Dear netter,
saya juga mau berbagi pengalaman,
dulu waktu anak saya baru lahir, saya ambil baby sitter dari Yayasan
Mutiara, Cibubur, pimp. Ibu Dewi
katanya pengalaman 5 tahun jadi baby sitter. Lama-lama saya perhatiin kok
kaku banget, megang bayi aja belum betul. Setelah 2 minggu saya perhatiin,
masih belon ada kemajuan. saya desek-desek terus akhirnya dia ngaku kalo dia
disuruh bohong sama yayasannya kalo dia pengalaman jadi BS, padahal dia
pendidikan baby sitternya aja ngga, yayasannya ingin uang administrasinya
aja. jadi hati-hati dech sama yayasan. kalo bisa baby sitternya jangan
dianterin ke rumah kita, tapi kita yg jemput ke yayasan tersebut, jadi bisa
pilih (wawancara) dan tau sistem pendidikan di yayasan tsb.

Ibunya Fatia

----- Original Message -----
From: Rika Prawira <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, November 20, 2000 9:29 AM
Subject: [balita-anda] Babysitter ..... sebagai bahan pertimbangan


> Dear netter,
>
> Sebelumnya saya minta maaf kalau cerita saya ini mengganggu rekan
> netter, karena saya ingin bertukar pikiran dengan rekan netter.
>
> Sudah hampir setahun ini saya sudah ganti 2 kali babysitter untuk anak
> saya. Yang pertama dari Yayasan Pusparini - Purworejo (Bp. Totok
> Marwoto), namanya Siti Komariah, umur 20 tahun, asal Kebumen. Suster ini
> lumayan dalam pekerjaannya, tetapi ternyata ketika saya tidak ada di
> rumah, bersama dengan PRT saya, bila anak saya sedang tidur siang,
> mereka berdua suka pergi keluyuran dan membawa laki-laki datang ke rumah
> saya (biasanya kuli-kuli bangunan, karena dekat rumah saya masih ada
> kerja bangunan, saya tinggal di perumahan). Setelah itu keduanya saya
> pecat (Susternya baru 6 bulan), ketika saya minta ganti ke Yayasan tsb
> (karena perjanjian 1 tahun kontrak), dikatakan belum ada penggantinya.
> Yach sudah saya cari lagi dari Yayasan lain, yaitu Yayasan Tunas Mulya
> (Ibu Maya) (yang banyak direkomendasikan rekan-rekan netter), ternyata
> Suster yang saya peroleh dari Yayasan ini lebih parah lagi, namanya
> Pratiwi, umur 18 tahun, asal Temanggung. Baru 1 bulan kerja di rumah
> saya, sudah macam-macam, misalnya memelihara kuku tangan dan kaki
> (kuku-kukunya panjang-panjang), terus malas sekali, untuk keperluan anak
> saya saja, seperti mencuci peralatan makan, pakaian dan susunya,
> semuanya diurus oleh PRT saya, kerjanya hanya memandikan, memberi makan
> dan susu saja, selebihnya kerjanya hanya menelepon temannya (rekening
> telepon saya melonjak) dan dandan (informasi ini saya terima dari
> tetangga sebelah saya). Setelah itu orangnya bodoh dan kurang ajar
> sekali, anak sayapun (sudah playgroup) jadi akhirnya prestasi
> disekolahnya turun dan yang paling mengesalkan adalah beberapa kali anak
> saya kena penyakit kulit dan saluran kencingnya sakit (kata Dokter,
> karena kukunya panjang, dan sudah diperingatkan oleh DSA saya untuk
> potong kuku). Ternyata yang paling mengecewakan adalah dia hanya
> berpendidikan SD saja, biasanya yang seperti saya ketahui, suster itu
> berpendidikan min SMP.
>
> Rekan netter, saya menceritakan hal ini bukan untuk menjelek-jelekkan
> kedua Yayasan tersebut, tapi untuk bahan pertimbangan dari Rekan netter
> bila mencari Babysitter dari kedua Yayasan tsb diatas atau mungkin dari
> Yayasan lain (mungkin saja, setelah saya memberitahukan ke Yayasannya,
> mereka tidak mau kembali ke Yayasannya), agar sebelum mengambil
> Babysitter, bila ada orang yang bernama sama dengan dua yang saya
> sebutkan diatas, agar ditanyakan mendetil mengenai asal dan umurnya.
> Saya tidak mau kalau rekan netter mengalami hal yang sama seperti saya.
> Keduanya tidak pernah bertahan lama kerja di satu keluarga, biasanya
> hanya dalam hitungan bulan. Terutama Suster Pratiwi, gara-gara dia
> rekening telepon saya melonjak tinggi, biasanya hanya Rp 50.000 - an,
> setelah dia ada, bisa mencapai Rp 200.000,-.
>
> Rekan netter, mohon kalau ada diantara rekan netter (seperti ada
> beberapa yang pernah bercerita juga) untuk saling bertukar informasi
> mengenai suster-susternya yang tidak bagus dan juga Yayasannya.
>
> Terima kasih, maaf kalau cerita ini kepanjangan.
>
> Mohon cerita saya ini dapat sebagai bahan masukan bagi rekan netter
>
> Salam
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>




>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke