sebelum dan setelah tengah malam.
   Tetapi kalau anak kita lagi sakit ya... tidur bareng dengan kita.
   Setelah setahun kita sudah tidak repot lagi kok....paling cuma ngompol
dan
   minta susu max 2x semalam.

Kelebihan yang saya rasakan :
- anak jadi lebih mandiri, atau tidak selalu harus dengan mama atau papanya.
  asal sama orang yang dikenal dia mau ikut tanpa mama/papanya.
- anak jadi pemberani (tidak merasa takut dengan orang lain), malah sering
  kalau ada acara yang banyak tamunya anak saya menyalami semua tamunya.
- anak tidak takut gelap atau hantu (saya tidak pernah mengenalkan kata
hantu
  atau setan), anak hanya takut misalnya sama kecoa, cacing dll..
- tidur anak jadi lebih teratur dan lelap (rata2 siang 3 jam dan malam 9
jam),
  karena  di kamar sendiri shg tidak terganggu aktivitas orang lain.
- anak jarang rewel kalau mau tidur, seolah-olah dia sudah tahu jadwal
tidurnya.
- tentu saja privasi kita jadi lebih leluasa, krn  cuma berdua di kamar
he...3x.

Malahan sekarang kalau kita ingin tidur dengan anak saya (ngelonin) sering
tidak
mau, katanya punya kamar sendiri......
Memang repot pada awal-awal..... tetapi kita bisa memetik hasilnya yang jauh
lebih dari kerepotan kita. Jadi sesuai pepatah " Berakit-rakit kehulu,
berenang-
renang ketepian.....bersakit-sakit dahulu, bersenang-senag kemudian "
Saya coba kebiasan ini melihat kebiasaan orang barat yang memisahkan tempat
tidur anak dari bayi
Nah itu kira-kira pengalaman saya untuk membiasakan anak tidur sendiri.

Salam
papanya farel

----- Original Message -----
From: a r u m <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, November 15, 2000 1:49 PM
Subject: Re: [balita-anda] Tidur sendiri


> Numpang tanya sekalian...
> Pada umur berapa sih sebaiknya anak itu dibiarkan tidur sendiri ? (di
kamar
> sendiri)
> Terima kasih sebelumnya....
>
>
> Ibunya Rafi'
>
>
> you wrote:
>
> >Rekan netters,
> >
> >Anak saya laki2 usia 2 tahun 4 bulan, saya mau ajarkan untuk tidur
sendiri
> >(pisah tempat tidur meski tetap satu kamar), bagaimana caranya ya...?
> >mungkin ada rekan2 yang punya pengalaman, tolong sharingnya
ditunggu......
> >
> >Thanks,
> >- l i t a -
>
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke