Ini saya share sedikit ya
Soal sterilnya peralatan makan/minum itu ya kalau bisa seumur hidup bu, jadi tidak
hanya berlaku untuk balita saja. Sedangkan masalah pembentukan kekebalan itu kan
rasanya aneh apabila itu terjadi akibat dari ketidak sterilan. Kekebalan tubuh atau
anti body itu kan terbentuk dari dalam tubuh dan itu kan tergantung dari makanan
yang di konsumsi oleh anak/orang. Lha gimana dia bisa bikin antibody  yang baik kalo
tidak ditunjang oleh lingkungan yang bersih.

Nah sekarang apabila anak kitapun memakan makanan bergizi dan steril, olahraga yang
cukup saya pikir dengan otomatispun tubuhnya akan sehat kok. Dan tentunya antibody
akan terbuat dengan sendirinya dari dalam tubuh yang sehat
Jadi steril itu ya wajib hukumnya he...he...he. Itu menurut pikiran saya aja lho
kurang lebihnya mohon maaf. Bukankah kebersihan itu sebagian daripada iman.
Endra Wimajanti wrote:

> ----- Original Message -----
> From: Rien <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, November 16, 2000 9:35 AM
> Subject: [balita-anda] Steril alat makan was : diare berbusa + muntah
>
> > Saya juga jadi pengen tanya ; sampai umur berapa peralatan makan / minum
> > anak harus disteril ? Nggak tau apa ini over-reacted atau memang masih
> > harus begitu, sampai sekarang (Ella - 20 bln) peralatan makan (sendok,
> > mangkuk, cangkir dll), masih saya rebus. Cuma kadang2 saya pikir, siapa
> > tahu nggak bagus juga lingkungan terlalu steril, anak jadi nggak diberi
> > kesempatan mengembangkan kekebalan alaminya ? Atau dibilas air panas
> > saja sudah cukup ? Atau malah nggak perlu, sudah bisa sama saja
> > perlakuannya kayak peralatan makan / minum kita ?
>
> Mbak Rien, itu juga yg jadi pertanyaan saya. Sampai sekarang Adin 14 bln
> semua peralatan makannya masih direbus. Sewaktu anak saya sakit dulu, dan
> engga nyangka dapet musibah itu, teman saya malah 'ngeledekin' saya, katanya
> itu mungkin sedikit banyak karena kitanya juga yg terlalu steril, shg anak
> tidak punya kesempatan untuk membangun kekebalan tubuhnya sendiri. Kalau
> dipikir-2 mungkin ada betulnya (?), soalnya saya lihat anak-2 di lingkungan
> saya yg tdk diperlakukan 'sesteril' Adin kok jarang sakit, padahal mereka
> cuek saja main di lantai dan jajan sembarangan misalnya. Tapi saya pikir itu
> hanya satu alasan, bagi saya menjaga kebersihan tetap penting, wong sudah
> hati-hati saja masih kena penyakit apalagi kalau enggak ? Masalahnya balik
> lagi ke pertanyaan semula, sampai kapan ya anak harus diperlakukan steril
> spt itu ?
>
> endra
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke