Papanya Didi,
Saya juga penganut yang menentang baby walker, dan tanpa alat itu anak saya
kemarin 12 bulan sudah bisa jalan. Tapi dia juga tidak suka di tetah,
melainkan mendorong-dorong apa saja yang bisa didorong. Mulai dari kursi
lipat, mainan gantung-nya yang berkaki, malah waktu keseimbangannya semakin
baik dia bisa mendorong galon Aqua yang kosong (kalau dipikir ini sulit
juga, karena ringan sekali). Jadi saran saya sih, baby walkernya bisa juga
dipakai tuh Pak, tapi anaknya tidak didalamnya melainkan diluar saja, supaya
anak mendorong-dorong dan belajar keseimbangan. Tapi ya memang masih perlu
diawasin Pak, cuman kayaknya tidak secapek netah.
Demikian sharing saya, semoga bermanfaat.
Indri Seskayuni
-----Original Message-----
From: Andriecht [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, December 19, 2000 2:12 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [balita-anda] Tetah-Tetah
Salam,
Anak saya, Didi, saat ini telah berumur 11 setengah bulan, dan saat
ini ia senang sekali minta tetah, kalau tidak dituruti dia marah nih
Bagaimana yah caranya tetah agar boyok/pinggang bapak dan ibunya
tidak pegal, selama ini saya dan suami bergantian, satu putaran ganti yang
men-tetah, biar boyok tidak sakit,.
Dan Didi, kuat sekali dia bisa tetah sampai beberapa kali putaran,
naik turun tangga, jalan ke depan belakang, dst,.
Dengan baby walker lebih nyaman, tetapi dari artikel yang lalu kami
memutuskan untuk tidak menggunakannya,.
Mohon sharing bapak dan ibu,.
tengkyu