[dokter] [MLDI] BISA SEBABKAN KANKER, TAHI LALAT DI KELOPAK MATA
                ------------------------------------------------

Jangan anggap sepele tahi lalat dan bintil yang timbul berulang di
kelopak mata! Terlebih bila tahi lalat itu sering terkena sinar matahari.
Anda bisa terancam menjadi buta atau harus kehilangan nyawa akibat
kanker yang ditimbulkannya.
Spesialis mata dr Rossalyn Sandra A mengingatkan kepada masyarakat,
jangan memandang enteng tahi lalat yang tumbuh di kelopak mata,
terutama jika terasa gatal dan terus membesar.
Di sela-sela Continuing Ophthalmology Education 2000, akhir pekan lalu
di Jakarta, yang diadakan Bagian Ilmu Penyakit Mata, Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia (FKUI), diakui bahwa tahi lalat itu umumnya berubah
saat seseorang berusia lebih dari 50 tahun.
Dia mengemukakan kepada Media bahwa tahi lalat yang masih jinak ini
lebih baik cepat dibuang, agar tak berubah menjadi ganas pada usia tua.
Bahkan bila dibiarkan, dapat muncul menjadi kanker kelopak mata.
Tumbuhnya bintil secara berulang di tempat yang sama di kelopak mata,
lanjutnya, ``Kadang-kadang merangsang pula terjadinya kanker kelenjar
kelopak mata dan termasuk tumor ganas yang berbahaya dan mematikan.``
Selain itu, Sandra melihat virus human papiloma virus juga mudah memicu
timbulnya kanker kelopak mata, yang kadang-kadang hanya diawali dengan
tumor jinak papiloma skuamosa.
Dalam perkembangannya, pada 2-3 tahun kemudian, menurut dia, tumor
ini berubah menjadi ganas dan menyebar ke mana-mana, di samping
menempel di selaput mata. Akibatnya, tahi lalat ini membentuk benjolan
putih kecil akibat lemahnya daya tahan tubuh.
Dia menegaskan pertumbuhan virus pun bisa menjadi ganas kalau
mendapat rangsangan dari sinar ultraviolet yang dihasilkan matahari,
terutama pada tengah hari maupun sinar lampu.
``Kulit kelopak mata bahkan tergolong paling tipis dibandingkan dengan
kulit di bagian tubuh yang lain, sehingga sedikit agak rentan terhadap
sinar ultraviolet,`` jelasnya seraya mengungkapkan kelopak mata selalu
langsung terkena sinar matahari.
Staf pengajar di Bagian Ilmu Penyakit Mata FKUI itu berpendapat
bahwa kanker kelopak mata akibat sinar ultraviolet paling banyak
ditemukan di Indonesia, terutama menyerang para pekerja lapangan
serta penduduk di daerah pantai.
Sandra menyatakan, kalau dibiarkan, kanker kelopak mata akan
berakibat fatal sebab sel-selnya sudah masuk jaringan yang lebih
dalam, hingga merusak seluruh isi bola mata.
Maka, jelasnya, dokter terpaksa mengangkat seluruh organ mata
walaupun penglihatannya masih bagus. Tindakan ini harus dilakukan
untuk menyelamatkan jiwa pasien agar sel kankernya tidak terus menyebar.
Pihaknya pernah menerima pasien dengan kasus tersebut. Pasien
tersebut datang terlambat padahal penyakitnya telah dua tahun
sehingga meninggal walaupun sudah diradiasi.
Dia mengingatkan, letak mata berdekatan dengan otak, organ-organ
telinga-hidung-tenggorokan, kelenjar limpa yang banyak, sehingga
sel kanker mudah menjalar lewat pembuluh darah.
Tanpa menyebutkan angkanya, Sandra menilai kasus kanker kelopak
mata menempati urutan teratas dari seluruh tumor mata, dibandingkan
dengan yang tumbuh di bola mata dan rongga mata.
========================================================================
_____________________________________________________________________________________
Get more from the Web.  FREE MSN Explorer download : http://explorer.msn.com



>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke