Kalau boleh nambahin info dari Mamanya Veya,
Kebetulan saya sendiri sering kena GIDU waktu kecil karena saya tidak tahan
dingin, jangankan hujan kalau tertidur di ubin saja bisa langsung keluar dech
GIDU nya. Walaupun ibu saya orang betawi asli tapi nggak pernah tuch sampai
ngebakar tikar untuk nyembuhin GIDU saya, lain2 kali ya. Saya cuma dibalur
dengan minyak kayu putih saja, atau dilakukan tindakan preventif yaitu pakai
sweater atau baju hangat dan tidak boleh main atau tidur2an di ubin. Sampai SMA
saya masih kadang kena GIDU, dan sembuhnya karena saya kuliah di Bandung dan
lama2 terbiasa dengan udara dingin. Malahan sekarang saya lebih tahan kedinginan
daripada kepanasan.
Salam
Mamanya Hana
"kLaR/@VemBriaRTo" <klara on 11/23/2000 10:01:20 AM
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
cc: (bcc: Intan Suri/BASF-INDONESIA/BASF)
Subject: Re: [balita-anda] GIDU.
Mbak,
Rekan kerja saya, bahkan duduk sebelahan, dan kebetulan lagi orang betawi.
Waktu kecil dia pernah ngalamin apa yg disebut GIDU itu.
Dan gejalanya sama persis spt yg mbak bilang.
Trus katanya obatnya dulu cuma MEMBAKAR TIKAR.
Trus gara2 membakar tikar itu, sampai sekarang gak pernah kena GIDU lagi.
Emang yah gak masuk di akal.
Kita boleh percaya, boleh enggak,
Kayaknya emang agak berbau 'klenik'.
Tapi ini semua terserah dari kitanya, mau ngelakuin spt ini atau enggak.
(Tolong jgn prostes ya, he he.... krn ini khan bukan saya yg ngalamin)
Sekian sharing dari saya.
Ibunya Veya.
----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, November 23, 2000 9:28 AM
Subject: [balita-anda] GIDU.
>
>
> Rekan Netters ada yang tau tentang "GIDU"nggak?!!, anak saya
kulitnya
> memerah awal mulanya sich
> cuma di muka , setelah saya bawa ke DSA ( saya takut kena penyakit
> siluman(HMFD) dan diberi salep
> "ELOCON" warna merahnya agak memudar tapi jadi menyebar ke kaki,
tangan
> dan pahanya ( badannya belum kena)
> Memang sich akhir-akhir ini di tempat tinggal kami sedang musim hujan
dan
> cuacanya sangat dingin sekali
> Tapi pembantu saya bilang ( kebetulan dia berasal dari Betawi) bagas
kena
> penyakit "GIDU" saya sendiri
> kurang tahu istilah lainnya apa, cuma itu akan timbul kalau udara
dingin
> dan katanya rasanya itu gatal sekali
> kalau merah-merahnya tidak keluar kita akan merasakan sakit perut
yang
> teramat sangat.
>
> Kira-kira rekan netters ada yang tahu nggak tentang "GIDU"ini, dan
cara
> menghilangkannya bagaimana (Obatnya)??
> Ada yang menyarankan pakai minyak kelapa yang diberi garam , cuma saya
belum
> memberikan ke bagas
> katanya sich buat ngilangin gatalnya.
>
> Tolong sharingnya yach
> Mama Bagas
>
>
>
>
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]