Betul mbak, menurut mbak Ida karena bubur Preda itu prof Suharyono mendapat gelar 
Doktornya, beliau penemunya. 

Untuk hal yg ini saya bandel tdk menuruti anjuran beliau agar memberikan Preda ke si 
kecil, soalnya nyium baunya saja dia sudah mau muntah (maaf Prof...), maklum dia 
sensitif sekali dgn masakan instan. Saya sudah coba akali dgn memberi kaldu yg wangi 
sebagai bahan pengencernya tapi tetap saja anak saya tdk mau. Gimana ya cara lain 
supaya anak saya mau makan Preda, ada yang punya saran?

Terima kasih,
endra
--

On Mon, 18 Dec 2000 17:54:22   mamanya Dafi wrote:
>Mbak Endra,
>Setahu saya (dari saudara yang tinggalnya dekat rumah
>Prof Suharyono) Preda itu memang buatan beliau,
>detailnya sih nggak jelas apakah beliau yang menemukan
>komposisinya, beliau yang menjadi konsultannya atau
>gimana, jadi rasanya wajar juga kalau beliau selalu
>merekomendasikan bubur tersebut untuk anak yang
>berobat kesana. Keponakan saya sendiri sampai sekarang
>(umurnya udah 3,5 tahun ) kadang masih dikasi bubur
>tersebut.
>
>Mamanya Dafi
>



Angelfire for your free web-based e-mail. http://www.angelfire.com


>> Cake, parcel lebaran & bunga2 Natal? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
















Kirim email ke